Admin
Rabu, 15 April 2020
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan siapkan 73.000 paket sembako bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan yang terdampak Covid-19. Paket sembako tersebut akan didistribusikan dua kali, yaitu di bulan April dan Mei. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Pekalongan KH.Asip Kholbihi, SH.M.Si. saat ditemui pada kegiatan penyaluran paket sembako untuk pedagang di lingkungan sekolah, tukang becak dan supir angkot terdampak pandemi covid 19, di Kantor Dindikbud Kabupaten Pekalongan, Rabu (15/4/2020).
‘’Jadi dampak ekonomi secara stimulan sudah kita buat skemanya yang antara lain kita nanti menyiapkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan sekitar 73.000 paket sembako yang kemudian akan kita distribusikan dua kali untuk bulan April dan Mei,” ungkap Bupati Asip.
Selain Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Bupati Asip mengatakan bahwa bantuan akan diberikan juga oleh Gerakan ASN Berbagi, lembaga-lembaga CSR, perusahaan-perusahaan dan juga Baznas, yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terkena dampak Covid-19.
‘’Kemudian dari Gerakan ASN Berbagi itu kita target sekitar 20.000. Ini data sudah mulai masuk, kemudian juga lembaga-lembaga CSR, perusahaan-perusahaan juga kali ini dengan Baznas. Kalau sinergi ini berjalan terus, tentunya ini akan membantu meringankan beban masyarakat yang terkena dampak Covid-119,” ungkap Bupati Asip.
Selain salurkan bantuan kepada masyarakat di Kabupaten Pekalongan yang terkena dampak Covid-19, Bupati Asip Kholbihi menjelaskan bahwa Pemkab Pekalongan juga telah mengusahakan bantuan bagi warga Kabupaten Pekalongan yang masih berada di DKI Jakarta.
‘’Kemarin saya juga sempat berkomunikasi dengan para anggota DPR RI yang mewakili daerah domisili Kabupaten Pekalongan di Jakarta, untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang tidak mudik, sekitar 200 orang di DKI Jakarta , yang tergabung di dalam Paguyuban Warga Kabupaten Pekalongan (PWP) yang ada di Jakarta.’’ terangnya
‘’Kita dengan pengurus PWP sudah melakukan komunikasi sekaligus kita berkomunikasi dengan para anggota DPR RI yang ada di Jakarta untuk membantu, yang alhamdulilah ini berjalan dengan baik. Hari ini mungkin droping bantuannya sudah diterima, sambil menunggu kebijakan bantuan dari Pemerintah DKI Jakarta,’’ jelas bupati.
Bupati Asip juga mengatakan bahwa ada sekitar 28.000 warga Kabupaten Pekalongan yang sudah mudik ke Kabupaten Pekalongan yang diharapkan Pemkab Pekalongan dapat membantu warga yang pulang mudik tersebut.
‘’Mudah-mudahan 28.000 warga yang mudik sudah titik dominasi sehingga kita akan berkonsentrasi menangani efek dampak ekonomi. Jadi mereka ini bisa memperoleh bantuan dari berbagai skema bantuan,’’ kata Bupati Asip.
Bupati Pekalongan juga mengatakan bahwa pihaknya secepatnya akan membuka Rumah Sakit khusus untuk pasien ODP dan PDP di Puskesmas Wonokerto 2. "Untuk aspek kesehatan, segera kami akan membuka Rumah Sakit untuk pasien ODP dan PDP di Puskesmas Wonokerto 2," tandas Bupati Asip. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)