Admin
Sabtu, 10 Oktober 2026
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan berkomitmen mendorong peningkatan kesejahteraan, pengakuan, dan kesetaraan bagi pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Komitmen tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., dalam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Pekalongan di Lapangan Belakang Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, Sabtu (10/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Sukirman menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pendidik PAUD yang selama ini berperan penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak sekaligus meletakkan fondasi pendidikan bagi generasi penerus.
Menurutnya, mendidik anak usia dini membutuhkan kesabaran, ketekunan, dan pengabdian yang tinggi. Peran pendidik PAUD tidak hanya sebatas memberikan pengetahuan dasar, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kebaikan, serta membangun kebiasaan positif sejak dini.
Sukirman menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pendidik PAUD perlu terus menjadi perhatian bersama. Pemerintah Kabupaten Pekalongan, menurutnya, akan berupaya menyampaikan aspirasi para pendidik kepada pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat melalui jalur komunikasi dan koordinasi yang tersedia.
Ia mengakui bahwa dukungan pemerintah, antara lain melalui bantuan operasional dan pemberian insentif, telah diberikan. Namun, besaran insentif yang diterima sebagian pendidik PAUD, sebagaimana disampaikan dalam kegiatan tersebut, sekitar Rp300 ribu per bulan, masih perlu mendapat perhatian agar sebanding dengan pengabdian dan tanggung jawab mereka.
“Ke depan, kami akan terus berupaya mendorong peningkatan dukungan dan kesejahteraan bagi para pendidik dan tenaga kependidikan PAUD,” ujar Sukirman.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Pekalongan, Dr. Galuh Kirana Dwi Areni, S.S., M.Pd., menekankan pentingnya peran pendidik PAUD dalam membangun karakter anak sejak usia dini. Menurutnya, berbagai aktivitas pembelajaran, seperti menggambar, mewarnai, menyusun balok, belajar membaca, dan bermain, memiliki nilai pendidikan yang lebih luas daripada sekadar melatih pengetahuan dan keterampilan.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak belajar mengembangkan keberanian, kreativitas, kemandirian, serta kemampuan berinteraksi dengan lingkungan. Proses pembelajaran itu juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan dan membentuk kebiasaan positif yang akan menjadi bekal bagi kehidupan mereka di masa mendatang.
“Bapak dan Ibu pendidik tidak sekadar mengajarkan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan keberanian, menanamkan nilai-nilai kebaikan, serta membentuk kebiasaan positif. Semua itu merupakan fondasi karakter yang akan memengaruhi masa depan anak-anak kita,” tutur Galuh.
Ia mengajak seluruh pendidik PAUD untuk terus menjalankan pengabdian dengan penuh semangat dan tidak berkecil hati menghadapi berbagai tantangan. Ketulusan, keikhlasan, dan konsistensi dalam mendampingi anak, menurutnya, merupakan bagian penting dari upaya menyiapkan generasi masa depan Kabupaten Pekalongan.
Sejalan dengan tema HUT ke-21 HIMPAUDI, “Nyalakan Asa”, Galuh juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan perangkat daerah terkait, untuk memperkuat perhatian terhadap kesejahteraan serta pengembangan profesional pendidik dan tenaga kependidikan PAUD.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini harus berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi pendidik dan dukungan kesejahteraan yang memadai. Dengan demikian, para pendidik dapat menjalankan tugas secara optimal dan memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak.
Puncak peringatan HUT ke-21 HIMPAUDI Kabupaten Pekalongan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat apresiasi terhadap pengabdian para pendidik PAUD sekaligus mendorong sinergi antara pemerintah, organisasi profesi, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
Melalui dukungan yang berkelanjutan, para pendidik PAUD diharapkan semakin berdaya dalam menjalankan perannya sebagai peletak fondasi karakter dan perkembangan anak, guna mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas menuju Kabupaten Pekalongan yang lebih maju dan sejahtera.