Pencarian Informasi

KAJEN – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) se eks Karesidenan Pekalongan digelar di pendopo rumah dinas jabatan Bupati Pekalongan, Rabu kemarin (15/3/2018).

Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH., M.Si selaku tuan rumah, dihadapan Plt. Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, unsur pimpinan DPRD Provinsi, dan rombongan, Bupati/Walikota di wilayah eks Karesidenan Pekalongan, serta unsur DPRD daerah, menyebutkan bahwa pembangunan di daerah yang dipimpinnya berjalan secara baik.

Potensi wisata alam seperti Petungkriyono, columnar joint Watu Bahan, serta eksotisme wisata alam lain di Kabupaten Pekalongan, mampu menggeliat selama kepemimpinannya menuju dua tahun. Bahkan produk unggulan batik, jeans, sarung palekat serta kuliner mampu menuai popularitas.

Bupati juga memaparkan terkait pembangunan ruas tol Trans Jawa di Kabupaten Pekalongan yang berada di antara jalur Jakarta dan Surabaya, sehingga pihaknya mengharapkan adanya rest area di kawasan tersebut.

Bupati mengucapkan terima kasih kepada pihak Provinsi Jawa Tengah yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Pekalongan untuk penyelenggaraan Musrenbangwil tersebut, untuk kedatangan tamu-tamu dari Kabupaten/Kota tetangga, serta dari pihak Provinsi.

“Atas nama masyarakat Kabupaten Pekalongan, ijinkan saya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Plt. Gubernur Jawa Tengah beserta rombongan dan segenap delegasi peserta Musrenbangwil di Kajen. Sungguh kehadiran Bapak Plt. Gubernur dan rombongan adalah berkah bagi kami masyarakat Kabupaten Pekalongan, masyarakat santri yang takzim pada pimpinannya,” ucap Bupati.

Lebih kanjut Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam melaksanakan berbagai program pembangunan selama kurun waktu 2016-2017, alhamdulillah telah berjalan dengan baik yang didukung oleh masyarakat Kabupaten Pekalongan, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat.

“Berbagai indikator makro telah mengalami peningkatan antara lain pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan, IPM, tingkat pengangguran terbuka dan berbagai indikator lainnya. Untuk itu pada tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Pekalongan sangat mengharapkan dukungan Pemerintah Provinsi untuk mengakselerasi pembangunan di Kabupaten Pekalongan,” terang Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengusulkan 10 prioritas Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk tahun 2019, dengan total anggaran Rp. 98.068.630.000,-. Antara lain (1) Pengembangan Pasar Kedungwuni Blok D, E, dan I dengan total anggaran Rp 25.736.000.000,-; (2) Peningkatan Jalan Gamblok – Luragung Kecamatan Kandangserang dengan volume panjang 2.112 meter, lebar 5 meter, dengan total anggaran Rp 7.035.800.000,-; (3) Peningkatan Jalan di wilayah Kecamatan Wiradesa, volume panjang 6.710 meter, lebar 5 meter, dengan total anggaran Rp 10.680.300.000,-; (4) Pembangunan TPS 3R di 7 lokasi dengan kebutuhan anggaran total Rp. 4.200.000.000,-; (5) Peningkatan Jalan Penghubung Kec. Wiradesa dengan Kec. Tirto Bagian Selatan dengan panjang total 7.000 meter, lebar 4 meter, dengan total anggaran: Rp. 5.390.000.000,-; (6) Rehabilitasi Daerah Irigasi Simbang di Desa Langkap (panjang saluran 1000 meter) dan Desa Gutomo Kecamatan Karanganyar (panjang saluran 1.500 meter) dengan anggaran total Rp 4.000.000.000; (7) Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk 1.000 rumah dengan anggaran total Rp. 10.000.000.000- (8) Peningkatan Jalan Pandanarum – Silirejo, dengan panjang total 2.500 meter, lebar 5 meter, anggaran total Rp. 3.979.250.000,- (9) Peningkatan Jalan Kalirejo – Batursari – Sipicis, Dengan panjang total 6.220 meter, lebar 4 meter, total anggaran: Rp. 5.747.280.000,-, dan (10) Pengadaan PJU Tenaga Surya, dengan mengusulkan pemasangan 470 titik PJU di Kecamatan Petungkriyono, Lebakbarang, Kandangserang, Paninggaran, Kesesi dan Talun, dengan kebutuhan anggaran total Rp. 21.300.000.000,-

Disamping itu, Bupati juga mengajukan usulan sektoral, antara lain Peningkatan Jalan Wiradesa – Kalibening Banjarnegara, Peningkatan Jalan Kebonagung – Talun, Peningkatan Status Jalan Doro – Petungkriyono – Banjarnegara menjadi Jalan Provinsi dan Pembangunan Flyover Perlintasan Kereta Api Warulor Wiradesa. (didik/dinkominfo kab.pekalongan).