Admin
Senin, 26 Juli 2021


KAJEN - Terkait aturan PPKM darurat yang sedang berlangsung sampai saat ini, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE.,MM meminta para kepala desa agar menjaga masyarakat di desanya masing masing dengan baik dan jangan sampai ada kerumunan. Hal itu diungkapkannya saat menghadiri pembinaan camat Kecamatan Tirto, Senin (26/07) petang di aula Setda. Acara pembinaan camat ini dihadiri oleh para kepala desa se kecamatan Tirto dan para kepala OPD terkait. Acara pembinaan camat ini dihadiri oleh para kepala desa se kecamatan Tirto dan para kepala OPD terkait.
“Saya minta tolong pak/Bu lurah, program visi misi kita dibantu disosialisasikan,” pinta Fadia.
Dalam kesempatan itu Fadia juga menekankan beberapa hal. Diantaranya semua harus tetap waspada meski saat ini kabupaten Pekalongan berada di level 3. Terlebih untuk para kepala desa, Fadia berpesan adanya kriminalitas dari dampak pemadaman lampu di malam hari, harus diantisipasi dan dijaga.
Selanjutnya Fadia juga memnita di setiap desa mengadakan vaksin masal, penggunaan dana desa harus hati hati jangan sampai bermasalah. Kemudian bengkok yang mau digunakan, sebelum ada ijin dari bupati hendaknya dibangun dulu guna mencegah terjadinya ketidaksesuaian tata ruang. Selain itu disampaikan pula bahwa di bulan Januari awal tahun 2022 mendatang seluruh masyarakat kabupaten Pekalongan bisa berobat gratis
Sementara itu wakil bupati H Riswadi SH yang turut hadir dalam acara pembinaan camat tersebut mengungkapkan daerah Tirto adalah daerah yang menjadi hilir mudik penularan covid. Maka harus diperlakukan istimewa .
“Banyak hal yang harus ditempuh oleh para camat untuk melakukan koordinasi dengan para kepala desa. Karena keberhasilan isolasi mandiri, isolasi terpadu terpusat itu tidak sedikit campur tangan lurah dan perangkatnya, “ papar Riswadi
Riswadi mengingatkan meski saat ini kabupaten Pekalongan berada di level 3, masyarakat jangan bangga dulu karena virus ini bermutasi terus menerus yang awalnya covid 19 biasa menjaadi covid delta dan lainnya. Untuk itu masyarakat dihimbau tetap menjaga prokes dan 5M.
Ditambahkan Riswadi, pada program APBD tahun 2022, pihaknya bersama OPD terkait berencana untuk menyelesaikan jalan, untuk itu ia meminta para kepala desa segera mengirimkan jalan poros berikut visualnya. (Ar-Kominfo)