Admin
Selasa, 14 Oktober 2025


Kajen - Sebanyak 60 peserta dari berbagai kalangan mengikuti Lokakarya Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Pekalongan, pada Senin, (13/10/2025) pagi bertempat di Gedung Depot Arsip Kabupaten Pekalongan. Peserta kegiatan ini terdiri dari pegiat literasi, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum.
Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Arpus Kabupaten Pekalongan, Rini Sugiyarsih, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi digital secara cerdas dan aman.
“Kami berharap kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Tadi banyak sekali ilmu yang diperoleh dari tiga narasumber kita, yaitu Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pekalongan Supriyadi, Pegiat Media Sosial Muhammad Hariman Bahtiar dari Jakarta, dan Bapak Muhammad Burhan dari Pekalongan,” ujarnya.
Pendaftaran kegiatan ini dibuka secara daring melalui tautan khusus. Menurut Rini, sistem pendaftaran dilakukan secara terbuka dan otomatis tertutup jika kuota terpenuhi. Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan selanjutnya dapat memperoleh informasi melalui akun Instagram Dinas Arpus Kabupaten Pekalongan.
“Kalau kami harus menghubungi satu per satu peserta, kadang ada yang terlewat. Karena itu, agar tidak ketinggalan informasi, cukup follow IG Dinas Arpus Kabupaten Pekalongan,” jelasnya.
Rini juga menyampaikan bahwa Dinas Arpus telah menyiapkan rangkaian kegiatan literasi berikutnya. Pada 22 Oktober 2025 akan digelar Sosialisasi Penelusuran Naskah Kuno, sedangkan pada 23 Oktober 2025 akan dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penulisan tahap ketiga. Kegiatan Bimtek ini merupakan lanjutan dari pelatihan sebelumnya, di mana peserta telah membuat karya tulis dan selanjutnya akan melakukan pembahasan hasil tulisan tersebut.
“Untuk kegiatan penulisan, pesertanya merupakan lanjutan dari peserta yang sebelumnya sudah mengikuti dan membuat tulisan,” tambahnya.
Dalam sesi lokakarya literasi digital, salah satu topik yang paling banyak disorot adalah mengenai penggunaan AI di masyarakat. Para narasumber memberikan berbagai tips dan pengetahuan agar masyarakat dapat lebih bisa memanfaatkan keberadaan AI meskipun dengan tetap mempertimbangkan dampa positif dan negatif terhadap penggunaan AI.
“Harapannya, masyarakat bisa lebih cerdas dan waspada dalam dunia digital. Mereka juga bisa memanfaatkan Artificial Intelegence (AI) secara bijak, bahkan untuk memperoleh penghasilan, bukan hanya mengeluarkan uang,” pungkas Rini.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Dinas Arpus Kabupaten Pekalongan untuk memperkuat budaya literasi digital di tengah masyarakat serta meningkatkan pemahaman terhadap keamanan dan peluang di ruang digital.
Salah satu narasumber yaitu Muhammad Hariman Bahtiar dirinya menunjukkan satu produk digital yang ia buat menggunakan AI yaitu membuat sebuah musik yang aransemen dan vocal semuanya dibuat menggunakan AI. Hal tersebut membuat penasaran para peserta yang hadir dan ingin mengetahui bagaimana cara membuatnya.
"Ini adalah salah satu lagi yang saya buat menggunakan AI, pada saat itu tujuannya untuk memberi semangat kepada ponakan saya yang pada saat itu gagal masuk di perguruan tinggi favorit. Meski gagal kami semua masih tetap mendukung mau belajar dimanapun. Saya buat liriknya sendiri kemudian pilih genre musik dan pilih penyanyi,"
Salah satu peserta yang tertarik untuk membuat karya semacam adalah Muhlisin. Ia berencana untuk membuat lagu dolanan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.