Admin
Senin, 15 Juni 2026


KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pekalongan resmi mencanangkan Bulan Dana PMI Tahun 2026 di Aula Setda Lantai 1 Kabupaten Pekalongan, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara PMI dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan sekaligus menggerakkan semangat solidaritas dan gotong royong masyarakat dalam mendukung aksi-aksi kemanusiaan.
Plt. Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., mengatakan bahwa pencanangan Bulan Dana PMI 2026 membawa harapan besar agar masyarakat semakin peduli dan berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan. Menurutnya, dana yang terhimpun nantinya akan dikelola secara baik dan diarahkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, termasuk penanggulangan dan mitigasi bencana.
"Kita ingin mendorong masyarakat untuk semakin memperkuat solidaritas dan semangat gotong royong dalam mendukung nilai-nilai kemanusiaan. Dana yang terkumpul nantinya akan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan kemanusiaan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat," ujar Sukirman.
Ia juga mengapresiasi kinerja PMI Kabupaten Pekalongan pada tahun 2025 yang telah memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pertanggungjawaban kinerja dan keuangan. Selain itu, berbagai layanan PMI, khususnya donor darah, dinilai sangat membantu kebutuhan rumah sakit dan masyarakat.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan terus mendukung keberadaan PMI melalui penguatan program bersama, sosialisasi Bulan Dana PMI hingga ke tingkat perangkat daerah, organisasi masyarakat, RT dan RW, serta mengkaji kemungkinan dukungan anggaran yang dapat diprioritaskan bagi kegiatan PMI.
Sukirman menambahkan, pencanangan Bulan Dana PMI tahun ini juga menjadi awal yang penting untuk menguatkan kembali sinergi antara PMI dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan setelah sebelumnya sempat mengalami kevakuman.
Sementara itu, Ketua Panitia Musyawarah Kerja PMI Kabupaten Pekalongan, Keman, S.Pd., menyampaikan bahwa target penghimpunan dana pada Bulan Dana PMI Tahun 2026 diharapkan dapat melampaui capaian tahun 2024 yang mencapai lebih dari Rp1 miliar. Mengingat pada tahun 2025 kegiatan sempat vakum, pihaknya optimistis dengan dukungan berbagai pihak target tersebut dapat tercapai bahkan meningkat.
"Harapan kami perolehan Bulan Dana PMI tahun ini dapat melebihi capaian tahun 2024. Kebutuhan PMI dalam menjalankan berbagai kegiatan kemanusiaan terus berkembang, sehingga dukungan dari masyarakat sangat dibutuhkan," ungkapnya.
Ia menjelaskan, sasaran Bulan Dana PMI mencakup seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Pekalongan. Melalui partisipasi masyarakat, diharapkan semangat kepedulian dan gotong royong dapat terus tumbuh sehingga Kabupaten Pekalongan menjadi daerah yang semakin tangguh dan memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.
Pencanangan Bulan Dana PMI Kabupaten Pekalongan Tahun 2026 diharapkan menjadi langkah awal dalam mengoptimalkan penghimpunan dana kemanusiaan serta memperkuat peran PMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan pelayanan sosial dan kemanusiaan kepada masyarakat.