Pencarian Informasi

 

KAJEN - KPU Kabupaten Pekalongan siap menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020. Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Abi Rizal dalam laporannya pada acara Launching Jingle dan Maskot PILKADA 2020 Kabupaten Pekalongan, Minggu (8/12/2019) pagi di Jl. Mandurorejo Kajen.

 

 

Lebih lanjut, Abi menyampaikan bahwa terkait kesiapan ini meliputi 5 aspek, yaitu kesiapan anggaran, kesiapan penyelenggara, kesiapan pemilih, kesiapan konstestan dan kesiapan logistik.

 

Dalam acara tersebut diresmikan Simarkola, yaitu maskot Pilkada 2020 yg berupa Burung kutilang emas dengan warna orange yg melambangkan keceriaan, kebebasan dan independensi prnyelenggaraan Pilkada, sesuai tema Pilkada, yaitu Pilkada Riang Gembira. Juga diluncurkan Jingle Pilkada. Jingle dan maskot Pilkada ini merupakan hasil pemenang dari sayembara yang telah dilaksanakan KPU.Dalam kesempatan tersbut Abi juga menyampaikan tahapan2 proses pilkada yg puncaknya pada tanggal 23 September 2020 telah ditentukan sebagai Hari Pencoblosan Pilkada.

 

Acara dihadiri komisioner KPU Pusat Ilham Saputra beserta rombongan, Komisioner KPU Kabupaten Pekalongan, KPU Wilayah Barat Pantura, Kota Semarang, Kabupaten Kendal dan Banjarnegara.

 

Sementara itu, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH,MSi dalam sambutan menyampaikan apresiasi dan dukungannya dalam proses Pilkada, melalui koordinasi DESK Pilkada, dan memberikan fasilitasi KPUD Kabupaten Pekalongan.

 

"Saya berharap Pilkada berjalan kondusif, partisipasi pemilih meningkat, dan yang akan terpilih lahir dari proses dan prosedur demokrasi yang baik dan dilandasi niat baik, sehingga hasilnya akan jadi baik," kata Bupati.

 

"Dan lahirnya pemimpin daerah tidak boleh berdasar nafsu sehingga merusak sistem karena didasari yang penting menang. Kondisi ini harus dihindarkan karena apabila terjadi akan mengorbankan banyak orang," tegasnya.

 

Sedangkan Komisioner KPU Pusat Ilham Saputra menyampaikan bahwa Pilkada Kabupaten Pekalongan merupakan satu dari 270 Kabupaten/Kota di 9 Propinsi yang pada tahun 2020 melaksanakan Pilkada serentak.

 

"Even yang digelar telah dipayungi Undang-undang sehingga kami mohonkan agar KPU Kabupaten Pekalongan dalam pelaksanaannya dapat didukung semua pihak," ujar Ilham. Untuk Kabupaten Pekalongan, kata Ilham, jika melihat kondisi geografis secara tehnis nanti pada saat pembagian logistik untuk daerah atas dapat diutamakan terlebih dahulu. “Dan Saya yakin Kabupaten Pekalongan dapat menyelenggarakan PIlkada dengan baik, ”tandasnya,

 

Pada kesempatan itu juga diperkenalkan maskot Pilkada berupa Burung Kutilang Emas (Pycnonotus Melanicterus). Burung Kutilang emas merupakan satwa endemik identitas Kabupaten Pekalongan yang sudah sangat langka dan keberadaannya sangat dilindungi serta salah satu satwa yang terancam punah di Pulau Jawa. Burung Kutilang emas merupakan salah satu potensi kebanggan masyarakat Kabupaten Pekalongan.

 

Pemilihan burung kutilang emas sebagai maskot Pilkada Kabupaten Pekalongan Tahun 2020 diharapkan dapat memberikan pelajaran kepada masyarakat Pekalongan akan pentingnya pelestarian fauna asli Kabupaten Pekalongan. Burung kutilang emas symbol kebebasan, artinya masyarakat dipersilahkan bebas memilih sesuai pilihan nya tanpa adanya unsur paksaan dan tekanan dalam Pilkada nanti.

Si Markolang (Mari Coblos untuk Pekalongan).