Admin
Rabu, 21 Oktober 2026
KAJEN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) bersama Inspektorat Kabupaten Pekalongan berkolaborasi menyosialisasikan nilai-nilai integritas dan antikorupsi melalui podcast bersama Radio Kota Santri (RKS), Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Command Center Dinkominfo, Kompleks Alun-alun Kajen, ini menjadi bagian dari rangkaian program Sintesis KPK RI. Edukasi melalui podcast yang menghadirkan tiga Narasumber yaitu Kepala Inspektorat Kabupaten Pekalongan Ali Reza, Spesialis Pembinaan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI Achmad Irsyad Darmawan, Alumni Sintesis KPK 2026, Najah Farahulhusna dan dipandu oleh Host Yuni Zahrana. Podcast tersebut menyasar kalangan muda sebagai upaya memperluas pemahaman tentang pentingnya integritas dan pencegahan korupsi.
Kepala Inspektorat Kabupaten Pekalongan, Ali Reza, menjelaskan bahwa program Sintesis KPK Kabupaten Pekalongan menghadirkan tiga agenda edukasi, yakni bagi aparatur sipil negara (ASN), kalangan muda, dan lingkungan pondok pesantren.
Edukasi bagi ASN telah dilaksanakan di Aula Lantai 1 Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan. Selanjutnya, sosialisasi untuk kalangan muda dilakukan melalui podcast bersama Dinkominfo dan RKS. Rangkaian kegiatan kemudian dijadwalkan berlanjut di Pondok Pesantren Al-Hasyimi, Kedungwuni.
“Prinsipnya adalah untuk melakukan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya integritas dan antikorupsi,” ujar Ali Reza.
Ia menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap pendekatan ini dapat menjadi model bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan pendidikan antikorupsi, khususnya di kalangan muda, lingkungan birokrasi, dan masyarakat secara umum.
Di sisi lain, Spesialis Pembinaan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Achmad Irsyad Darmawan, menyampaikan bahwa edukasi antikorupsi diberikan kepada ASN melalui kegiatan ASN Berintegritas. KPK juga menjadwalkan edukasi bagi para santri di Pondok Pesantren Al-Hasyimi sebagai bagian dari rencana aksi alumni Sintesis 2026.
Sementara itu, Alumni Sintesis KPK 2026, Najah Farahulhusna, yang juga turut menjadi narasumber menjelaskan bahwa Sintesis merupakan singkatan dari Sinergi Integritas Muda Indonesia, sebuah program yang dicanangkan oleh Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Permas) KPK RI.
Program tersebut memberikan kesempatan kepada pemuda dari seluruh Indonesia untuk mengikuti seleksi peserta bootcamp. Tahapan seleksi meliputi administrasi, wawancara, dan penyusunan rencana aksi integritas.
Dari proses seleksi tersebut, sebanyak 50 peserta terbaik dipilih untuk mengikuti bootcamp secara langsung di KPK RI. Setelah kegiatan selesai, para peserta bertugas merealisasikan rencana aksi integritas yang telah disusun di daerah masing-masing.
“Nah, kegiatan yang kami lakukan hari ini merupakan bagian dari tindak lanjut tersebut, yang kami namai Aksi Integritas Kabupaten Pekalongan,” jelas Najah.
Melalui kolaborasi Dinkominfo, Inspektorat, KPK, dan alumni Sintesis, sosialisasi diharapkan dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Podcast menjadi salah satu sarana komunikasi untuk menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas serta mendorong kesadaran antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.