KAJEN - Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbhi, SH.M.Si mengukuhkan keberadaan Pramuka Garuda yang ada di Kabupaten Pekalongan, yang berlangsung di pendopo rumah dinas Jabatan Bupati Pekalongan di Kajen, Kamis (26/12/2019) siang.
Dengan adanya pengukuhan tersebut, Bupati yang juga sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (KaMabicab) Pramuka berharap tidak hanya berhenti sampai di sini. Kalau bisa ditingkatkan jumlahnya dan harus berkelanjutan sehingga bisa membantu Kabupaten Pekalongan dalam menciptakan suasana kondusif dan damai. ''Anggota Pramuka Garuda ini merupakan pilihan karena sudah melalui tes maupun seleksi yang sangat ketat,'' kata Bupati .
Mereka merupakan anggota yang sudah cukup memahami dalam kepramukaan di tingkatannya masing-masing, mulai dari Siaga, Penggalang, dan Penegak. Adapun jumlah totalnya hingga tahun 2019 yakni 152 orang dan baru kali pertama dikukuhkan.
Menurut Bupati, Pramuka masih sangat dipercaya menjadi wadah untuk mendidik sekaligus melatih anak-anak dalam menjiwai nilai-nilai kegotong-royongan, kesetiakawanan, menghargai yang muda dan menghormati yang tua serta rela berkorban untuk kepentingan bersama. Sebab saat ini, sedang gencar-gencarnya fenomena peradaban global yan intinya bisa membuat generasi lepas dari nilai-nilai tersebut. Kebetulan belum lama dirinya memberikan kuliah mahasiswa UNDIP berkaitan dengan ancaman ideologi, ekonomi, sosial termasuk kultur maupun budaya yang masuk ke Indonesia.
Kalau kita sebagai orang tua tidak melakukan langkah langkah preventif, tandas dia, akan sangat membahayakan anak-anak, terutama generasi muda. Sebab sekarang kita hidup di zaman yang sudah tidak mengenal batas, zaman serba cepat dan menantang. Tidak ada kepastian atau kejelasan, karena apa yang hari ini dikatakan bisa berbeda dengan yang akan terjadi besok.
''Makanya kita wajib memelihara tatanan nilai-nilai sosial yang sudah ada di masyarakat bangsa Indonesia dan di Pramuka semuanya sudah diberikan pelajaran seperti itu,'' tegasnya.
Mengingat pentingnya fungsi dari Pramuka, maka sebagai Bupati dirinya akan menyambut positif dan memperhatikannya, khususnya soal pendanaan kegiatan. Tujuan Pramuka ini sangat bagus yakni menanamkan jika kesetiakawan dan kegotongroyangan dengan sesama tanpa membedakan agama maupun lainnya.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Pekalongan, Ir. Bambang Irianto, M.Si menjelaskan sebelumnya sudah ada sekitar 26 anggota Pramuka Garuda. Kemudian tahun 2019, menyeleksi sebanyak 126 anggota sehingga totalnya menjadi 152. ''Insya Allah, tahun 2020 sudah menyiapkan sekitar 300 anggota yang menjadi Pramuka Garuda,'' katanya.
Selama ini, Pramuka di Kabupaten Pekalongan cukup aktif dalam berpartisipasi membantu kepentingan masyarakat. Contohnya saat Natal dan tahun baru, di sejumlah sanggar sudah dibuka posko untuk mengamankan kegiatan tersebut. (didik/dinkominfo kab.pekalongan).