Pencarian Informasi

Kajen - Suasana meriah nampak di desa Rogoselo Kecamatan Doro. Puluhan ribu masyarakat berbondong-bondong menuju tempat hajat diadakannya tasyakuran durian petani desa "Sri Pudang" atau Sidoharjo, Rogoselo, Pungangan dan Pedawang Kecamatan Doro(24/1).


Acara diawali dengan iring-iringan berupa tumpengan duren yang diikuti para petani dengan diawali secara simbolis penyerahan hasil bumi oleh orang tertua didesa Rogoselo kepada Wakil bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE, MM didampingi oleh Sekretaris Daerah Dra. Mukaromah Syakoer, MM dan perwakilan Forum FKPD sebagai simbol pengabdian masyarakat kepada pemimpinnya.

Ketua Panitia Penyelenggara Budi Santoso menyampaikan kegiatan ini adalah sebagai rasa syukur petani durian kepada Allah SWT yang telah memberikan panen durian yang melimpah di desa yang tergabung dalam “Sripudang “. Syukuran petani durian terhadap panen yang melimpah diaplikasikan dalam bentuk membagikan durian gratis dan menggelar hiburan kesenian rakyat.” Sejak pintu masuk desa Rogoselo hingga sepanjang jalan berbagai atraksi seni rakyat digelar seperti orkes melayu, atraksi Seni Sirkus Kuntulan dan Kuda Kepang” terangnya.

Sementara itu Kepala Desa Rogoselo menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini dan berharap tahun depan dapat menggelar dengan lebih baik. Ia berjanji jika pada tahun ini para petani membagikan 2016 gratis tahun depan akan ditambah lagi. “ Saya berjanji jika tahun depan panen durian melimpah mencapai 60 persen dari jumlah pohon, panitia akan menyediakan durian gratis hingga 5000 butir. Oleh karena itu kami mohon dukungan dan doa serta tertib dalam pelaksanaan pembagian agar cita-cita tersebut dapat terwujud” imbuhnya.

Wakil Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE yang mewakili Bupati menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tahunan yang kedua kalinya ini.. Ia berharap kegiatan ini menjadi contoh dan inspirasi bagi daerah lain, bagaimana membuka potensi yang ada untuk mensejahterakan masyarakat. “ Ini kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat, yang harapannya setiap tahun dapat meningkat penyelenggaraan dan durian yang dibagikan” tandasnya.

Pembagian Durian Ricuh
Pada pembagian durian gratis terjadi kekacauan ditempat pembagian durian gratis. Panitia kewalahan menghalau masyarakat yang berusaha berebut durian gratis. Mereka terus merengsek kedepan untuk memaksakan berebut mendapat durian. Meskipun panitia sudah mengisyaratkan agar tertib dalam pelaksanaan namun diabaikan sehingga beberapa masyarakat terlihat terluka dan terinjak sesama penonton.

Menurut Sijek(40th) pengunjung dari Kajen mengatakan bahwa memang berebut durian merasakan sensasi tersendiri akan tetapi jika membahayakan diri sendiri dan orang lain ini menjadi hal yang perlu dipertimbangkan. “ Saya berharap panitia kedepan bisa menata pelaksanaan pembagian durian gratis ini lebih baik agar berjalan tertib serta menata tempat parkir yang lebih dekat dari tempat pelaksanaan yang terasa jauh hingga 2 km”tandasnya.(red)

Sumber : Bagian Humas Setda Kab. Pekalongan
arif.kominfo