Admin
Kamis, 30 Juni 2016
KAJEN – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, SH, MSi yang baru dilantik 27 Juni 2016 lalu, hari ini (Selasa, 30/6) melakukan monitoring di kecamatan Wonokerto sebagai kecamatan terdampak rob paling besar di Kabupaten Pekalongan. Kunjungannya ini, untuk memastikan publik service atau pelayanan publik di daerah tersebut berjalan lancar dan normal akibat rob yang telah melanda daerah ini sejak beberapa bulan yang lalu. “Rob menjadi prioritas kami, hal ini sesuai dengan visi dan misi kami yaitu kearifan lokal, disamping mandat bapak Gubernur Jawa Tengah agar kami segera mencari jalan keluar untuk menanggulangi bencana ini,” ujarnya.
Menurut Bupati, ada dua pendekatan yang akan dilakukan untuk menangani masalah ini, yaitu dengan Rekayasa Sosial, dimana Pemkab akan melakukan re-design bangunan disekitar rob agar tetap hebit (efektif dengan masalah rob). Pendekatan kedua adalah dengan Pemanfaatan Teknologi. Dalam hal ini Pemkab. Pekalongan akan melakukan kerjasama dengan Belanda sebagai negara yang telah berpengalaman dalam masalah ini. “Saya ingin mengembangkan bagaimana masyarakat Wonokerto dan daerah pesisir lainnya punya kearifan, punya semangat, dan punya sesuatu yang bisa dikembangkan akibat dampak rob ini. Jadi tidak hanya pasrah dengan keadaan ini karena ikhtiar itu wajib,” ujarnya.
Dari Wonokerto, selanjutnya Bupati meneruskan kunjungannya ke jembatan spait terkait dengan dibukanya kembali jembatan Spait setelah beberapa waktu lalu tidak dapat dilalui karena sedang dalam perbaikan. Dalam sidaknya, Asif menegaskan bahwa mulai malam nanti (30/6) jembatan yang merupakan jalur pantura ini bisa kembali dilalui. “Kekhawatiran masyarakat akan terjadinya kemacetan panjang disepanjang jalan pantura insya Allah tidak akan terjadi,” tegasnya.
Meskipun menurutnya tidak akan terjadi kemacetan yang krusial di Kabupaten Pekalongan ini karena dua jembatan baik jembatan darurat maupun jembatan permanen bisa digunakan, namun Bupati tetap mengharapkan agar para pengguna jalan tetap berhati-hati karena jembatan ini belum selesai 100% atau hanya tinggal finishing saja. “Kepada para pemudik, saya pastikan bisa mengendarai dengan aman dan nyaman khususnya disepanjang 10 km di jalur pantura kabupaten Pekalongan ini. Telah kami sediakan beberapa rest area, semoga selamat sampai tujuan,” ujarnya. (Asih & An-an)
Sumber : Bagian Humas Setda Kab. Pekalongan
Publisher : arif.kominfo