Admin
Selasa, 2 November 2021


KAJEN – Memasuki bulan November, cuaca di Kabupaten Pekalongan bisa dibilang sudah cukup ekstream. Hal itu ditandai dengan curah hujan yang sudah sangat intens mengguyur sebagaian besar wilayah di Kabupaten Pekalongan.
Menyikapi hal tersebut, Pemkab Pekalongan bersama Forkopimda dan BPBD Kabupaten Pekalongan lakukan Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana di Kabupaten Pekalongan, yang dilaksanakan pada pagi ini, Selasa (2/11/2021) di halaman Polres Pekalongan. Dengan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra.Hj. Hindun, MH, Polres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria, PJ Sekda Kabupaten Pekalongan Budi Santosa.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra.Hj. Hindun, MH, mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi upaya pemkab dan Forkopimda dalam rangka mengupayakan kesiapsiagaan apabila terjadi bencana di Kabupaten Pekalongan. "Hari ini saya sangat berterimakasih kepada Pak Kapolres, Pemkab Pekalongan, juga Forkopimda. Karena dengan adanya apel semacam ini saya yakin persiapan yang dilakukan dalam rangka menanggulangi bencana kalau itu terjadi ini kita sudah bersiap dari awal. Sehingga apabila nanti terjadi bencana kita benar-benar sudah bersiap," ungkap Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hj. Hindun.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria mengatakan bahwa dalam rangka kesiapsiagaan bencana tersebut, pihaknya akan menerjunkan 205 personil. Yang akan ditugaskan untuk bergabung bersama tim kesiapsiagaan bencana Kabupaten Pekalongan. "Selain itu dibantu juga dari BPBD Kabupaten Pekalongan dan para relawan yang tergabung dalam tim Penanganan Penanggulangan Bencana di Kabupaten Pekalongan. Dimana mereka akan standby 24 jam seperti biasanya. Dari unsur TNI, Polri, relawan. Jadi kita akan bekerja dengan maksimal," tuturnya.
Selain itu, dalam kessmpatan tersebut PJ Sekda Kabupaten Pekalongan Budi Santosa juga menuturkan bahwa peralatan untuk penanganan mungkin perlu ditingkatkan lagi dan diupayakan untuk diadakan pengadaan peralatan untuk kesiapsiagaan bencana alam di Kabupaten Pekalongan. "Peralatan Early Warning System perlu dilakukan pengadaan di Kabupaten Pekalongan," ungkapnya. (Lus-Kominfo)