Pencarian Informasi

 

KAJEN - Para pemuda yang bergabung Pasukan Pengibar Bendera Paskibra Kabupaten Pekalongan akan bertugas pada upacara detik detik HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Sabtu mendatang. Mereka adalah pemuda pemudi pilihan setelah melewati berbagai seleksi.

Bupati Pekalongan Asip Khlobihi, SH MSi baru baru memberikan motivasi pada acara jam pimpinan.

 

"Memberikan Inspiring kepada anak-anak agar menjadi tokoh atau menjadi orang berguna kelak  ada beberapa hal yang harus diperhatikan" terang Asip.

Pertama belajar yang tekun/rajin, menghargai guru, menghargai orang tua dan menghormati yang muda. Itu adalah kiat bagaimana sukses Story dari para tokoh besar.

 

Belajar dengan tekun supaya menjadi anak yang berguna, minimal di sekolah seperti masuk Paskibraka untuk terus-menerus menimpa diri. Jenjang pendidikan harus sampai S1 dan S2 agar nanti bisa masuk dan mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi atau keinginan, karena tidak harus pararel antara bidang pekerjaan dan pendidikan.

 

"Yang terpenting dalam proses pendidikan adalah bagaimana menginternalisasi nilai dari seluruh ilmu yang didapatkan, agar menjadi anak-anak yang bermanfaat karena punya pendekatan keilmuan dari berbagai disiplin ilmu " tandasnya.

 

Persoalan pekerjaan sekarang tidak paralel. Banyak bankir dari engineering, begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu lebih ditekankan kepada anak-anak Paskibraka agar seperti itu. Yang paling penting gunakan momentum sebagai anggota Paskibraka untuk berlatih disiplin, tanggung jawab dalam mengibarkan bendera merah putih untuk upacara hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Menjadi Paskibraka adalah tugas yang sangat mulia dan tidak semua anak punya kesempatan. Oleh karena itu harus digunakan dengan penuh tanggung jawab, disiplin tinggi, serta hikmat dalam menjalankan tugas. Karena ini cerminan atau representasi dari sifat tanggung jawab yang dimiliki. (Red)