Pencarian Informasi

×

Peringatan

JLIB_APPLICATION_ERROR_COMPONENT_NOT_LOADING

JLIB_APPLICATION_ERROR_COMPONENT_NOT_LOADING

 

KAJEN - Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si menghadiri dan membuka kegiatan orientasi Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa/Kelurahan se Kabupaten Pekalongan, Kamis (12/12/2019) pagi.

 

Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Rumah Dinas Jabatan Bupati Pekalongan dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan Ny. Munafah Asip Kholbihi, para Kepala OPD terkait. Dan diikuti seluruh Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa/Kelurahan se Kabupaten Pekalongan. Dalam kegiatan tersebut juga di kukuhkan Bunda Baca Kecamatan Se Kabupaten Pekalongan.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, bahwa para wanita yang hadir akan menjadi istri kepala desa, baik yang sudah pengalaman ataupun yang belum pernah sama sekali. Untuk itu, yang belum pengalaman bupati menghimbau untuk belajar agar para suami yang nantinya menjadi kepala desa dapat sukses memimpin di desanya masing-masing.

“Pada Pilkades kemarin kita belajar, bahwa untuk dapat kepercayaan dari masyarakat itu tidak mudah. Dan setelah mendapat kepercayaan tersebut tidak ada hal lain kecuali memberikan manfaat kepada rakyat di desanya,” katanya.

Bupati menambahkan, sebagai istri kepala desa harus mendukung program suaminya. Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah menjadi kebersihan desa. “Ibu lurah adalah patron atau panutan bagi warga, kita ada kegiatan bersih jumat pagi, jika ibu lurah melakukan ini saya yakin warga akan mengikuti,” tuturnya.

Salah satu fungsi istri kepala desa, tambah Asip, yakni menggerakkan ibu-ibu di desa agar kemajuan dapat terealiasasi. Apalagi sekarang rata-rata desa di Kabupaten Pekalongan mendapat anggaran 1,8 Milyar.

“Dulu kita masih maklum karena anggaran desa masih minim sehingga desa kurang maju, akan tetapi sekarang anggaranya sangat besar. Untuk itu, ibu PKK harus menjadi pembisik yang baik untuk memajukan desanya,” ujarnya.

Berkaitan dengan pengukuhan Bunda Baca, Bupati meminta agar tidak hanya sekedar ceremoni saja, akan tetapi ada kegiatan walau dalam skala yang kecil. Dan dirinya meminta agara bunda baca dapat menjadi inspirator literasi masyarakat yang nanti juga bisa bekerjasama dengan dinas Arsip dan Perpustakaan.

“Tingkat membaca orang Indonesia masih lemah, sehingga meski jumlah penduduk kita banyak, kita belum isa menjadi negara yang maju. Padahal membac merupakan kunci masyarakat maju, cerdas, berbudi oleh karenanya membaca adalah pekerjaan yang mulia,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan Ny. Munafah Asip Kholbihi mengatakan, bahwa orientasi ini dimaksudkan sebagai pembinaan kepada TP PKK di Desa dan Kelurahan. “ada 304 peserta dari 19 Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan dan 285 Ketua Tim Penggerak PKK Desa. Dan ini agenda rutin yang kita adakan setiap tahun,” tuturnya.

Dengan adanya orientasi ini, diharapkan dapat meningkatkan silaturahim diantara pengurus PKK se Kabupaten Pekalongan sekaligus sebagai media belajar dan memotivasi antar satu dengan yang lain. “selain itu kita akan mantapkan langkah dalam menyongsong kegiatan ditahun ke depan. Dengan berbagai materi yakni mencegah stunting dengan mengkonsumsi ikan, serta pemberdayaan UKM di masyarakat,” terang Munafah.(humas)