REFORMASI MENUJU ‘KAJEN SATU DATA’

REFORMASI MENUJU ‘KAJEN SATU DATA’

 

KAJEN – Dalam rangka mengintegrasikan pengetahuan tentang pengembangan aplikasi Kajen Satu Data (KSD), Pemkab Pekalongan melalui Dinkominfo Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan acara ‘Training Of Trainer Kajen Satu Data’. Dimana acara tersebut diselenggarakan selama dua hari, yaitu pada hari Kamis dan Jumat (25-26/11/2020) di Hotel Santika Pekalongan.

Acara trainer tersebut, diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari masing-masing perwakilan OPD dan juga perwakilan kecamatan.

Adapun untuk hari pertama diselenggarakannya ‘Training Of Trainer Kajen Satu Data’ ini, pemateri pertama diisi oleh Kepala Dinkominfo Kabupaten Pekalongan Anis Rosidi, S.Sos.M.Si., PJ Sekda Kabupaten Pekalongan Drs.Budi Santoso, M.Si, dan Kepala BPS Kabupaten Pekalongan.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinkominfo Kabupaten Pekalongan Anis Rosidi mengatakan bahwa aplikasi Kajen Satu Data (KSD) merupakan satu portal data hasil kerjasama antara Kabupaten Pekalongan dengan KOMPAK, yang diharapkan mampu mendukung penetapan kebijakan program, dan kegiatan pembangunan di Kabupaten Pekalongan berdasarkan pada basis data yang dapat dipertanggungjawabkan.

‘’Kajen Satu Data merupakan upaya agar pemanfaatan data tidak hanya terbatas pada penggunaan secara internal di satu instansi pemerintah, akan tetapi dapat dibagipakai antar pengguna data,’’ kata Kepala Dinkominfo Kabupaten Pekalongan Anis Rosidi saat menghadiri acara Training Of Trainer KSD di Hotel Santika, pada hari ini, Kamis (25/11/2021).

Selain itu, Anis melanjutkan bahwa pembangunan Kajen Satu Data juga diharapkan dapat mendorong pengambilan kebijakan berdasarkan data. Dan Kajen Satu Data ini menurutnya telah terlembagakan dengan diterbitkannya Peraturan Bupati Pekalongan No. 49 Tahun 2000 tentang Kajen Satu Data.

‘’Mengingat begitu pentingnya KSD tersebut bagi penentuan kebijakan pembangunan di Kabupaten Pekalongan ini, maka dengan diadakanya training ini diharapkan teknis peserta tentang penggunaan aplikasi KSD dapat meningkat,’’ jelasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, PJ Sekda Kabupaten Pekalongan Drs.Budi Santoso, M.Si. mengatakan bahwa di Kabupaten Pekalongan saat ini sangat dibutuhkan sekali adanya keterpaduan data antar sektor. Mengingat betapa besarnya pengaruh data terhadap setiap kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah, apalagi di masa pandemi saat ini semua hal yang berkaitan dengan data penduduk sangatlah memegang peranan penting dalam penentuan level wilayah terpapar Covid-19.

‘’ Kita adalah sangat sektoral sekali. Maka bagaimana berbagai sektor itu dipadukan dalam bentuk keterpaduan yang sama sumber data, yang kemudian menjadi sebuah dasar untuk memutus sebuah kebijakan yang harus presisi,’’ ungkap PJ Sekda Kabupaten Pekalongan Budi Santoso.

Untuk itu, PJ Sekda berharap dengan diadakannya acara Training Of Trainer KSD yang diselenggarakan oleh Dinkominfo Kabupaten Pekalongan ini, dapat mereformasi ketidakpaduan data yang ada di Kabupaten Pekalongan, menuju Kabupaten Pekalongan satu data dengan apliaksi KSD.

‘’ Kami berharap ayo disetiap instansi kita coba bangun yang sudah ada ini untuk ditingkatkan kembali. Website ini sangat murah dan sangat gampang. Sudah dibangunkan kominfo coba diimplementasikan, dan diisi yang paling penting dari sisi itu adalah teknisi yang akan menginput data. Setiap saat juga harus mengupdate data,’’ jelasnya. (Lus-Kominfo)