KAJEN - Kecamatan Kandangserang akan mendapat alokasi anggaran yang besar untuk merehabilitasi jalan pada tahun 2023 ini, untuk itu masyarakat khususnya para siswa untuk bersabar karena akan banyak jalan yang akan diperbaiki.
Demikian disampaikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E.,M.M saat kegiatan Bupati Fadia Arafiq menyapa yang diselenggarakan SMAN 1 Kandangserang, Rabu (8/03/2023).
Bupati Fadia menyapa adalah program Bupati Pekalongan ke Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah Kab. Pekalongan dalam rangka mensosialisasikan Pencegahan Pemberatasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), penanggulangan kekerasan di sekolah (bullying), pencegahan pernikahan dini, pencegahan terjadinya tawuran antar pelajar/tawuran antara kelompok, serta program unggulan Pemkab Pekalongan lainnya.
Menurutnya, setelah menjabat sebagai bupati, dirinya mendapat warisan berupa banyak jalan yang rusak, selain itu juga ada persoalan banjir dan juga longsor di daerah atas. Sehingga harus secara bertahap diselesaikan. “tetapi saya berkomitmen, sesuai visi misi ‘setara’ saya tidak mau ada perbedaan antara daerah atas dan bawah, sehingga saya alokasikan anggaran infrastruktur yang banyak di daerah atas,” katanya.
Kepada siswa dan siswi SMAN 1 Kandangserang, Fadia menyampaikan himbauan agar menjauhi Narkoba, karena ga keren dan akan merugikan diri kita, menghancurkan masa depan kita dan juga membuat sedih dan malu orang tua kita. Fadia juga menghimbau agar para siswa dan siswi waspada terhadap oknum – oknum yang memanfaatkan anak-anak sekolah menjadi kurir narkoba untuk menyebarluaskan narkoba yang berakibat pada rusaknya masa depan.
Lebih lanjut, Bupati juga memberikan pesan khususnya kepada siswa- siswi SMAN 1 Kandangserang agar tidak buru-buru menikah setelah lulus. “Jangan terlena oleh cinta, saya minta kalian kejar cita – cita dulu, matangkan diri kalian dulu, bikin bangga orang tua dulu, jangan langsung kawin, jadilah anak yang mampu mengangkat derajat hidup orang tua, dan Ibu yakin kalian bisa, karena di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha dan berdoa,” ungkap Fadia.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Kandangserang Bambang Wirudi menuturkan bahwa kedatangan bupati memberikan motivasi sekolah untuk untuk berprestasi serta memberikan rasa bahagia khususnya para siswa. “terimkasih atas kedatangannya kepada Ibu Bupati di sekolah kami, semoga dengan kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan ini bisa memberi dorongan semangat kepada kami semua untuk lebih bersemangat lagi dalam belajar dan meraih cita-cita,” katanya.
Rabu, 8 Maret 2023
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengajak masyarakat yang belum memiliki Sertifikat hak atas tanah untuk memanfaatkan Kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2023 yang telah disediakan.
Demikian dikatakan Bupati Pekalongan dalam kegiatan penyerahan Sertifikat Hak Atas Tanah Kegiatan PTSL Tahun Anggaran 2022 di Desa Bodas Kecamatan Kandangserang, Rabu (08/03/23). “Saya himbau khususnya kepada Pak Lurah yang warganya masih belum mempunyai sertifikat. Ini saatnya untuk mengurus sertifikat dengan gratis tidak ada biaya,” ujar
KAJEN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pekalongan meminta agar warga masyarakat dapat ikut mengawasi penerangan jalan umum (PJU) di wilayah Kota Santri. Pasalnya, belakangan terjadi pencurian suku cadang PJU berupa kontaktor dan timer yang mengakibatkan padamnya ratusan lampu PJU di wilayah Kabupaten Pekalongan.
KAJEN - Sudah menjadi kebiasaan bagi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E,.M.M jika berkunjung ke masyarakat pada saat bertepatan hari Jumat, yakni dirinya memberikan bantuan kepada orang-orang yang kurang mampu serta memberikan bantuan ke Masjid. Seperti yang dilakukan saat Bupati berada di Kecamatan Paninggaran karena ada beberapa kegiatan, Jumat (24/2/2023). Dirinya memberikan 50 paket sembako kepada masyarakat yang kurang mampu serta memberikan bantuan ke Masjid Khoirul Huda.
Ajakan tersebut bukan tanpa alasan, Bupati Pekalongan menjelaskan bahwa melalui PTSL, masyarakat bisa memperoleh sertifikat secara gratis. “Kalaupun ada biaya 150 ribu itu setahu saya hanya untuk dibelikan patok untuk tanah atau rumah warga sendiri, fotokopi surat-surat, dan materai saja,” jelasnya.
Dikatakan bupati untuk kuota PTSL di Kabupaten Pekalongan masih ada 27 ribuan, untuk itu dirinya meminta kepada masyarakat dan Kepala Desa untuk bergerak cepat untuk mengurus persyaratan program ini. “di Desa Bodas, hari ini kita serahkan 1.125 sertifikat tanah kepada warga, semoga program ini bermanfaat serta sertifikatnya bisa nginep lama dirumah, tidak ke Bank atau ke Koperasi,” ucap Fadia.
Selain itu bupati juga menyampaikan berbagai program Pemkab Pekalongan diantaranya peningkatan infrastruktur, kesehatan gratis dan juga dalam bidang pendidikan. “untuk peningkatan jalan, Kandangserang ini termasuk yang mendapat alokasi anggaran yang banyak, serta program kesehatan gratis yang bisa dimanfaatkan cukup dengan KTP dan alokasi untuk pendidikan yang nilainya cukup besar. Karena saya ingin para siswa nyaman belajar di sekolah,” paparnya.
Sementara itu Kepala Desa Bodas Kecamatan Kandangserang, Waskito berterimakasih kepada Bupati Pekalongan dan BPN atas diserahkannya sertifikat masal program PTSL di desanya. “Alhamdulillah ada ribuan sertifikat yang sudah diberikan kepada warga kami, semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Rabu, 8 Maret 2023
“Saya minta komitmen yang kita bangun hari ini benar-benar dijalankan. Kita mau membuat kemudahan-kemudahan supaya kita bisa bekerja lebih mudah, lebih cepat, dan lebih akurat,” ujar bupati dalam acara ‘Penggalangan Komitmen Bersama Dukungan Satu Data Indonesia Dan Pemanfaatan Layanan Sertifikat Elektronik Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan’ yang bertempat di Aula Lantai I setda Kabupaten Pekalongan, Rabu (08/03/2023).
Dia mengatakan bahwa data-data yang terhimpun di Kominfo Kabupaten Pekalongan menjadi Satu Data Indonesia, nantinya akan sangat membantu Bupati, Sekda, maupun OPD lain yang membutuhkan data tersebut. Bahkan menurutnya data tersebut juga dapat digunakan untuk mendukung program pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrim di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Selain itu, bupati sekaligus mendorong seluruh OPD di Kabupaten Pekalongan untuk dapat memanfaatkan Tanda Tangan Elektronik (TTE),
“TTE ini membantu saya yang dari pagi sampai malam punya kegiatan diluar. Jadi banyak surat yang bertumpuk. Bahkan sampai jam 3 malam masih harus memeriksanya. Tapi sekarang dengan adanya TTE ini. Misalnya ada dinas yang memberitahu saya ada surat yang penting, saya bisa menggunakan TTE ini. Jadi semuanya benar-benar jadi mudah. Kita bekerja juga jadi cepat,” ujarnya.
Demikian, bupati mengajak seluruh OPD agar bisa bersama-sama mendukung perbaikan-perbaikan yang ada di Kabupaten Pekalongan untuk kemajuan Kabupaten Pekalongan.
Seusai sambutan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan dan para kepala OPD menandatangani secara simbolis Komitmen Bersama Dukungan Satu Data Indonesia Dan Pemanfaatan Layanan Sertifikat Elektronik Disaksikan oleh Bupati Pekalongan.
Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan selaku Ketua Panitia Supriyadi, SE., MM. dalam laporannya menyampaikan beberapa tujuan dari penyelenggaraan kegiatan tersebut,
“Kegiatan ini bertujuan agar Terwujudnya tata kelola data yang berkualitas yang sesuai dengan prinsip-prinsip Satu Data Indonesia (SDI) tingkat Kabupaten Pekalongan, OPD memahami kedudukan dan fungsinya di dalam pelaksanaan Satu Data Indonesia tingkat Kabupaten Pekalongan, serta terlaksananya penyelenggaraan pemanfaatan Sertifikat Elektronik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Selain itu, dia juga mengungkapkan peserta kegiatan adalah Kepala Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, dan sebagai narasumber kegiatan adalah dari Bappenas, Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE), BSSN.
Rabu, 8 Maret 2023
Karena seperti diketahui, bahwa air adalah musuh utama bagi aspal. Karena itulah, semakin sering jalan tergenang air, maka semakin mempercepat kerusakan jalan itu sendiri.
Banyak jalan-jalan utama di daerah-daerah yang tak luput dari kerusakan, yang bahkan sudah berlangsung menahun. Kabupaten Pekalongan, menjadi salah satu daerah yang terdampak adanya musim penghujan ini yang menyebabkan beberapa jalan rusak dan berlubang di jalan-jalan arteri dan jalan umum.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Pekalongan di sela-sela kunjungannya di daerah Kecamatan Kedungwuni langsung berhenti ketika menemui jalan yang berlubang, dan meminta kepada dinas terkait untuk segera memperbaiki.
“jalan di Kecamatan Kedungwuni terutama yang jalan utama menuju Pasar Kedungwuni beberapa titik ada yang rusak, saya minta kepada Pemda untuk gerak cepat memperbaiki, jangan nunggu sampai ada komplain,” katanya.
Tidak hanya itu, bahkan terlihat menyemprot langsung beberapa titik jalan berlubang tersebut dengan cat warna putih, agar bisa terlihat dan segera dilakukan perbaikan.
“fokus utama selama saya menjabat adalah rehabilitasi dan perbaikan jalan, maka saya minta masyarakat untuk bersabar karena akan dikerjakan tahap demi tahap, tidak bisa sim salabim,” pungkasnya.
Senin, 6 Maret 2023
Kondisi Jembatan Galangpengampon yang mempunyai panjang 150 meter dengan lebar 1,5 meter tersebut menghubungkan dukuh galangwolu dan dukuh sibetok yang biasanya digunakan warga untuk kegiatan sehari-hari.
Namun pasca luapan sungai beberapa waktu yang lalu menyebabkan kondisi jembatan menjadi miring sehingga berpotensi membahayakan. Untuk itu Bupati beserta rombongan meninjau langsung jembatan untuk melihat secara langsung kondisinya.
Dikatakan Bupati, bahwa setelah mencoba berjalan dijembatan tersebut kondisi jembatan sudah goyang dan mengkhawatirkan. Untuk itu dirinya mengajak dinas terkait untuk mengecek dan menghitung berapa anggaran yang dibutuhkan untuk memperbaiki jembatan ini.
"Karena ini sudah tahun 2023 dan sudah masuk bulan Maret, maka sepertinya sulit untuk dianggarakan tahun ini, namun kita upayakan agar masuk di tahun 2024," katanya, Senin (6/3/2023).
Menurutnya, untuk memperbaiki jembatan memerlukan anggaran yang cukup besar sehingga harus satu persatu. "Tahun ini kita memperbaiki jembatan yang ada di Kecamatan Bojong-Sragi, mungkin yang lainnya menunggu tahun berikutnya. Karena dengan anggaran yang agar bisa dibagi-bagi dan pembangun bisa berjalan," terangnya.
Dirinya meminta kepada masyarakat untuk bersabar karena dimasa kepemimpinannya akan banyak jalan dan jembatan yang akan diperbaiki.
Senin, 6 Maret 2023
Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten 1 Setda Totok Budi Mulyanto, S.E, Kepala Dinkominfo Kabupaten Pekalongan Supriyadi, SE., MM, Perwakilan BPN Pekalongan, Forkompimcam Wonopringgo, Perwakilan Kepala Desa Wonopringgo serta masyarakat Desa Galangpengampon.
Bupati Pekalongan mengatakan bahwa pada kesempatan ini ada 630 Sertipikat yang dibagikan untuk warga Desa Galangpengampon. Dirinya berharap para kepala Desa SE Kabupaten Pekalongan bagi warganya yang belum punya sertipikat untuk segera mendaftar program PTSL. "Kita dari Pemkab Pekalongan bersama BPN di tahun 2023 ini ada program Sertipikat gratis sebanyak 27 ribu. Jadi bagi warga yang belum mempunyai sertipikat agar segera mengurus program sertipikat gratis tanpa dipungut biaya," katanya.
Dirinya berharap agar sertipikat yang sudah didapat dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya dan apabila untuk keperluan ekonomi agar diperhitungkan secara matang.
Sementara itu Kepala Desa Galangpengampon Muhammad Wildan mengucapkan terikasih kepada Bupati Pekalongan, Pemkab Pekalongan dan BPN Pekalongan yang telah memberikan program PTSL di desanya. "Saya atas nama warga Desa Galangpengampon mengucapkan terimakasih atas sertipikat tanah yang diberikan kepada warga lewat program PTSL ini," ucapnya.
Pihaknya juga berterimakasih atas program kesehatan dengan cukup pakai KTP dari Bupati Pekalongan yang sudah banyak membantu warga di desanya. "Alhamdulillah dengan adanya bantuan ini sudah banyak warga kami yang menggunakannya dan sangat bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya.
Senin, 6 Maret 2023
Menanggapi sejumlah laporan mengenai padamnya PJU di sejumlah ruas jalan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan Agus Purwanto, S.STP, MAP, didampingi Sekretaris Muhammad Abdillah Abadi, SH, M.Pop, HR dan Kepala Bidang Lalu Lintas Dan Angkutan, Suhirdi, S.Pi, di kantornya, kemarin mengungkapkan, padamnya PJU biasanya dikarenakan ada suku cadangnya yang rusak atau dicuri. Namun, pihaknya sering tidak bisa serta merta mengetahui kondisi PJU, dikarenakan jumlah tenaga monitoring PJU dan teknisi di dinasnya yang sangat terbatas. Sedangkan wilayah Kabupaten Pekalongan cukup luas dan jumlah PJU mencapai sekitar 12.900 unit, sehingga petugas sering tidak dapat menjangkau seluruh PJU. Pihaknya meminta agar warga melapor kepada pihaknya atau ke pihak kepolisian, jika ada hal-hal yang mencurigakan di sekitar unit PJU. “Karena disinyalir pencurian suku cadang PJU dilakukan pada siang hari oleh orang yang mengaku sebagai petugas Dishub,” ungkap Agus.
Saat ini, jumlah tenaga monitoring dan teknisi PJU di Dishub Kabupaten Pekalongan, disebutkan, hanya 12 orang. “Mereka setiap malam berkeliling mengecek PJU. Namun karena wilayah yang luas dan jumlah lampu yang mencapai 12 ribuan, tidak bisa dalam satu malam 12 ribu lampu tersebut kita cek,” tutur Agus.
Dengan luasnya wilayah dan jumlah PJU yang banyak, kata dia, terkadang ada beberapa ruas atau titik lampu yang padam, namun pihaknya sering tidak bisa langsung mengetahui kondisi PJU di lapangan tanpa adanya pengecekan oleh petugas atau laporan masyarakat. “Kita belum punya aplikasi semacam Smart System PJU, yang dapat mengontrol dari jauh atau dari kantor, Kami berharap ke depan kita bisa menerapkan aplikasi tersebut. Ini menjadi tantangan kita,” harap Agus.
Selain keterbatasan jumlah SDM, Dishub juga memerlukan tambahan armada, karena jumlah armada monitoring dan pemeliharaan saat ini hanya 2 unit.
Karena jumlah tenaga monitoring dan teknisi yang terbatas, pihaknya berharap partisipasi masyarakat agar ikut mengawasi dan melaporkan jika ada kerusakan atau lampu PJU yang padam. “Mungkin ada masyarakat yang menilai ini lampu mati sampai beberapa hari tapi kok belum diperbaiki, Karena jangkauan yang luas dan keterbatasan personel kami, sehingga kami tidak bisa merespon cepat kerusakan,” ujar Agus Purwanto.
Dia mengakui, aduan masyarakat cukup banyak, yang masuk ke pihaknya. “Kami menyadari aduan masyarakat cukup banyak sebenarnya Namun kami berkomitmen untuk menerangi semua jalan dengan sebaiknya-baiknya,” ungkap dia. Dikatakannya, warga dapat menyampaikan laporan atau aduan PJU melalui Layanan Aduan Aplikasi maupun Website LaporGub, WA Lapor Bupati 085600900300, IG dishub_kabpkl maupun WA Penerangan Jalan Umum Dishub Kabupaten Pekalongan 085866434997. “Yang semuanya, muaranya ke Tim PJU kami,” ucap Agus.
Pihaknya mengharapkan masyarakat melapor jika ada PJU yang padam, karena selain dari hasil monitoring, dasar pemeliharaan PJU juga dari laporan warga. “Dari laporan yang masuk, kami inventarisir, kemudian kami terjunkan tim ke lokasi yang diadukan, kita lihat kebenaran aduan, baru kemudian ditindaklanjuti. Kalau sudah menggunakan Smart PJU, lebih enak, karena bisa dikontrol dari komputer, laptop, maupun hp. Ke depan harus berbasis elektronik atau berbasis teknologi,” ujar Agus. Pihaknya akan terus mengusulkan pengadaan aplikasi dan perangkat Smart System PJU. (Tim Dinkominfo)
Jumat, 3 Maret 2023
Total ada ribuan atlet pelajar dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA se Kabupaten Pekalongan mengikuti turnamen ini diantaranya tingkat SD/MI sebanyak 1.118 atlet, SMP/MTs 2.324 atlet dan jenjang SMA/SMK/MA sebanyak 1.636 atlet sehingga total ada 5.708 atlet yang berlaga.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E.,M.M mengucapkan syukur bahwa POPDA 2023 sudah dibuka secara resmi dan terlihat anak-anak dan guru bersemangat mengikuti event ini. “semoga Popda kali ini berjalan dengan lancar, anak-anak semua sehat dari awal hingga akhir dan tidak ada masalah apapun sehingga bisa sukses dan dapat menghasilkan bibit unggul yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Pekalongan,” kata Bupati.
Bupati mengaku sudah menyiapkan apresiasi bagi anak-anak yang nanti bisa juara di Popda Tingkat Propinsi Jawa Tengah. “kita sudah siapkan apresiasi agar mereka bisa lebih semangat lagi dalam bertanding,” terangnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pekalongan Ir. Bambang Irianto, M.Si dalam sambutannya menyampaikan Popda 2023 akan berlangsung dari 27 Februari hingga 7 Maret 2023. “ada 18 Cabang Olahraga yang dipertandingkan dan diselenggarakan dibeberapa tempat yang tersebar di Kabupaten Pekalongan,” katanya.
Adapun tema yang diusung dalam even kali ini yakni ‘Sportif Merah Prestasi Olahraga Kabupaten Pekalongan’. “tujuannya yakni sebagai wadah berkompetisi bagi atlet pelajar Kabupaten Pekalongan dan menyiapkan atlet yang akan bertanding di Popda Tingkat Karisidenan Pekalongan dan Popda Tingkat Propinsi,” paparnya.
Selasa, 28 Februari 2023
“ini kebetulan saya ada kegiatan di Kecamatan Paninggaran dan pas hari Jumat. Tadi pagi ada penyuluhan bahaya Narkoba di SMA 1 Paninggaran dan siangnya kita memberikan sertifikat gratis program PTSL kepada warga di dua Desa Yakni Desa Werdi dan Desa Lambangggelun,” katanya.
Bupati berharap dengan memberikan bantuan tersebut, dirinya bisa dekat dengan masyarakat dan bisa tahu masukan-masukan secara langsung dari masyarakat. “dengan dekat kita bisa tahu perkembangan yang ada di desa dengan mendengar langsung dari warga,” terangnya.
Sementara itu, Takmis Masjid Khoirul Huda Agus Joko Santoso mewakili takmir masjid mengucapkan terikasih atas bantuan yang diberikan Bupati Pekalongan, dirinya berharap agar Bupati bisa diberikan umur panjang serta dapat memmimpin Kabupaten Pekalongan menjadi lebih baik.
“bantuan ini sangat bermanfaat dan membantu masyarakat khususnya yang lemah secara ekonomi. Dan semoga siapapun yang menjadi pemimpin mempunyai kepedulian kepada masyarakat miskin,” harapnya.
Jumat, 24 Februari 2023