Pencarian Informasi

 

KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan memberikan bantuan bibit ikan lele, pakan dan kolam ikan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan “Pekalongan Gandrung” di Desa Pantianom, Bojong, Kabupaten Pekalongan, Kamis (3/10/2019).

Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, SH.M.Si mengatakan bahwa tujuan memberikan bantuan ini agar Kabupaten Pekalongan bisa swasembada di pasokan ikan. Menurutnya potensi Kabupaten Pekalongan sangat luar biasa dalam hal ikan karena ada ikan laut dan ikan tawar.

“Kalau bisa dalam hal perikanan kita juga bisa surplus seperti halnya padi, karena suplai ikan kita masih banyak dari Banjarnegara,” ucapnya.

Bupati Asip juga ingin menjadikan Desa Pantianom sebagai sentra budidaya ikan lele yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat. Pemerintah akan memfasilitasi dan siap membantu.

“Budidaya ikan lele nya jangan tanggung-tanggung, yang banyak sekalian biar menjadi sentra untuk Wilayah Kabupaten Pekalongan,” pesannya.

Kedepan bupati memiliki ide agar desa itu bisa dijadikan sebagai tujuan wisata mandiri serta mempunyai produk unggulan “One Village One Product” biar masyarakat sejahtera.

“Jangan dijual bahan bakunya saja, kalau bisa diolah dan bisa dijadikan tempat wisata karena nilai ekonominya lebih besar,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Sirhan menambahkan bahwa bantuan tersebut berjumlah 20 ribu bibit ikan lele, 2 ton pakan, 10 kolam ikan serta tambahannya yaitu alkon.

“Dinlutkan terus berupaya mengembangkan sentra-sentra budidaya ikan air tawar di Kabupaten Pekalongan,” ucapnya.

Luas lahan perikanan di Kabupaten Pekalongan untuk budidaya ikan air tawar 51 hektar dan budidaya ikan air payau seluas 85 hektare. Menurutnya rata-rata produksi ikan sebanyak 7.800 ton pertahunnya.

“Tiap tahun ada peningkatan produktivitas ikan, karena kita terus mengembangkan, membantu dan mendorong teman-teman pembudidaya untuk selalu membuat kolam baru,” tandasnya.