Pencarian Informasi

 

KAJEN –  Apel Hari Pramuka ke-58 Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pekalongan diselenggarakan di Lapangan Desa Podosari Kecamatan Kesesi, Rabu (14/08/2019). Bertindak selaku pembina Apel Hari Pramuka ke-58 Kwarcab Kabupaten Pekalongan adalah Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Ka Mabicab) Kabupaten Pekalongan, Kak Asip Kholbihi (Bupati Pekalongan).

Acara dihadiri Wakil Bupati Ir. Hj. Arini Harimurti, Forkopimda, Sekda Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM beserta para Asisten, para Staf Ahli Bupati dan para Kepala OPD se Kabupaten Pekalongan, para Kepala Sekolah SD, SMP se Kabupaten Pekalongan.

Dalam upacara tersebut, selaku Pembina apel Bupati KH. Asip membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Budi Waseso yang sambutan tertulisnya menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka harus bisa memberantas narkoba.

Ketua Kwarnas mengungkapkan bahwa melansir dari BNN, sejak tahun 2018 BNN sudah menggandeng Gerakan Pramuka sebagai pelopor anti narkoba. Pramuka dijadikan sebagai proses pendidikan karakter di luar lingkungan sekolah dan keluarga yang ada hampir di seluruh wilayah Indonesia.

Mengingat pentingnya peran Pramuka yang hingga saat ini masih eksis dan aktif di seluruh pelosok negeri, Badan Narkotika Nasional (BNN) menggandeng Kwartir Nasional Gerakan Pramuka untuk bekerjasama dalam program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN).

Pesan Kwarnas ini cukup relevan karena BNN juga memberikan data, bahwa penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja makin meningkat. Di mana ada peningkatan sebesar 24 hingga 28 persen remaja yang menggunakan narkotika.

Sementara itu, Bupati KH. Asip usai upacara mengatakan, pramuka merupakan pendidikan karakter kaum muda, di era globalisasi banyak persoalan kekinian yang mengancam keutuhan dan keberlangsungan bangsa dan negara.

"Gerakan pramuka yang menekankan pendidikan dan pembentukan karakter diharapkan dapat menyikapi berbagai peistiwa tersebut. Untuk membantu dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba, tawuran, intoleransi, dan penggunaan Medsos yang penuh ujaran kebencian. Mari kita cegah dan tanggulangi bersama," katanya.

Melalui gerakan pramuka, Bupati KH. Asip mengajak untuk memupuk cinta alam, cinta kasih dan pegang teguh pada kode kehormatan gerakan pramuka. Serta saling menolong, cinta tanah air, berani, siap mempertahankan keutuhan negara republik Indonesia berdasarkan pancasila dan UUD 45.(didik/dinkominfo kab.pekalongan)