Pencarian Informasi

KAJEN – Dihadapan lebih dari 100 tamu undangan yang terdiri dari kuran leblih 50 duta besar dan perwakilan negara tetangga serta para pengusaha Nasional. Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH,MSi Jumat malam (30/9/2016) memaparkan potensi yang dimiliki Kabupaten Pekalongan yang disebutnya dengan The Beauty of Kabupaten Pekalongan. “Silahkan datang ke kabupaten Pekalongan, kami akan melayani dengan sepenuh hati, memudahkan investasi dan tentu saja menyuguhkan panorama alam yang luar biasa untuk anda semua,” ujar Bupati dalam acara yang digelar di Oasis Restaurant, Cikini-Jakarta Pusat tersebut. 

KAJEN – Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2016 yang bertema “Kerja nyata untuk kemajuan bangsa sebagai wujud pengamalan Pancasila “ di Kabupaten Pekalongan, hari ini di gelar upacara di Alun – alun Kajen dengan Inspektur upacara Kapolres Pekalongan, AKBP. Roy Ardhya Chandra, SIK. M.Si. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Pekalongan, Ir. Arini Harimurti, segenap jajaran Muspida, Kepala SKPD di lingkungan Pemkab. Pekalongan serta LVRI Pekalongan.

Upacara berlangsung khidmat dengan peserta upacara terdiri dari unsur TNI/POLRI, PNS, serta Pelajar. Dalam upacara tersebut dibacakan pula Ikrar oleh Anggota Komisi D DPRD Kab. Pekalongan Rossi Ardiyanti, ST. M.Kes. Ikrar yang ditandatangani oleh Ketua DPR RI, Dr. H. Ade Komarudin, M.H tersebut berisi pernyataan kebulatan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai – nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik indonesia. (dian/Aan)

Sumber : Bagian Humas Setda Kab. Pekalongan

Publisher : arif.kominfo

KAJEN - Bupati Pekalongan. H. Asip Kholbihi, SH MSi, Rabu lalu (28/9) memimpin rapat terkait Penegakkan Perda di Kabupaten Pekalongan. Dalam rapat tersebut, diantaranya Bupati menyatakan bahwa nilai religiusitas telah menjadi komitmen dan visi Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan. Untuk itu dirinya menegaskan bahwa harus ada ikhtiar dari jajaran Pemkab untuk melakukan amar ma’ruf nahi mungkar.

Pemerintah  akan mengucurkan dana bantuan sebesar 3,5 Milyar untuk menanggulangi sekolah yang berada di kawasan terdampak rob di Kabupaten Pekalongan. Bantuan tersebut rencananya akan disalurkan pada bulan Oktober 2016 untuk wilayah Kecamatan Tirto dan Wonokerto. “  SDN di wilayah Kabupaten Pekalongan, tercatat terkena  dampak rob akan mendapat bantuan”menurut  Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan, Arif Gunawan.
 
Rencananya, 15 sekolah dasar tersebut akan ditinggikan lantainya menggunakan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 3,5 miliar. "Sekitar bulan Oktober 2016 sudah dimulai pekerjaannya dan rencananya akan selesai pada akhir tahun," kata dia, di SDN Tratebang, Rabu (21/9/2016).
 
Dia menyampaikan, dua sekolah dasar yang tidak mendapatkan bantuan itu karena rob belum masuk ke dalam ruang kelas. Dua sekolah itu yakni SDN Wonokerto
Kulon 4, dan SDN Sijambe.
 
Adapun sekalah yang akan mendapat bantuan adalah SDN Mulyorejo (1 ruang),SDN Kranding (6 ruang) , SDN Tegaldowo (6 ruang) , SDN Karangjompo (2 ruang), SDN Jeruksari (3 ruang), SDN 01 Depok (4 ruang), SDN 01 Wonokertokulon (5 ruang),  SDN 01 Wonokertowetan (7 ruang), SDN 01 Pecakaran (6 ruang), SDN 01 Api-api (8 ruang), SDN Tratebang (5 ruang), SDN 02 Wonekertokulon (6 ruang), SDN 02 Api-api (6 ruang), SDN 02 Pecakaran (6 ruang) dan  SD Plus Baiturrahman (4 ruang).
 
Sementara itu Ibu Wakil Bupati Pekalongan Ir. Arini Harimurti pada kesempatan Kunker ke SDN Tratebang  yang  terkena dampak rob menjelaskan bahwa apa yang dilaksanakan dengan meninggikan lantai ini merupakan jangka pendek. Agar proses belajar mengajar berjalan dengan baik.
 
Sementara itu untuk jangka panjang dalam menanggulani rob ini, dari Kementrian PU Republik Indonesia telah menyampaikan komitmennya agar rob yang terjadi diwilayah Pekalongan dan Semarang untuk diselesaikan. “ Saat ini sudah disusun basic design yang dilanjutkan dengan detil design untuk mengulangi masalah rob dan direncakan masuk anggaran 2017 dengan mekanisme anggaran Multiyears” terangnya.
 
Untuk secara tehnis pelaksanaan konstruki penanggulan rob ini relatif mudah,  dengan  tehnis dengan pembangunan polder tanggul untuk kemudian dilakukan penyedotan.” Namun yang berat adalah masalah sosial yang harus diselesaikan dan menjadi tugas bersama antara Pemkab dengan masyarakat terkait berbagai dengan kepentingan didalamnya”tandasnya.

Sumber : Bagian Humas Setda Kab. Pekalongan
Publisher : arif.kominfo

KAJEN – Jamaah Haji Kabupaten Pekalongan yang terdiri dari kloter 4 dan kloter 5, hari Selasa siang (20/9/2016), telah tiba di Kabupaten Pekalongan. Bupati Pekalongan, H. Asip Kholbihi, SH. M.Si, beserta Wakil Bupati Pekalongan, Sekretaris Daerah Kab. Pekalongan dan Jajaran Muspida Kab. Pekalongan, menyambut para jamaah haji di Pendopo Rumah Dinas Kab. Pekalongan di Kajen.

KAJEN –  Pelaksanaan Pembukaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II (Reguler 97 dan Sengkuyung II) Tahun 2016 di Kabupaten Pekalongan (20/9) diwarnai dengan penyerahan bantuan untuk merehap Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam bentuk buku tabungan sejumlah masing masing 10 juta rupiah kepada 17 orang warga desa Sambiroto Kecamatan Kajen. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH, MSi didampingi Wakil Bupati Pekalongan Ir. Arini Harimurti kepada Kartubi dan Wastri.

KAJEN – Penandatangan MoU ini merupakan sebuah terobosan dan sebagai langkah maju yang diambil Bapak Asip Kholbihi sebagai seorang Bupati dan ini langka di republik ini, dimana berinisiatif untuk mendorong agar aparatur Pemerintah Desa untuk mendapatkan perlindungan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan.

Demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Hanif Dhakiri, seusai menyaksikan Penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) antara BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pekalongan dengan Paguyuban Kepala Desa (Bahurekso) Kabupaten Pekalongan, pada acara “Sarasehan Bersama Menteri Ketenagakerjaan RI dan Penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Pekalongan”, Sabtu (17/9/2016) di Pendopo Rumah Dinas Jabatan Bupati Pekalongan.

KAJEN – Setelah melalui tahapan penyusunan dan pembahasan oleh legislatif bersama eksektif serta penyampaian kata akhir seluruh Fraksi DPRD, Selasa (13/9/2016) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2016 dapat disetujui bersama menjadi Peraturan Daerah (Perda).
Persetujuan Raperda menjadi Perda tersebut dibuktikan dengan penandatanganan bersama antara Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH., M.Si dan Ketua DPRD Dra. Hj. Hindun, MH bersama kedua Wakil Ketua DPRD yakni  Nunung Sugiantoro, ST dan H. Achmad Kozien, ST. Dan disaksikan oleh seluruh Anggota DPRD, FKPD, Sekda beserta Kepala SKPD se Kabupaten Pekalongan, serta tamu undangan lain.

KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan, Ir. Hj. Arini Harimurti kemarin (5/9) memantau stok hewan kurban di Pasar Hewan Wiradesa. Didampingi oleh Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kab. Pekalongan, Ir. Siswanto, Wabup dengan teliti mengamati kondisi hewan kurban, khususnya sapi yang diperjual belikan di pasar tersebut. Menurut Arini kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa sapi yang datang maupun keluar dari Kabupaten Pekalongan terutama yang akan dijadikan sebagai hewan kurban benar-benar sehat.

KAJEN – Pendapatan Daerah Tahun 2016 setelah perubaan direncanakan sebesar Rp 1.917.154.769.934,- atau bertambah Rp 62.716.704.325,- (3,38%). Pendapatan Daerah tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp 283.555.531.441,-: Dana Perimbangan sebesar Rp 1.334.787.389.000,-: dan Lain-lain Pendapatan yang sah sebesar Rp 298.811.849.493,-.

KAJEN – Transaksi Kajen Expo 2016 selama pelaksanaan pameran (24 s/d 28 Agustus) mencapai 4,7 milyar lebih, dengan total pengunjung kurang lebih 7.500 orang perhari, bahkan pada hari Sabtu dan Minggu mencapai 10.000 ribu pengunjung.  “Kajen Expo yang merupakan salah satu magnet bagi masyarakat ini juga melibatkan kurang lebih 2.000 pedagang perhari,” terang Ketua Panitia Ir. Teguh Isdaryanto, MM.