KAJEN - Empat kali berturut-turut meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yakni tahun 2015, 2016, 2017, dan 2018, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menerima piagam penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. 
 
Piagam penghargaan atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan dengan Opini WTP tersebut diserahkan Menteri Keuangan melalui Kepala Kantor Perwakilan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Jawa Tengah - Sulaimansyah kepada Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.M.Si dan dilaksanakan di Aula lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan, Selasa (5/11/2019).
 
Selain penyerahan piagam penghargaan, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jateng dengan Pemkab Pekalongan tentang Pemanfaatan Bersama Data dan Informasi serta Penguatan Koordinasi Penyelenggaraan Pelaksanaan Kebijakan Pengelolaan Keuangan Publik Dalam Pelaksanaan Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. 
 
Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.M.Si menyampaikan jajaran pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pekalongan, mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang telah menyerahkan piagam penghargaan WTP.
 
"Membangun tata kelola pemerintahan itu tidak mudah. Apalagi, awal mendapatkan WTP sangat susah sekali. Alhamdulillah, kita kembali menerima penghargaan ini. Saat ini Pemkab sedang mengukur agar WTP berkualitas, " kata Bupati KH. Asip. 
 
Menurutnya penghargaan ini adalah yang ke 4 kalinya Kabupaten Pekalongan meraih WTP. Pemkab Pekalongan akan terus berkomitmen mengelola tata keuangan, agar terus transparan dan akuntabel serta memiliki outcome yang bisa dirasakan masyarakat luas.
 
"Paradigma pembangunan kita adalah apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, itu yang kita bangun. Bukan apa yang menjadi keinginan pemerintah kita penuhi. Sekarang sudah seperti itu dan dari aspek tata kelola keuangannya juga alhamdulilah baik," jelasnya.
 
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Jawa Tengah, Sulaimansyah, menuturkan bahwa ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah Kabupaten Pekalongan yang sudah WTP.
 
"Ini merupakan bentuk apresiasi, karena ini menyangkut hubungan keuangan antara pusat dan daerah. Penghargaannya nanti dalam bentuk dana insentif daerah kalau ini hanya merupakan ceremony saja," katanya.
 
Pihaknya, mengaku sangat kagum dengan Pemkab Pekalongan lantaran memiliki komitmen, bahwa pendapatan yang diperoleh dari rakyat harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)