KAJEN - Pemerintah Kabupaten Pekalongan membangun Los Pasar Wiradesa yang terbakar pada tahun 2018 lalu dengan menggelontorkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 3.696.000.000,-.
Pembangunan diawali dengan peletakkan batu pertama oleh Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si, dan Wakil Bupati Pekalongan Ir. Hj. Arini Harimurti. Diikuti oleh Sekda Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM., Ketua Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4AD) A. Syaeful Anwar dari Kejari Kajen, Kepala Dinperindagkop dan UKM Kabupaten Pekalongan Ir. HB. Riyantini.
Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si mengatakan bahwa Pemkab Pekalongan memulai pembangunan kembali Los Pasar Wiradesa yang dulu sempat mengalami kebakaran.
"Pemkab melakukan quick respon terhadap persoalan pasar yang terbakar. Hal pertama yang dilakukan, yaitu menempatkan pedagang ke pasar darurat dan hari ini kita melakukan peletakkan batu pertama untuk pembangunan kembali Los yang terbakar," kata Bupati KH. Asip usai melakukan peletakkan batu pertama, Rabu (31/07/2019).
Menurutnya untuk melakukan revitalisasi secara keseluruhan Pasar Wiradesa dibutuhkan anggaran sekitar Rp 100 milyar. Namun ini bertahap dulu sesuai dengan kebutuhan.
"Pasar yang kita bangun dulu yaitu pasar yang terbakar tahun lalu, untuk pembangunan pasar Wiradesa tahap pertama ini yaitu sebesar Rp 3.696.000.000,-dengan pengerjaan 150 hari kerja kalender," ujarnya.
Bupati KH. Asip mengungkapkan Los yang dibangun ini akan diisi sebanyak 327 pedagang dan 70 beceran eks yang terbakar. "Saya berpesan kepada seluruh pedagang dan dinas terkait untuk bareng-bareng menjaga pasar ini dari kebersihannya, ketertibannya, dan keamanannya. Agar kejadian tahun lalu tidak terjadi lagi," tambahnya.
Selain pembangunan Los Pasar Wiradesa, di hari yang sama Pemkab Pekalongan juga mulai membangun Pasar Sragi. “Anggarannya sebesar Rp 1.591.520.300,- dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender, dengan sumber dana DAK Kementerian Perdagangan RI Tahun 2019. Dan anggaran sebesar itu untuk membangun 43 Kios dan 1 MCK,” tutur Bupati.
Sri Kustini (35) pedagang sayur Pasar Wiradesa mengatakan dirinya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang sudah cepat tanggap dalam pembangunan pasar yang terbakar.
"Alhamdulillah mas, pemerintah sudah peduli terhadap pedagang dengan membangun kembali los pasar yang terbakar. Semoga, pembangunan ini cepat selesai agar semua pedagang bisa menempati kembali ke los nya masing-masing," tambahnya. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Rabu, 31 Juli 2019
Pemerintah Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk selalu berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, agar segera terwujud masyarakat yang lebih makmur dan sejahtera. Berbagai masukan berbagai pihak maupun diikhtiar telah dilakukan untuk mewujudkannya.
Seperti baru baru ini Wakil Bupati Pekalongan Ir. Arini Harimurti memenuhi undangan Kementrian Riset, Tehnologi dan Pendidikan Tinggi Universitas Sriwijaya Sumatra, pada kesempatan ujian terbuka Promosi Doktor Ilmu Hukum Dr. Heriyono, S.H., M.Kn tentang Reoritentasi politik Hukum Pembentukan Undang Undang Penanaman Modal dan Minyak dan Gas Bumi (29/7).
Manurut Arini, desertasi ini selaras dengan kebijakan Pemkab Pekalongan yang saat ini sedang giatnya untuk mengenjot berbagai kebijakan sebagai upaya peningkatan penanaman modal. “Oleh karena itu pihaknya mengajak dinas terkait penanaman modal untuk secara aktif selalu mengikuti, mencari ilmu-ilmu baru, pendapat-pendapat baru, untuk kemajuan dalam melayani masyarakat” terang ibu Wakil Bupati.
KAJEN – Bupati Pekalongan KH. Asiip Kholbihi mengapresiasi terhadap tradisi Legenonan atau sedekah bumi seperti yang dilaksanakan Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (28/7/2019) malam.
Hadir dalam kesempatan itu bersama Bupati, antara lain Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, SH.,S.IK.,M.Si, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto, S.IP.,MMS, Jajaran Kecamatan Karanganyar beserta para Kepala Desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Bupati KH. Asip mengatakan Legenonan merupakan kegiatan tradisi lokal yang sangat baik untuk dijaga dan dilestarikan. Selain itu, adanya kegiatan semacam ini menunjukkan kehidupan masyarakat yang rukun dan guyub.
"Tujuan Legenonan adalah merefleksikan rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil yang diperoleh selama satu tahun ini. Kemudian, kondisi desa yang aman, tentram, gemah ripah loh jinawi ini bisa dijadikan wahana masyarakat untuk bersilaturahmi," kata Bupati
KAJEN - Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si meresmikan pembangunan gedung TK Muslimat NU 01 Pododadi Kecamatan Karanganyar dengan melakukan peletakan batu pertama, Sabtu (27/7/2019).
TK ini akan disetting sebagai TK Muslimat Unggulan di Kabupaten Pekalongan, karena letaknya yang sangat strategis yakni di pinggir jalan raya jalur provinsi. Selain itu juga untuk meningkatkan mutu pendidikan yang naik satu tingkat dari TK pada umumnya.
"Dengan jumlah TK Muslimat yang sudah ada sekitar 176 di Kabupaten Pekalongan, saya harap TK Muslimat NU ini bukan seperti TK pada umumnya. Namun harus menjadi TK Muslimat Unggulan yang mampu menjawab tantangan pendidikan, ini juga baru pertama kali saya datang untuk peletakan batu pertama pembangunan gedung pendidikan tingkat TK," ucap Bupati.
Bupati KH. Asip juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga berterima kasih kepada Keluarga Besar H. Rino yang sudah mewaqafkan tanahnya seluas 1000 meter persegi untuk kepentingan pendidikan.
KAJEN – Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si bersama ribuan warga memadati kawasan komplek Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, untuk meramaikan acara kegiatan olahraga jalan sehat bersama Polri, Minggu (28/7/2019) pagi. Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-73.
Tampak pula Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, SH.,S.IK.,M.Si, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto, S.IP.,MMS., beserta istri, Sekda Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM, Ketua TP PKK Dra. Hj. Munafah Asip Kholbihi mengikuti jalan sehat lebih kurang 2 kilometer.
Adapun rutenya adalah Jalan Raya Mandurorejo ke arah timur sampai di KPU. Dari pertigaan KPU belok ke kiri ke arah utara hingga melewati Kantor Kejaksaan Negeri Kajen dan Pengadilan Agama di Jl. Teuku Umar. Dari pertigaan Kantor Pengadilan Agama dan Dinas Perhubungan, belok kiri ke arah selatan hingga menuju Jalan Raya Mandurorejo kembali dan belok ke kiri ke arah timur hingga finish di pintu gerbang Alun-Alun Kajen.
Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, SH.,S.IK.,M.Si mengatakan, kegiatan diawali dengan jalan sehat yang diikuti oleh sekitar 20.000 peserta. “Sejak pukul 05.30 WIB warga mulai berdatangan. Bahkan hingga pukul 09.00 WIB, semakin banyak masyarakat yang datang dari berbagai arah menuju alun-alun kajen," ujarnya.
Rabu, 31 Juli 2019
Rabu, 31 Juli 2019
Rabu, 31 Juli 2019
Apresiasi untuk Warga Prestasi diperantauan
Apresiasi diucapkan unttk Dr. Heriyono, S.H., M.Kn. yang telah membawa nama baik Kabupaten Pekalongan di luar daerah. Ia memberikan contoh bagi masyarakat agar lebih tekun dan serius dalam menggapai cita-cita. Usia bukan menjadi halangan untuk berhenti berprestasi.
Dr. Heriyono, S.H., M.Kn. merupakan warga desa Api-api, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan yang meraih gelar doctor dengan predikat sangat memuaskan di Ujian terbuka Pormosi Doktor Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya Palembang, Sumatera Selatan
Sosok seperti inilah yang masyarakat butuhkan untuk membantu memajukan Negara Indonesia. Dimana, semakin banyak ilmu yang ia kuasai, maka semakin tunduklah ia terhadap negaranya. Semakin banyak pula ilmu yang ia ketahui, semakin haus pula rasa ingin tahunya.
Sementara itu Dr. Heriyono, S.H., M.Kn menyampaikan Ini merupakan pencapaian akademik tertinggi bagi saya. Semakin kesini semakin saya paham apa yang saya ketahui sedikit. Secara akademis menjadi beban moral bagi saya, untuk semakin menjaga kualitas keilmuan, menjaga ikhtiyar akademis yang harus berkelanjutan..
“Kabupaten Pekalongan memiliki potensi yang luar biasa. Dengan 19 Kecamatan memiliki potensi yang luar biasa apabila dikembangkan. Harapannya Kabupaten Pekalongan bisa bersaing dengan daerah lain. Apalagi dengan prinsip otonomi daerah berharap banyak dengan pemangku kebijakan untuk bisa menjadikan Kabupaten Pekalongan lebih maju”tandasnya (red).
Selasa, 30 Juli 2019
Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Kota Santri itu juga meminta Kades Tangkil Kulon beserta perangkat untuk memantau ibu-ibu hamil yang ada di desa tersebut.
"Kades dan perangkat Desa Tangkil Kulon, tolong pantau ibu-ibu yang sedang hamil. Berikan masukan agar selalu menjaga dan mengontrol kandungannya ke Posyandu," tutur Bupati.(didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Senin, 29 Juli 2019
Menurutnya apabila masyarakatnya rukun dan guyub, maka tugas pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum jadi lebih ringan. Oleh karena itu pihaknya minta kebersamaan, saling pengertian dan gotong-royong seperti ini tetap dipertahankan. Karena gotong royong adalah ciri masyarakat kita, ciri khas bangsa Indonesia.
"Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dihibur dengan penampilan wayang golek dengan dalang Ki Aditia Nugraha asal Kabupaten Pemalang. Ini menunjukkan bahwa Legenonan tidak hanya untuk bersilaturahmi sesama masyarakat tetapi juga untuk melestarikan budaya," jelasnya.
Bupati Asip mengungkapkan Desa Lolong adalah salah satu desa destinasi wisata unggulan di Kabupaten Pekalongan dan banyak program pemerintah di desa ini untuk pemberdayaan pengembangan pariwisata.
"Desa Lolong dikenal keunggulan durennya yang sangat enak sekali. Selain, itu ada wisata air yang cukup bagus. Oleh karena itu, saya berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya Desa Lolong untuk menjaga bersama-sama desa yang indah. Seperti, menjaga kebersihan sampah," tambahnya.(red)
Senin, 29 Juli 2019
Melalui Pengurus Muslimat NU beserta MWC NU Kecamatan Karanganyar telah mengajukan permohonan bantuan kas Ruang Kelas Baru (RKB) kepada Pemkab Pekalongan.
"Melalui dana dari APBD tahun 2019 ini, kami serahkan bantuan senilai Rp 100 juta untuk pembangunan TK. Sisanya, karena ini merupakan TK Muslimat Unggulan yang luasnya 1000 meter persegi tentu membutuhkan banyak sekali anggaran dari iuran warga, donasi dan juga lembaga pendidikan," jelas Bupati Asip.
Diharapkan TK ini bisa menjawab tantangan jaman dan juga orang tua siswa yang bersedia menyerahkan anaknya untuk disekolahkan di TK ini karena dikelola secara Profesional dibawah bimbingan guru-guru yang sudah berpengalaman, serta pengurus yang serius sekali untuk mengembangkan sekolah TK ini.
"Saya berpesan kepada pengurus agar yang besekolah disini pun tidak hanya orang karanganyar saja, tetapi untuk seluruh warga Kabupaten Pekalongan," harap Bupati Asip.(didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Minggu, 28 Juli 2019
Kapolres Pekalongan berharap dalam rangka kegiatan HUT Bhayangkara ke-73 ini, anggota Polri, khususnya personel Polres Pekalongan dapat lebih dekat terhadap masyarakat dan bisa meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk bisa membantu menjaga keamanan, ketertiban dan kedamaian, karena hal itu tidak dapat terwujud tanpa peran serta dan partisipasi masyarakat.
“Mari ke depan kita sama-sama meningkatkan lagi partisipasi untuk menjaga mulai dari lingkungan kita dari tingkat yang terkecil hingga tingkat yang teratas, sehingga apa yang kita inginkan dan kita ciptakan dapat terwujud,” ajak Kapolres.
Sementara itu, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si menyampaikan penghargaan untuk Polres Pekalongan, khususnya yang sudah membuat suasana semakin kondusif.
"Terbukti dengan beberapa event Pemilu seperti Pilkada, Pilpres, dan Pileg seperti kemarin, suasananya kondusif. Dan ini juga ada karena kekompakan dengan unsur-unsur lainnya. Kami sangat mengapresiasi Polres Pekalongan yang telah berhasil mengamankan dengan baik," tutur Bupati.
Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Kota Santri itu megajak seluruh warga masyarakat untuk bersam-sama mendoakan agar Kapolres Pekalongan beserta jajaran tetap diberikan kekuatan lahir dan bathin. Kemudian bisa menjalankan amanah yaitu melindungi, mengayomi, serta memberikan pelayanan terhadap seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan. Yang paling penting lagi seluruh jajaran Polres Pekalongan mempu memberikan yang lebih baik lagi di ulang tahun ke-73.
“Oleh karena itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki kepentingan dengan jajaran Polres Pekalongan silahkan datang akan dilayani dengan baik. Insya Allah seluruh keperluan masyarakat akan dilayani dengan sepenuh hati, dengan senyuman dan profesional,” ungkap Bupati.
Bupati berharap dengan acara HUT Bhayangkara ke-73 soliditas, kerukunan, kedamaian, serta kemantapan kita dalam membangun masyarakat Kabupaten Pekalongan akan semakin baik.
“Saya berpesan kepada warga masyarakat Kota Santri mari rukun agawe santoso harus kita jaga terus, dan tidak boleh ada yang bertikai. Dan melalui kegiatan Jalan Sehat HUT Bhayangkara ke-73 ini kita jadikan sebagai sarana untuk silaturahmi, bertemu sesama saudara, sesama tetangga, sesama warga Kabupaten Pekalongan,” imbuhnya.
Jalan Sehat HUT Bhayangkara ke-73 berhadiah 1 (satu) unit mobil sebagai hadiah utamanya. Juga hadiah 3 (tiga) buah sepeda motor dan banyak hadiah hiburan lainnya. Turut meramaikan acara HUT Bhayangkara tersebut berupa hiburan dari Bintang Pantura yakni Netta Morenza dan kawan-kawan. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Minggu, 28 Juli 2019