Pelayanan PPID


Berita terbaru dari PPID Kabupaten Pekalongan

Berita terbaru dari PPID Kabupaten Pekalongan
WONOPRINGGO – Semangat kerukunan dan kreativitas masyarakat Kabupaten Pekalongan kembali terlihat dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Hal tersebut tampak dalam kegiatan Karnaval Kecamatan Wonopringgo yang berlangsung di Jalan Raya Wonopringgo, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kreativitas dan ekspresi masyarakat. Menariknya, berbagai kreasi yang ditampilkan merupakan hasil swadaya masyarakat, menjadi gambaran kuat tentang semangat gotong royong dan kebersamaan warga.
Plt. Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., turut hadir dan berbaur bersama masyarakat. Ia bahkan berjalan kaki menyusuri lokasi untuk menyapa warga yang antusias mengikuti kegiatan.
“Yang sesungguhnya, kerukunan kita sebagai warga Pekalongan, khususnya di Wonopringgo, ditunjukkan melalui tumpahan kreativitas dan ekspresi yang luar biasa. Semuanya dilakukan dengan dana swadaya masyarakat sendiri, dan ini sangat-sangat luar biasa,” ujar Sukirman.
Menurutnya, kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat merupakan bentuk nyata kerukunan yang harus terus dipertahankan di Kabupaten Pekalongan.
“Inilah bentuk kerukunan yang sesungguhnya ada di Kabupaten Pekalongan dan harus terus kita pertahankan,” tegasnya.
Sukirman mengaku banyak hal yang berkesan dalam kegiatan tersebut. Selain kreativitas masyarakat yang beragam, sejumlah pesan dan kampanye positif juga turut disampaikan, di antaranya kampanye antikorupsi, pembangunan Makan Bergizi Gratis (MBG), serta Koperasi Merah Putih.
“Tentu semuanya berkesan. Banyak kreativitas, banyak ekspresi, dan banyak terobosan-terobosan baru. Ada juga kampanye antikorupsi, kampanye pembangunan MBG, Koperasi Merah Putih, dan seterusnya,” ungkapnya.
Suasana semakin meriah ketika Sukirman turut terlibat dalam salah satu atraksi di tengah kegiatan. Ia menyebut momen tersebut menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan.
“Yang paling berkesan adalah ketika saya ‘ndredek’ di atas tadi,” ujarnya.
Sukirman menjelaskan, keterlibatannya tersebut bukan kali pertama. Ia menyebut Marching Band Chondro Kirono sudah memiliki kedekatan dengan dirinya dan sebelumnya juga pernah melibatkannya dalam sebuah acara.
“Memang Marching Band Chondro Kirono sudah terbiasa dengan kita. Dulu, pada saat pagelaran hari ulang tahunnya, saya juga sempat dinaikkan di dalam sebuah event tertentu,” jelasnya.
Ia berharap semangat kebersamaan, gotong royong, kreativitas, dan kerukunan yang ditunjukkan masyarakat Wonopringgo dapat terus dijaga dan menjadi kekuatan dalam membangun Kabupaten Pekalongan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat melalui suasana perayaan kemerdekaan yang penuh kegembiraan, kebersamaan, serta semangat persatuan.
Kamis, 20 Agustus 2026
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus memproses pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) sebagai bagian dari upaya memperkuat dan menata birokrasi daerah. Proses tersebut saat ini telah memasuki tahapan penyampaian nama-nama unggulan kepada publik untuk mendapatkan masukan dan informasi dari masyarakat.
Plt. Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., mengatakan proses pengisian JPT telah berjalan sesuai tahapan yang ditetapkan. Nama-nama kandidat unggulan juga telah diumumkan kepada masyarakat untuk memperoleh tanggapan sebelum nantinya ditetapkan.
“Untuk JPT, prosesnya sudah berjalan. Nama-nama unggulan juga sudah kita umumkan kepada publik. Saat ini kita sedang menunggu masukan dan informasi dari masyarakat,” ujar Sukirman usai upacara Hut RI ke 81, Senin (17/8/2026).
Menurutnya, Pengisian jabatan tersebut diharapkan mampu memperkuat soliditas jajaran birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan pengisian jabatan ini, tentu kita berharap tim semakin solid dan semakin baik dalam bekerja, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Sukirman menegaskan, pengisian JPT juga menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam menata dan memperbarui birokrasi. Para pejabat yang nantinya mengisi jabatan tersebut akan diberikan target dan sejumlah agenda kerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Target tersebut, lanjutnya, akan mengacu pada capaian yang telah diraih sebelumnya, sekaligus menjadi instrumen untuk memperbaiki berbagai hal yang masih perlu ditingkatkan.
“Dalam konteks menata birokrasi, memperbarui birokrasi, serta mengubah kembali pola kerja dan visi misi birokrasi, para pengisi jabatan ini tentu akan kita berikan target dan sejumlah agenda sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing,” jelasnya.
Selain pengisian JPT, penataan birokrasi juga akan dilakukan pada pejabat di tingkat eselon III dan seterusnya. Evaluasi akan menjadi bagian penting untuk memastikan setiap pejabat mampu menjalankan tugas dan memenuhi target serta indikator kinerja yang telah ditetapkan.
Sukirman menyampaikan, evaluasi terhadap kinerja dan integritas pejabat akan dilakukan secara periodik. Apabila terdapat pejabat yang tidak mampu memenuhi target maupun indikator yang telah ditentukan, Pemkab Pekalongan akan mengambil langkah evaluasi dan penyegaran organisasi.
“Kalau kemudian target-target dan indikator yang telah ditetapkan tidak tercapai, tentu kita akan meminta dengan hormat untuk dilakukan perpindahan tugas,” tegasnya.
Ia menambahkan, seluruh proses penataan birokrasi saat ini masih berjalan. Untuk pengisian JPT, proses seleksi dan tahapan terkait masih berlangsung, sedangkan untuk pejabat eselon III dan seterusnya akan dilakukan penyegaran apabila berdasarkan evaluasi ditemukan hal-hal yang perlu diperbaiki.
“Semuanya masih dalam proses. Untuk pengisian JPT, prosesnya sedang berjalan. Sementara untuk pejabat eselon III dan seterusnya, apabila memang ada yang perlu diperbaiki, tentu akan dilakukan penyegaran,” pungkasnya.
Sesuai jadwal yang disampaikan Kementerian Dalam Negeri, proses penataan tersebut diperkirakan berlangsung pada September hingga Oktober 2026. Langkah ini diharapkan semakin memperkuat efektivitas birokrasi Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam menjalankan program pembangunan dan memberikan pelayanan publik yang optimal.
Selasa, 18 Agustus 2026
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Plt. Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., saat menghadiri Resepsi HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan, Senin malam (17/8/2026).
Dalam sambutannya, Sukirman menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan, tentu saja kami menyampaikan selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Mari sama-sama kita wujudkan Indonesia yang berdaulat, Indonesia yang adil, dan Indonesia yang makmur,” ujarnya.
Menurutnya, semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui pengabdian sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Setiap elemen memiliki peran dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
“Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kita masing-masing, di bidang masing-masing, mari kita terus memberikan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari cita-cita dan harapan yang kita perjuangkan bersama,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Sukirman juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para sesepuh, pinisepuh, tokoh masyarakat, pejuang kemerdekaan, serta para veteran yang telah memberikan jasa dan pengorbanan bagi bangsa dan negara.
Ia menegaskan, kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan para pendahulu sekaligus menjadi modal bagi generasi penerus untuk melanjutkan pembangunan.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas jasa dan pengorbanan yang telah diberikan sehingga menghadiahkan kepada kami nikmat kemerdekaan. Kemerdekaan ini menjadi modal besar bagi kami untuk terus berkarya dan memajukan bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Sukirman menjelaskan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI setiap tahunnya berjalan beriringan dengan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan. Karena itu, rangkaian kegiatan yang digelar cukup panjang dan melibatkan berbagai unsur.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk melibatkan masyarakat sekaligus memperkuat konsolidasi internal Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
“Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tahunnya selalu bertepatan atau beriringan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan. Sehingga rangkaiannya pasti merupakan berbagai kegiatan yang panjang,” jelasnya.
Ia menambahkan, berbagai kegiatan dalam rangkaian peringatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, serta seluruh stakeholder dalam membangun Kabupaten Pekalongan.
“Seiring sejalannya peringatan kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, gotong royong, serta semangat membangun Kabupaten Pekalongan,” pungkasnya.
Selasa, 18 Agustus 2026
Kajen - Pelaksanaan upacara penurunan bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Senin (17/8/2026) sore, berlangsung lancar dan khidmat.
Kelancaran prosesi tersebut mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, yang bertugas sebagai inspektur upacara.
Abdul Munir menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas, terutama Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang telah menjalankan tugas dengan penuh keseriusan dan tanggung jawab.
Menurutnya, seluruh rangkaian upacara dapat terlaksana dengan baik dalam suasana yang damai dan nyaman. Kondisi cuaca yang mendukung juga turut menunjang kelancaran kegiatan.
“Saya berterima kasih kepada anak-anak semua yang telah bertugas menurunkan bendera, kemudian tim aubade yang begitu serius dan tekun, sehingga pelaksanaan alhamdulillah lancar, tidak ada sesuatu yang menghalangi,” ujar Abdul Munir.
Apresiasi tersebut juga dirasakan oleh para petugas Paskibraka. Muhammad Fildan Hakim, siswa SMA Negeri 1 Bojong, mengaku bersyukur sekaligus senang setelah berhasil menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih.
“Alhamdulillah, menurut saya benar-benar sangat senang sekali karena pengibaran dan juga penurunan Sang Saka Merah Putih bisa dilaksanakan dengan baik dan benar tanpa kesalahan sama sekali,” kata Fildan.
Hal senada disampaikan Gita Ragil Apriliana, yang juga berasal dari SMA Negeri 1 Bojong. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekannya yang telah bekerja keras selama menjalani proses persiapan hingga pelaksanaan tugas.
“Alhamdulillah dan terima kasih juga buat rekan-rekan saya yang sudah bekerja keras selama ini. Kami juga bersyukur telah menurunkan dan menaikkan bendera dengan lancar,” ungkap Gita.
Bagi Gita, tugas sebagai Paskibraka bukan sekadar menjalankan prosesi upacara. Semangat Merah Putih diharapkan terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari setelah rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan selesai.
Sementara itu, Abdul Munir berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat semakin memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan sinergi dan semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Pekalongan menuju masyarakat yang adil dan makmur.
“Harapannya, dengan momentum peringatan 17 Agustus, Hari Kemerdekaan ke-81 ini, kita semakin meningkatkan persatuan dan kesatuan, sinergi bersama, serta gotong royong untuk membangun masyarakat yang adil dan makmur,” pungkasnya.
Senin, 17 Agustus 2026
KAJEN – Rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan mulai dilaksanakan. Berbagai kegiatan telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda, serta masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S., usai Upacara HUT ke 81 RI di Alun-Alun Kajen, Senin (17/8/2026). Ia menyampaikan, rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pekalongan tahun ini diisi dengan beragam kegiatan, mulai dari perlombaan hingga kegiatan olahraga.
“Saya sekaligus menginformasikan bahwa rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan sudah mulai berjalan. Di antaranya dengan melibatkan seluruh OPD melalui berbagai macam kegiatan, lomba, dan kegiatan lainnya, termasuk mini soccer,” ujar Sukirman.
Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan Hari Jadi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan sinergi antarunsur pemerintahan serta masyarakat.
Sukirman menambahkan, salah satu agenda olahraga yang akan dilaksanakan adalah mini soccer. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mencoba lapangan baru yang diharapkan nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat Kabupaten Pekalongan.
“Besok kita juga akan mencoba lapangan baru untuk mini soccer yang nantinya diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat. Seluruh Forkopimda juga akan terlibat,” katanya.
Lebih lanjut, Sukirman menyampaikan bahwa puncak rangkaian Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan akan dimeriahkan dengan Pekan Raya Kajen yang akan berlangsung selama tujuh hari.
Pekan Raya Kajen diharapkan menjadi ruang promosi dan pemasaran bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten Pekalongan. Berbagai produk unggulan daerah akan ditampilkan dan ditawarkan kepada masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi wadah untuk menjajakan dan menawarkan berbagai produk UMKM dan UKM dari Kabupaten Pekalongan, termasuk produk-produk para pelaku usaha dan UMKM Kabupaten Pekalongan,” jelasnya.
Selain kegiatan tersebut, Pemkab Pekalongan juga akan melaksanakan ziarah ke makam para pendiri dan sesepuh Kabupaten Pekalongan sebagai bentuk penghormatan sekaligus mengenang jasa para tokoh yang telah memberikan kontribusi bagi daerah.
Salah satu makam yang akan diziarahi yakni makam Mandurorejo yang berada di Kabupaten Kendal.
Rangkaian Hari Jadi juga akan semakin semarak dengan pagelaran wayang kulit dengan lakon “Semar Bangun Kaya”. Pagelaran budaya tersebut akan menghadirkan dalang sebagaimana telah diumumkan dalam flyer kegiatan serta bintang tamu Niken Salindri.
Sukirman mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk turut hadir dan menyaksikan berbagai rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan.
“Kita berharap masyarakat dapat bersama-sama menyaksikan kegiatan tersebut pada 26 Agustus 2026,” pungkasnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Pekalongan berharap peringatan Hari Jadi ke-404 tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menggerakkan perekonomian daerah, memperkuat kebersamaan, serta melestarikan budaya lokal.
Senin, 17 Agustus 2026
KAJEN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat serta mendorong pembangunan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S., usai mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun Kajen, Senin (17/8/2026).
Sukirman mengajak seluruh komponen bangsa, khususnya masyarakat Kabupaten Pekalongan, untuk bersama-sama mengisi kemerdekaan dengan semangat mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan sejahtera.
“Alhamdulillah, kita baru saja memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kita mengajak seluruh komponen bangsa, khususnya masyarakat Kabupaten Pekalongan, untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan sejahtera,” ujar Sukirman.
Menurutnya, semangat kemerdekaan tersebut perlu diwujudkan melalui berbagai kebijakan dan program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Upaya tersebut, kata dia, tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para pemangku kepentingan.
“Tentu semangat tersebut kita ejawantahkan melalui kebijakan-kebijakan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, dengan didukung segenap unsur Forkopimda dan seluruh stakeholder yang ada,” katanya.
Lebih lanjut, Sukirman menegaskan bahwa kemerdekaan harus menjadi spirit bagi pemerintah daerah untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, momentum kemerdekaan juga menjadi pengingat untuk terus mengejar berbagai ketertinggalan yang masih perlu diperbaiki.
“Semangat kemerdekaan ini menjadi spirit bagi kita untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan sekaligus mengejar berbagai ketertinggalan yang memang masih perlu kita perbaiki,” ungkapnya.
Sukirman juga memaknai angka 81 pada HUT Kemerdekaan RI tahun ini secara filosofis. Jika angka 8 dan 1 dijumlahkan, hasilnya adalah angka 9 yang menurutnya dapat dimaknai sebagai simbol pencapaian dan prestasi tertinggi.
“Kalau angka 81 ini kita otak-atik, 8 ditambah 1 menjadi 9. Insyaallah, angka 9 ini merupakan angka keberuntungan, angka puncak tertinggi yang akan kita raih,” tuturnya.
Ia berharap filosofi tersebut dapat menjadi doa dan semangat bersama bagi seluruh masyarakat serta Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk terus meningkatkan capaian pembangunan dan meraih prestasi terbaik.
“Mudah-mudahan menjadi simbol prestasi tertinggi bagi Kabupaten Pekalongan,” pungkasnya.
Senin, 17 Agustus 2026
WONOPRINGGO – Semangat kerukunan dan kreativitas masyarakat Kabupaten Pekalongan kembali terlihat dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Hal tersebut tampak dalam kegiatan Karnaval Kecamatan Wonopringgo yang berlangsung di Jalan Raya Wonopringgo, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kreativitas dan ekspresi masyarakat. Menariknya, berbagai kreasi yang ditampilkan merupakan hasil swadaya masyarakat, menjadi gambaran kuat tentang semangat gotong royong dan kebersamaan warga.
Plt. Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., turut hadir dan berbaur bersama masyarakat. Ia bahkan berjalan kaki menyusuri lokasi untuk menyapa warga yang antusias mengikuti kegiatan.
“Yang sesungguhnya, kerukunan kita sebagai warga Pekalongan, khususnya di Wonopringgo, ditunjukkan melalui tumpahan kreativitas dan ekspresi yang luar biasa. Semuanya dilakukan dengan dana swadaya masyarakat sendiri, dan ini sangat-sangat luar biasa,” ujar Sukirman.
Menurutnya, kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat merupakan bentuk nyata kerukunan yang harus terus dipertahankan di Kabupaten Pekalongan.
“Inilah bentuk kerukunan yang sesungguhnya ada di Kabupaten Pekalongan dan harus terus kita pertahankan,” tegasnya.
Sukirman mengaku banyak hal yang berkesan dalam kegiatan tersebut. Selain kreativitas masyarakat yang beragam, sejumlah pesan dan kampanye positif juga turut disampaikan, di antaranya kampanye antikorupsi, pembangunan Makan Bergizi Gratis (MBG), serta Koperasi Merah Putih.
“Tentu semuanya berkesan. Banyak kreativitas, banyak ekspresi, dan banyak terobosan-terobosan baru. Ada juga kampanye antikorupsi, kampanye pembangunan MBG, Koperasi Merah Putih, dan seterusnya,” ungkapnya.
Suasana semakin meriah ketika Sukirman turut terlibat dalam salah satu atraksi di tengah kegiatan. Ia menyebut momen tersebut menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan.
“Yang paling berkesan adalah ketika saya ‘ndredek’ di atas tadi,” ujarnya.
Sukirman menjelaskan, keterlibatannya tersebut bukan kali pertama. Ia menyebut Marching Band Chondro Kirono sudah memiliki kedekatan dengan dirinya dan sebelumnya juga pernah melibatkannya dalam sebuah acara.
“Memang Marching Band Chondro Kirono sudah terbiasa dengan kita. Dulu, pada saat pagelaran hari ulang tahunnya, saya juga sempat dinaikkan di dalam sebuah event tertentu,” jelasnya.
Ia berharap semangat kebersamaan, gotong royong, kreativitas, dan kerukunan yang ditunjukkan masyarakat Wonopringgo dapat terus dijaga dan menjadi kekuatan dalam membangun Kabupaten Pekalongan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat melalui suasana perayaan kemerdekaan yang penuh kegembiraan, kebersamaan, serta semangat persatuan.
Kamis, 20 Agustus 2026
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus memproses pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) sebagai bagian dari upaya memperkuat dan menata birokrasi daerah. Proses tersebut saat ini telah memasuki tahapan penyampaian nama-nama unggulan kepada publik untuk mendapatkan masukan dan informasi dari masyarakat.
Plt. Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., mengatakan proses pengisian JPT telah berjalan sesuai tahapan yang ditetapkan. Nama-nama kandidat unggulan juga telah diumumkan kepada masyarakat untuk memperoleh tanggapan sebelum nantinya ditetapkan.
“Untuk JPT, prosesnya sudah berjalan. Nama-nama unggulan juga sudah kita umumkan kepada publik. Saat ini kita sedang menunggu masukan dan informasi dari masyarakat,” ujar Sukirman usai upacara Hut RI ke 81, Senin (17/8/2026).
Menurutnya, Pengisian jabatan tersebut diharapkan mampu memperkuat soliditas jajaran birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan pengisian jabatan ini, tentu kita berharap tim semakin solid dan semakin baik dalam bekerja, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Sukirman menegaskan, pengisian JPT juga menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam menata dan memperbarui birokrasi. Para pejabat yang nantinya mengisi jabatan tersebut akan diberikan target dan sejumlah agenda kerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Target tersebut, lanjutnya, akan mengacu pada capaian yang telah diraih sebelumnya, sekaligus menjadi instrumen untuk memperbaiki berbagai hal yang masih perlu ditingkatkan.
“Dalam konteks menata birokrasi, memperbarui birokrasi, serta mengubah kembali pola kerja dan visi misi birokrasi, para pengisi jabatan ini tentu akan kita berikan target dan sejumlah agenda sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing,” jelasnya.
Selain pengisian JPT, penataan birokrasi juga akan dilakukan pada pejabat di tingkat eselon III dan seterusnya. Evaluasi akan menjadi bagian penting untuk memastikan setiap pejabat mampu menjalankan tugas dan memenuhi target serta indikator kinerja yang telah ditetapkan.
Sukirman menyampaikan, evaluasi terhadap kinerja dan integritas pejabat akan dilakukan secara periodik. Apabila terdapat pejabat yang tidak mampu memenuhi target maupun indikator yang telah ditentukan, Pemkab Pekalongan akan mengambil langkah evaluasi dan penyegaran organisasi.
“Kalau kemudian target-target dan indikator yang telah ditetapkan tidak tercapai, tentu kita akan meminta dengan hormat untuk dilakukan perpindahan tugas,” tegasnya.
Ia menambahkan, seluruh proses penataan birokrasi saat ini masih berjalan. Untuk pengisian JPT, proses seleksi dan tahapan terkait masih berlangsung, sedangkan untuk pejabat eselon III dan seterusnya akan dilakukan penyegaran apabila berdasarkan evaluasi ditemukan hal-hal yang perlu diperbaiki.
“Semuanya masih dalam proses. Untuk pengisian JPT, prosesnya sedang berjalan. Sementara untuk pejabat eselon III dan seterusnya, apabila memang ada yang perlu diperbaiki, tentu akan dilakukan penyegaran,” pungkasnya.
Sesuai jadwal yang disampaikan Kementerian Dalam Negeri, proses penataan tersebut diperkirakan berlangsung pada September hingga Oktober 2026. Langkah ini diharapkan semakin memperkuat efektivitas birokrasi Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam menjalankan program pembangunan dan memberikan pelayanan publik yang optimal.
Selasa, 18 Agustus 2026
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Plt. Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., saat menghadiri Resepsi HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan, Senin malam (17/8/2026).
Dalam sambutannya, Sukirman menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan, tentu saja kami menyampaikan selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Mari sama-sama kita wujudkan Indonesia yang berdaulat, Indonesia yang adil, dan Indonesia yang makmur,” ujarnya.
Menurutnya, semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui pengabdian sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Setiap elemen memiliki peran dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
“Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kita masing-masing, di bidang masing-masing, mari kita terus memberikan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari cita-cita dan harapan yang kita perjuangkan bersama,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Sukirman juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para sesepuh, pinisepuh, tokoh masyarakat, pejuang kemerdekaan, serta para veteran yang telah memberikan jasa dan pengorbanan bagi bangsa dan negara.
Ia menegaskan, kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan para pendahulu sekaligus menjadi modal bagi generasi penerus untuk melanjutkan pembangunan.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas jasa dan pengorbanan yang telah diberikan sehingga menghadiahkan kepada kami nikmat kemerdekaan. Kemerdekaan ini menjadi modal besar bagi kami untuk terus berkarya dan memajukan bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Sukirman menjelaskan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI setiap tahunnya berjalan beriringan dengan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan. Karena itu, rangkaian kegiatan yang digelar cukup panjang dan melibatkan berbagai unsur.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk melibatkan masyarakat sekaligus memperkuat konsolidasi internal Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
“Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tahunnya selalu bertepatan atau beriringan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan. Sehingga rangkaiannya pasti merupakan berbagai kegiatan yang panjang,” jelasnya.
Ia menambahkan, berbagai kegiatan dalam rangkaian peringatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, serta seluruh stakeholder dalam membangun Kabupaten Pekalongan.
“Seiring sejalannya peringatan kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, gotong royong, serta semangat membangun Kabupaten Pekalongan,” pungkasnya.
Selasa, 18 Agustus 2026
Kajen - Pelaksanaan upacara penurunan bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Senin (17/8/2026) sore, berlangsung lancar dan khidmat.
Kelancaran prosesi tersebut mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, yang bertugas sebagai inspektur upacara.
Abdul Munir menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas, terutama Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang telah menjalankan tugas dengan penuh keseriusan dan tanggung jawab.
Menurutnya, seluruh rangkaian upacara dapat terlaksana dengan baik dalam suasana yang damai dan nyaman. Kondisi cuaca yang mendukung juga turut menunjang kelancaran kegiatan.
“Saya berterima kasih kepada anak-anak semua yang telah bertugas menurunkan bendera, kemudian tim aubade yang begitu serius dan tekun, sehingga pelaksanaan alhamdulillah lancar, tidak ada sesuatu yang menghalangi,” ujar Abdul Munir.
Apresiasi tersebut juga dirasakan oleh para petugas Paskibraka. Muhammad Fildan Hakim, siswa SMA Negeri 1 Bojong, mengaku bersyukur sekaligus senang setelah berhasil menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih.
“Alhamdulillah, menurut saya benar-benar sangat senang sekali karena pengibaran dan juga penurunan Sang Saka Merah Putih bisa dilaksanakan dengan baik dan benar tanpa kesalahan sama sekali,” kata Fildan.
Hal senada disampaikan Gita Ragil Apriliana, yang juga berasal dari SMA Negeri 1 Bojong. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekannya yang telah bekerja keras selama menjalani proses persiapan hingga pelaksanaan tugas.
“Alhamdulillah dan terima kasih juga buat rekan-rekan saya yang sudah bekerja keras selama ini. Kami juga bersyukur telah menurunkan dan menaikkan bendera dengan lancar,” ungkap Gita.
Bagi Gita, tugas sebagai Paskibraka bukan sekadar menjalankan prosesi upacara. Semangat Merah Putih diharapkan terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari setelah rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan selesai.
Sementara itu, Abdul Munir berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat semakin memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan sinergi dan semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Pekalongan menuju masyarakat yang adil dan makmur.
“Harapannya, dengan momentum peringatan 17 Agustus, Hari Kemerdekaan ke-81 ini, kita semakin meningkatkan persatuan dan kesatuan, sinergi bersama, serta gotong royong untuk membangun masyarakat yang adil dan makmur,” pungkasnya.
Senin, 17 Agustus 2026
KAJEN – Rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan mulai dilaksanakan. Berbagai kegiatan telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda, serta masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S., usai Upacara HUT ke 81 RI di Alun-Alun Kajen, Senin (17/8/2026). Ia menyampaikan, rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pekalongan tahun ini diisi dengan beragam kegiatan, mulai dari perlombaan hingga kegiatan olahraga.
“Saya sekaligus menginformasikan bahwa rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan sudah mulai berjalan. Di antaranya dengan melibatkan seluruh OPD melalui berbagai macam kegiatan, lomba, dan kegiatan lainnya, termasuk mini soccer,” ujar Sukirman.
Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan Hari Jadi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan sinergi antarunsur pemerintahan serta masyarakat.
Sukirman menambahkan, salah satu agenda olahraga yang akan dilaksanakan adalah mini soccer. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mencoba lapangan baru yang diharapkan nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat Kabupaten Pekalongan.
“Besok kita juga akan mencoba lapangan baru untuk mini soccer yang nantinya diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat. Seluruh Forkopimda juga akan terlibat,” katanya.
Lebih lanjut, Sukirman menyampaikan bahwa puncak rangkaian Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan akan dimeriahkan dengan Pekan Raya Kajen yang akan berlangsung selama tujuh hari.
Pekan Raya Kajen diharapkan menjadi ruang promosi dan pemasaran bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten Pekalongan. Berbagai produk unggulan daerah akan ditampilkan dan ditawarkan kepada masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi wadah untuk menjajakan dan menawarkan berbagai produk UMKM dan UKM dari Kabupaten Pekalongan, termasuk produk-produk para pelaku usaha dan UMKM Kabupaten Pekalongan,” jelasnya.
Selain kegiatan tersebut, Pemkab Pekalongan juga akan melaksanakan ziarah ke makam para pendiri dan sesepuh Kabupaten Pekalongan sebagai bentuk penghormatan sekaligus mengenang jasa para tokoh yang telah memberikan kontribusi bagi daerah.
Salah satu makam yang akan diziarahi yakni makam Mandurorejo yang berada di Kabupaten Kendal.
Rangkaian Hari Jadi juga akan semakin semarak dengan pagelaran wayang kulit dengan lakon “Semar Bangun Kaya”. Pagelaran budaya tersebut akan menghadirkan dalang sebagaimana telah diumumkan dalam flyer kegiatan serta bintang tamu Niken Salindri.
Sukirman mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk turut hadir dan menyaksikan berbagai rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan.
“Kita berharap masyarakat dapat bersama-sama menyaksikan kegiatan tersebut pada 26 Agustus 2026,” pungkasnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Pekalongan berharap peringatan Hari Jadi ke-404 tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menggerakkan perekonomian daerah, memperkuat kebersamaan, serta melestarikan budaya lokal.
Senin, 17 Agustus 2026
KAJEN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat serta mendorong pembangunan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S., usai mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun Kajen, Senin (17/8/2026).
Sukirman mengajak seluruh komponen bangsa, khususnya masyarakat Kabupaten Pekalongan, untuk bersama-sama mengisi kemerdekaan dengan semangat mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan sejahtera.
“Alhamdulillah, kita baru saja memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kita mengajak seluruh komponen bangsa, khususnya masyarakat Kabupaten Pekalongan, untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan sejahtera,” ujar Sukirman.
Menurutnya, semangat kemerdekaan tersebut perlu diwujudkan melalui berbagai kebijakan dan program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Upaya tersebut, kata dia, tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para pemangku kepentingan.
“Tentu semangat tersebut kita ejawantahkan melalui kebijakan-kebijakan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, dengan didukung segenap unsur Forkopimda dan seluruh stakeholder yang ada,” katanya.
Lebih lanjut, Sukirman menegaskan bahwa kemerdekaan harus menjadi spirit bagi pemerintah daerah untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, momentum kemerdekaan juga menjadi pengingat untuk terus mengejar berbagai ketertinggalan yang masih perlu diperbaiki.
“Semangat kemerdekaan ini menjadi spirit bagi kita untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan sekaligus mengejar berbagai ketertinggalan yang memang masih perlu kita perbaiki,” ungkapnya.
Sukirman juga memaknai angka 81 pada HUT Kemerdekaan RI tahun ini secara filosofis. Jika angka 8 dan 1 dijumlahkan, hasilnya adalah angka 9 yang menurutnya dapat dimaknai sebagai simbol pencapaian dan prestasi tertinggi.
“Kalau angka 81 ini kita otak-atik, 8 ditambah 1 menjadi 9. Insyaallah, angka 9 ini merupakan angka keberuntungan, angka puncak tertinggi yang akan kita raih,” tuturnya.
Ia berharap filosofi tersebut dapat menjadi doa dan semangat bersama bagi seluruh masyarakat serta Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk terus meningkatkan capaian pembangunan dan meraih prestasi terbaik.
“Mudah-mudahan menjadi simbol prestasi tertinggi bagi Kabupaten Pekalongan,” pungkasnya.
Senin, 17 Agustus 2026