Admin
Senin, 23 Desember 2019
KAJEN – Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si beserta Forkopimda bersama lebih kurang 35.000 perempuan berkebaya nusantara warna-warni, melakukan gerakan Flash Mob Senam Stunting, untuk memeriahkan Peringaran Hari Ibu (PHI) ke-91, di Alun-alun Kajen, Senin (23/12/2019) pagi.
Perempuan berkebaya tersebut datang dari berbagai pelosok 285 desa yang ada di 19 kecamatan, Kabupaten Pekalongan. Dari pagi mereka sudah berkumpul memenuhi lapangan rumput hijau Alun-Alun Kajen tersebut.
Senam stunting berdurasi 8 menit tersebut, berisi gerakan-gerakan yang memperkuat otot. Semua bergerak dengan diiringi musik. Untuk menambah semarak, dilengkapi dengan tarian lagu Moumere dan lagu Apa Salah Aku yang lagi viral saat ini. Semua bergerak gembira sambil meregangkan otot. Tak terkecuali Bupati Pekalongan KH. Asip Kholibhi, SH., M.Si bersama sang isteri Ny. Munafah Asip, Wakil Bupati Ir. Hj. Arini Harimurti, Ketua DPRD Dra. Hj. Hindun, MH, Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko, S.IK.,M.Si beserta istri, Dandim 0710 Pekalongan beserta istri dan seluruh tamu undangan lainnya.
Bupati Pekalongan KH. Asip Kholibhi menjelaskan anak-anak stunting (bertubuh lebih pendek) di Kabupaten Pekalongan masih cukup tinggi. “Untuk mencegahnya semua masyarakat mau bekerja sama memperhatikan asupan gizi pada anak-anaknya. Ayo kita kerja sama mengatasinya,” ujar Bupati Asip.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kab. Pekalongan Ny. Munafah Asip menuturkan senam stunting diperlukan agar ibu-ibu bisa mengingat, dan memperhatikan asupan gizi anak-anaknya.
Dijelaskan Ny. Munafah Asip, secara nasional PHI tahun ini diperingati pada Minggu, 22 Desember di Semarang. Sementara di Kabupaten Pekalongan rangkaian PHI sudah diadakan sejak awal Desember ini.
“Kami sudah melakukan seminar tentang stunting bekerja sama dengan Yayasan Amway Peduli yang diikuti seribuan ibu-ibu. Juga ada acara Tutur Batik. Tutur Batik pada Minggu malam, 22 Des. Menceritakan Legenda Bumi Batik Nusantara, dengan penampilan teaterikal, kolosal, dan monolog, bertema Batik Hidup dan Menghidupi. Juga tak ketinggalan kuliner khas Kab. Pekalongan.” Papar Ny. Munafah Asip.
“Bersamaan dengan Peringatan Hari Ibu ini, Kabu Pekalongan juga memperingati Hari Nusantara ke-19, dan Hari Ikan ke-6,” imbuhnya. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)