Admin
Minggu, 12 April 2026


Kajen - Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus memperkuat sinergi dengan para purna karyawan pendidikan dan kebudayaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman, S.S., M.S., saat menghadiri kegiatan halal bihalal dan silaturahmi Insan Purna Karyawan Pendidikan dan Kebudayaan (IPPK) se-Eks Karesidenan Pekalongan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Pekalongan, Sabtu (11/4/2026).
Dalam sambutannya, Sukirman, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi para purna karyawan pendidikan yang telah berkontribusi besar dalam pembangunan sektor pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten Pekalongan.
“Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian Bapak dan Ibu sekalian dalam mencetak generasi unggul serta menanamkan nilai-nilai karakter dan budaya,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberadaan organisasi purna karyawan pendidikan yang tetap aktif hingga saat ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan inspirasi serta masukan konstruktif bagi pembangunan, khususnya di bidang pendidikan.
Lebih lanjut, Sukirman menyampaikan bahwa keberhasilan putra-putri daerah yang berkiprah di berbagai sektor, baik di tingkat daerah maupun nasional, tidak terlepas dari peran penting para pendidik.
“Hal ini menunjukkan bahwa kontribusi Bapak dan Ibu sekalian memiliki dampak jangka panjang terhadap kemajuan daerah,” tambahnya.
Sebagai langkah strategis, Pemkab Pekalongan berencana menginisiasi pengumpulan putra-putra terbaik daerah yang telah sukses di berbagai bidang dalam sebuah forum jejaring atau diaspora. Forum tersebut diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi dan kontribusi pemikiran untuk percepatan pembangunan daerah.
“Melalui penguatan jejaring diaspora, diharapkan muncul berbagai gagasan inovatif yang dapat mendukung kemajuan Kabupaten Pekalongan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua IPPK Kabupaten Pekalongan, Sutrisno Sumadi, S. Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan halal bihalal dan silaturahmi keluarga besar IPPK se-Eks Karesidenan Pekalongan.
Ia mengungkapkan, pada tahun ini IPPK Kabupaten Pekalongan mendapat kehormatan sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan yang dilaksanakan secara bergilir antar kabupaten/kota di wilayah eks Karesidenan Pekalongan.
“Alhamdulillah pada kesempatan ini kami dapat menyelenggarakan kegiatan silaturahmi keluarga besar IPPK se-Eks Karesidenan Pekalongan, setelah sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Brebes dan Kabupaten Pemalang,” ujarnya.
Sutrisno juga menyampaikan apresiasi kepada Plt. Bupati Pekalongan yang berkenan hadir secara langsung di tengah kesibukannya, sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut, termasuk penyediaan fasilitas tempat dan sarana pendukung.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Plt. Bupati Pekalongan serta dukungan yang diberikan, sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik,” imbuhnya.
Ia menambahkan, kepengurusan IPPK Kabupaten Pekalongan telah berjalan aktif sejak periode 2014–2019, berlanjut pada periode 2019–2024, hingga saat ini, dan diharapkan terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, Sukirman juga menyoroti dinamika dan tantangan dunia pendidikan saat ini, khususnya terkait perkembangan teknologi informasi yang berdampak pada pola belajar serta karakter peserta didik.
Menurutnya, kemudahan akses terhadap teknologi digital perlu diimbangi dengan penguatan nilai-nilai akhlak dan budi pekerti agar generasi muda tetap memiliki karakter yang kuat.
“Penguatan pendidikan karakter menjadi perhatian bersama, mengingat tantangan yang dihadapi saat ini semakin kompleks,” tegasnya.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk para sesepuh pendidikan, untuk terus berperan aktif dalam memberikan masukan, pengalaman, serta nilai-nilai keteladanan kepada generasi penerus.
Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan para purna karyawan pendidikan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan dan pembangunan karakter di Kabupaten Pekalongan.Kajen - Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus memperkuat sinergi dengan para purna karyawan pendidikan dan kebudayaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman, S.S., M.S., saat menghadiri kegiatan halal bihalal dan silaturahmi Insan Purna Karyawan Pendidikan dan Kebudayaan (IPPK) se-Eks Karesidenan Pekalongan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Pekalongan, Sabtu (11/4/2026).
Dalam sambutannya, Sukirman, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi para purna karyawan pendidikan yang telah berkontribusi besar dalam pembangunan sektor pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten Pekalongan.
“Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian Bapak dan Ibu sekalian dalam mencetak generasi unggul serta menanamkan nilai-nilai karakter dan budaya,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberadaan organisasi purna karyawan pendidikan yang tetap aktif hingga saat ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan inspirasi serta masukan konstruktif bagi pembangunan, khususnya di bidang pendidikan.
Lebih lanjut, Sukirman menyampaikan bahwa keberhasilan putra-putri daerah yang berkiprah di berbagai sektor, baik di tingkat daerah maupun nasional, tidak terlepas dari peran penting para pendidik.
“Hal ini menunjukkan bahwa kontribusi Bapak dan Ibu sekalian memiliki dampak jangka panjang terhadap kemajuan daerah,” tambahnya.
Sebagai langkah strategis, Pemkab Pekalongan berencana menginisiasi pengumpulan putra-putra terbaik daerah yang telah sukses di berbagai bidang dalam sebuah forum jejaring atau diaspora. Forum tersebut diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi dan kontribusi pemikiran untuk percepatan pembangunan daerah.
“Melalui penguatan jejaring diaspora, diharapkan muncul berbagai gagasan inovatif yang dapat mendukung kemajuan Kabupaten Pekalongan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua IPPK Kabupaten Pekalongan, Sutrisno Sumadi, S. Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan halal bihalal dan silaturahmi keluarga besar IPPK se-Eks Karesidenan Pekalongan.
Ia mengungkapkan, pada tahun ini IPPK Kabupaten Pekalongan mendapat kehormatan sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan yang dilaksanakan secara bergilir antar kabupaten/kota di wilayah eks Karesidenan Pekalongan.
“Alhamdulillah pada kesempatan ini kami dapat menyelenggarakan kegiatan silaturahmi keluarga besar IPPK se-Eks Karesidenan Pekalongan, setelah sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Brebes dan Kabupaten Pemalang,” ujarnya.
Sutrisno juga menyampaikan apresiasi kepada Plt. Bupati Pekalongan yang berkenan hadir secara langsung di tengah kesibukannya, sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut, termasuk penyediaan fasilitas tempat dan sarana pendukung.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Plt. Bupati Pekalongan serta dukungan yang diberikan, sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik,” imbuhnya.
Ia menambahkan, kepengurusan IPPK Kabupaten Pekalongan telah berjalan aktif sejak periode 2014–2019, berlanjut pada periode 2019–2024, hingga saat ini, dan diharapkan terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, Sukirman juga menyoroti dinamika dan tantangan dunia pendidikan saat ini, khususnya terkait perkembangan teknologi informasi yang berdampak pada pola belajar serta karakter peserta didik.
Menurutnya, kemudahan akses terhadap teknologi digital perlu diimbangi dengan penguatan nilai-nilai akhlak dan budi pekerti agar generasi muda tetap memiliki karakter yang kuat.
“Penguatan pendidikan karakter menjadi perhatian bersama, mengingat tantangan yang dihadapi saat ini semakin kompleks,” tegasnya.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk para sesepuh pendidikan, untuk terus berperan aktif dalam memberikan masukan, pengalaman, serta nilai-nilai keteladanan kepada generasi penerus.
Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan para purna karyawan pendidikan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan dan pembangunan karakter di Kabupaten Pekalongan.