Admin
Sabtu, 26 September 2026
KEDUNGWUNI – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengapresiasi pelaksanaan pasar murah yang digelar di Kecamatan Kedungwuni, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan yang diinisiasi FPBI bersama berbagai unsur masyarakat tersebut dinilai menjadi bentuk kolaborasi dalam membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian.
Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S. mengatakan, kegiatan pasar murah tersebut tidak hanya menyediakan kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau, tetapi juga menghadirkan sejumlah pelayanan sosial secara gratis.
“Ini merupakan pasar murah yang diinisiasi oleh FPBI beserta seluruh timnya, dengan melibatkan masyarakat,” ujar Sukirman.
Menurutnya, kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, termasuk masyarakat Kedungwuni, Ormas Barakuda, serta sejumlah pihak lainnya. Kolaborasi tersebut menjadi kekuatan dalam menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Ini menjadi salah satu upaya kita untuk menggerakkan perekonomian sekaligus memfasilitasi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau,” jelasnya.
Selain pasar murah, masyarakat juga mendapatkan berbagai layanan gratis yang tersedia dalam sejumlah gerai. Di antaranya potong rambut gratis, refleksi atau pijat gratis, serta pemeriksaan kesehatan gratis.
Sukirman menilai, keberadaan berbagai layanan tersebut membuat kegiatan pasar murah tidak sekadar menjadi aktivitas transaksi kebutuhan pokok, tetapi berkembang menjadi kegiatan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.
“Ini menjadi satu kesatuan gerai pelayanan masyarakat yang sangat luar biasa,” katanya.
Lebih lanjut, Sukirman menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam mengembangkan program-program pelayanan masyarakat yang telah berjalan.
Menurutnya, kolaborasi berbagai unsur dalam kegiatan tersebut dapat menjadi model yang diterapkan di wilayah lain di Kabupaten Pekalongan.
“Kegiatan ini menginspirasi Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk mengembangkan dan mengintegrasikannya dengan program-program yang sudah ada. Ini dapat menjadi role model yang nantinya kita praktikkan di kecamatan-kecamatan lain,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai stakeholder menunjukkan pentingnya semangat gotong royong dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Sukirman berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang dan dilaksanakan di berbagai wilayah Kabupaten Pekalongan.
“Tentu kami berharap kegiatan-kegiatan seperti ini semakin semarak di berbagai daerah di Kabupaten Pekalongan, sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat,” pungkasnya.