Admin
Sabtu, 11 April 2026


KAJEN – Pemerintah Pastikan stok LPG dan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Pekalongan aman dan mencukupi. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman, usai rapat koordinasi bersama Pertamina dan Hiswana Migas DPC Pekalongan di Ruang Rapat Wakil Bupati Pekalongan, Jum'at 10 April 2026.
Sukirman menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu kelangkaan LPG dan BBM yang belakangan beredar. Menurutnya, informasi tersebut tidak benar atau hoaks.
“Tidak perlu khawatir untuk ketersediaan stok LPG dan BBM karena hasil pantauan di lapangan, stok masih tersedia dan mencukupi. Isu kelangkaan itu hoaks semata dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa pasokan energi di Kabupaten Pekalongan dalam kondisi aman hingga akhir tahun 2026. Pemerintah daerah bersama Pertamina menjamin distribusi LPG dan BBM tetap terjaga.
“Jangan khawatir terhadap isu kelangkaan BBM dan LPG karena hari ini dijamin oleh pemerintah dan Pertamina cukup sampai akhir tahun 2026,” tegasnya.
Meski stok dipastikan aman, Sukirman tetap mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak dan efisien, sesuai arahan pemerintah pusat. Ia mengingatkan pentingnya langkah-langkah sederhana dalam penggunaan LPG agar lebih hemat dan aman.
Beberapa langkah yang disarankan di antaranya membersihkan kompor secara rutin, mengatur besar kecilnya api sesuai kebutuhan, menutup panci saat memasak, serta menggunakan regulator berstandar SNI.
“Kita diimbau untuk bijak dan efisien dalam penggunaan LPG agar lebih hemat dan tetap aman,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sukirman juga mengapresiasi kinerja Pertamina yang dinilai mampu menjaga stabilitas pasokan energi, terutama selama momentum Idulfitri.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang telah menjaga pasokan energi, sehingga masyarakat dapat menjalani Idulfitri dengan baik tanpa kendala,” tambahnya.
Kondisi tersebut dibenarkan perwakilan Pertamina Sales Area Tegal dan Hiswana Migas DPC Pekalongan, Aris Irmi, Pihaknya menyampaikan pasokan LPG dan BBM di Pekalongan Raya dipastikan mencukupi hingga akhir tahun 2026. Kuota LPG 3 kg di Kabupaten Pekalongan untuk tahun 2026 ditetapkan sebesar 33.370 metrik ton, dengan rata-rata konsumsi mencapai 927 ribu hingga 1 juta tabung per bulan, Stok tersebut dipastikan aman.
"Masyarakat jangan was-was hingga panic buying, kita sudah pastikan semuanya aman," terangnya.