Admin
Selasa, 28 April 2020
KAJEN –Bupati Pekalongan Asip Kholbihi,SH.M.Si dengan didampingi Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pekalongan H.M.Kholis Jaluzi, salurkan 4.150 bantuan paket sembako di Kecamatan Doro untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.Bantuan paket sembako ini merupakan bantuan yang bersumber dari Dana APBD Kabupaten Pekalongan tahun 2020 untuk program jaring pengaman sosial.
‘’Kita melakukan distribusi bantuan jaring pengaman sosial yang bersumber dari Dana APBD di Kecamatan Doro sebanyak 4.150.’’ kata Bupati Asip Kholbihi. Bupati juga menegaskan kembali, bahwa bantuan ini wajib didistribusikan secara langsung oleh para kepala desa ke masing-masing rumah warga untuk sekaligus dapat mengetahui kondisi sosiologis rumah tangga warganya. ‘’Seperti yang sudah-sudah instruksi saya yaitu para kepala desa wajib antar langsung bantuan ke rumah-rumah warga, untuk mengetahui secara sosiologis kondisi rumah tangga warga Kabupaten Pekalongan.’’
‘’Ini harapanya mereka tahu kondisi real,karena sekarang,apalagi di daerah Doro ini berbasis pertanian,perkebunan kemudian ada pelaku-pelaku industri konveksi disini juga banyak yang terhenti. Dan ini berdampak ke para karyawanya,jadi ini saya minta kepada para kepala desa untuk mengantar langsung bantuan ke rumah-rumah warga, sehingga mereka tahu kondisi persis apa yang dialami masyarakatnya.’’ Tegas Bupati Asip.
Bupati Asip menjelaskan hal ini dilakukan untuk perbaikan kebijakan jaring pengaman sosial pada periode yang akan datang. ‘’Hal ini dilakukan untuk perbaikan kebijakan jaring pengaman sosial pada bulan Mei sampai Juni nanti,termasuk formulanya juga akan dibentuk. Kalau nanti hasil pengamatan kepala desa,nanti kalo ada yang perlu diganti,maka akan kita ganti.’’ Jelas bupati Asip. Adapun kendala untuk program bantuan jaring pengaman sosial periode bulan April ini, bupati Asip mengungkapkan bahwa kendalanya terletak pada pendataan,dimana ditingkat desa masih ada pendataan yang belum fix. ‘’Kendalanya adalah untuk pendataan karena ditingkat desa masih ada pendataan yang belum fix masih banyak.Tapi mengingat ada skema sampai tujuh skema bantuan,saya kira itu akan tertutup semua.’’ Ungkap Bupati Asip Kholbihi.
Sementara ,Ketua Komisi DPRD Kabupaten Pekalongan H.M.Kholis Jazuli juga menambahkan bahwa untuk bantuan paket sembako ini sebenarnya tidak ada anggaranya, namun demi membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 ini,Pemkab Pekalongan dengan DPRD Kabupaten Pekalongan mengupayakan diadakanya anggaran untuk membantu masyarakat yang bersumber dari APBD tahun 2020. "Sebenarnya tidak ada anggaran untuk bantuan bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Namun ini diupayakan untuk diadakan oleh Pemkab Pekalongan dan DPRD Kabupaten Pekalongan." kata ketua komisi IV DPRD Kabupaten Pekalongan.
Adapun untuk jumlahnya sendiri,H.M Kholis Jazuli menjelaskan bahwa sejumlah 53,9 milyar ini sementara yang untuk menanggulangi Covid-19,termasuk dalam penanganan kesehatannya yang jumlahnya sekitar 25 milyar, serta yang melalui Dinas Sosial itu sejumlah 22,5 milyar. " Sejumlah 53,9 milyar ini sementara yang untuk menanggulangi Covid-19,termasuk dalam penanganan kesehatannya,yang jumlahnya 25 milyar sekian serta untuk yang melalui Dinas Sosial yaitu 22,5 milyar yang salah satunya disampaikan di Kecamatan Doro yang nominalnya 150 ribu per KK dalam bentuk bantuan sembako." kata H.M Kholis Jazuli.(lusi)