Admin
Kamis, 1 Oktober 2026
Kajen - Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperingati Hari Kesaktian Pancasila melalui upacara yang digelar di Lapangan Belakang Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, Kamis (1/10/2026).
Upacara tersebut mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Plt. Bupati Pekalongan Sukirman, S.S., M.S. mengatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk mengingat kembali perjalanan sejarah bangsa, termasuk berbagai upaya yang pernah dilakukan untuk menggantikan Pancasila sebagai dasar negara.
Menurut Sukirman, semangat tersebut tidak cukup hanya diperingati melalui upacara, tetapi juga perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama melalui pembangunan yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Dengan Kesaktian Pancasila ini kita isi dengan berbagai kegiatan pembangunan yang kemudian kita manfaatkan atau kita persembahkan kepada masyarakat Pekalongan,” ujar Sukirman.
Ia menjelaskan, semangat Kesaktian Pancasila sejalan dengan upaya mewujudkan masyarakat yang berdaulat, adil, dan makmur.
Kedaulatan, kata dia, berarti menjaga ideologi negara dari berbagai bentuk campur tangan dan ancaman dari pihak luar. Sementara keadilan diwujudkan melalui pelayanan kepada masyarakat serta pembangunan yang dilakukan di berbagai bidang.
“Adil dalam pengertian masyarakat menerima berbagai pelayanan dan pembangunan di segala bidang. Kemudian makmur, tentu saja dari sisi ekonomi, kesejahteraan, dan seterusnya,” jelasnya.
Ada sedikit yang berbeda dari pelaksanaan upacara kali ini, dimana momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi ajang untuk memperkenalkan anggota Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 441/Satria Penatas Angin. Bermarkas di Desa Bukur, Kecamatan Bojong. Puluhan prajurit memperkenalkan dirinya melalui yel-yel dengan penuh semangat.
Pada kesempatan itu, Sukirman juga menyampaikan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan pemerintah pusat. Salah satunya melalui keberadaan Batalion Teritorial Pembangunan.
Menurutnya, keberadaan Batalion Teritorial Pembangunan menjadi bagian dari sinergi dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Pekalongan. Selain mengawal pembangunan, keberadaannya juga diharapkan dapat membantu meneruskan pembangunan serta mendukung pelaksanaan program-program pemerintah pusat di daerah.
“Ini sekaligus ingin menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersinergi terus-menerus dengan kebijakan pemerintah pusat,” katanya.
Sukirman berharap semangat Hari Kesaktian Pancasila dapat terus menjadi pengingat bagi seluruh jajaran pemerintah untuk bekerja bersama, menjaga persatuan, dan menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan.