KAJEN – Sebanyak 120 calon Kepala Desa (Kades) dari 3 wilayah Kecamatan, yakni Kecamatan Kajen, Paninggaran dan Kandangserang mendapatkan pengarahan dari Bupati dan Kapolres Pekalongan, Senin (21/10/2019) di Aula Kecamatan Kajen.
Dalam arahannya, Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, SH, M.Si, mengingatkan kepada seluruh pihak yang terkait dengan penyelenggarakan pilkades agar berkomitmen jangan sampai terjadi jual beli suara untuk memenangkan kontestasi pilkades.
"Alhamdulilah semua calon sepakat semua, nanti instrumen pengawasannya kita siapkan. Jadi kita ikhtiar mewujudkan tatanan pemilihan kepala desa yang lebih bermartabat dan non transaksional. Ini menjadi komitmen Pemkab Pekalongan dalam rangka mewujudkan Pilkades Serentak Tahun 2019 di 210 desa di Kabupaten Pekalongan", terang bupati.
Lebih lanjut Bupati mengatakan, tahapan kali ini merupakan tahapan sosialisasi. “Bagaimana kita melakukan upaya agar pilkades ini berjalan dengan baik. Kita akan keliling di seluruh kecamatan. Kemarin di Tirto dan Buaran, sekarang Kecamatan Kajen, Paninggaran dan Kandangserang,” ujar bupati.
Sementara itu Kapolres Pekalongan, AKBP Aris Tri Yunarko, S.IK, M.Si mengutarakan, bahwa kepolisian nanti akan melakukan pengamanan mulai dari kampanye, masa tenang sampai pencoblosan.
"Kita sudah siapkan personel terkait kegiatan tersebut, termasuk nanti di TPS ada kategori aman dan rawan, ada personel dan ada pleton siaga di masing masing rayon dan polres. Ada dari brimob juga. Dari eks-Polwil pekalongan Batang dan Pemalang." terang kapolres.
Untuk mengantisipasi adanya anduman anduman , kapolres mengimbau kepada masyarakat apabila ada money politic agar dilaporkan ke pihak kepolisian.
Kepala Dinas PMD P3A PPKB, H. Mohammad Afib, S.Sos, sebelumnya melaporkan progres pelaksanaan Pilkades Serentak khususnya di 3 wilayah Kecamatan, yakni Kecamatan Paninggaran, total desa yang menyelenggarakan pilkades sebanyak 13 desa dan sampai dengan tanggal 9 Okt lalu baru 12 desa yang sudah selesai melaksanakan tahapan dan diikuti sebanyak 41 calon kades.
“Khusus 1 Desa, yaitu Desa Peninggaran, sampai dengan penutupan pendaftaran tahap pertama, masih kurang dari 2 orang sehingga dilaksanakan pendaftaran ulang. Setelah pendaftaran ulang, sudah ada 2 calon. Mudah-mudahan pada saatnya, proses administrasi clear, sehingga calon memenuhi syarat,” harap Afib.
Sementara itu, Kadangserang sebanyak 8 desa yang menyelenggarakan pilkades, dan sampai dengan hari penetapan ada 23 orang calon kades.
Sedangkan di wilayah Kecamatan Kajen, jumlah desa yang menyelenggarakan pilkades sebanyak 20 desa. “Semuanya clear pada tanggal 9 Oktober kemarin, seluruhnya ada 56 calon,” ujar Afib.
Disebutkan, keseluruhan di tiga wilayah kecamatan tersebut, ada 40 desa yang menyelenggarakan pilkades dengan calon kades sebanyak 120 orang. Afib berharap proses Pilkades kali ini berjalan sesuai dengan tema pokok Pilkades Serentak Tahun 2019 dengan Berkualitas, Bermartabat dan Non traksaksional.
Hadir dalam acara Pengarahan Bupati dan Unsur Forkompinda dalam Rangka Menciptakan kondusivitas Daerah Kabupaten Pekalongan dalam rangka menyongsong Pilkades serentak 2019 yakni Bupati Pekalongan, Kapolres dan unsur Forkopimda, tim pengarah, tim pengendali.
Selanjutnya, tim teknis tingkat Kabupaten Pekalongan, pengawas tingkat kecamatan Paninggaran, Kandangserang, dan Kajen sebagai tuan rumah, Babinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa, Ketua BPD dan Ketua P2KD di 3 wilayah kecamatan dan para calon kades di 3 wilayah.(red)