Pencarian Informasi

 

KAJEN - Pembangunan Jembatan Kalikeruh yang berada di Desa Luragung Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan yang berbatasan dengan Desa Medayu Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang, selasa (13/8/2019) sore dimulai.
 
Sebelumnya, Bupati Pekalongan KH.Asip Kholbihi, SH.,M.Si , didampingi Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto, Sekda Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM., dan para Kepala OPD mengelar doa bersama dengan masyarakat desa setempat, dan dilanjutkan dengan meletakkan batu pertama pembangunan jembatan.
 
Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH., M.Si mengatakan, Jembatan Kalikeruh putus pada akhir tahun 2017, dan kini dibangun kembali dengan dana bantuan dari Propinsi.
 
 “Sebelumnya, kita sudah bangun jembatan balley sehingga mobilitas warga tidak terganggu, kita akan selesaikan pembangunan jembatan di tahun ini,” ujar Bupati.
 
Pembangunan jembatan tersebut, kata Bupati, menelan anggaran sebesar Rp 14 milyar lebih dengan target selesai 22 desember 2019 sesuai kontrak kerja.
 
"Kita minta kepada masyarakat untuk bersama-sama mengawasi proses pembangunan agar berjalan dengan lancar, tepat waktu dan tepat mutu,” tuturnya.
 
Pihaknya meminta kepada masyarakat agar tidak menggali batu atau galian C di sekitar jembatan, karena dikhawatirkan akan menyebabkan rubuhnya pilar penyangga.
 
 “Minimal melakukan penggalian sejauh 1000 meter dari jembatan, di area jembatan tidak boleh mengeksploitasi apapun, apalagi batu,” tandasnya.
 
Sementara itu, Kepala DPU Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro, ST. MT menuturkan, untuk Jembatan Kalikeruh yang baru akan dibuat sepanjang 60 meter disisi selatan jembatan yang lama dengan lebar 7 meter dan bahu jalan 6 meter.
 
“Ini baru progres 5 persen karena baru awal, besok kita akan lakukan pengeboran dan jembatan akan dibangun dengan rangka baja komposit,” jelasnya.(red)