KAJEN - Pemerintah dan lembaga pendidikan sebagai insan pendidikan harus bisa menjawab tantangan zaman agar pendidikan bisa lebih maju. Pemerintah sekarang sudah tidak ada dikotomi lagi antara pendidikan di sekolah negeri dan sekolah swasta.
"Dulu, memang ada dikotomi pendidikan antara sekolah swasta dan sekolah negeri. Tetapi sekarang sudah tidak ada lagi, dengan tujuan agar pendidikan lebih maju serta indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Pekalongan bisa tinggi," ucap Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.M.Si saat menghadiri kegiatan Sarasehan Pendidikan yang diadakan di lingkungan Yayasan Madrasah Islamiyah (YMI) Wonopringgo, Minggu (1/3/2020) pagi.
Menurut Bupati Asip, untuk YMI sendiri kualitas pendidikannya sudah bagus. Tinggal ditingkatkan saja karena sekarang pemerintah sudah tidak melakukan apa yang dulu dilakukan seperti dikotomi.
"Sekarang dikotomi itu sudah hilang, sudah mencair. Tinggal bisa tidak dipercaya oleh masyarakat karena sudah punya pangsa pasar sendiri," ungkapnya.
Dengan mengundang narasumber seperti Bisri Romly anggota DPR RI komisi X, Sukirman Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng, Hindun Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan serta alumni yang sudah sukses untuk memberikan pemikiran yang bagus tentang pendidikan yang nanti hasil pemikiran itu akan disharing dengan kebijakan pemerintah.
"Harapan saya, hasil pemikiran dan merekomendasika hal-hal yang konstruktif dan inovatif serta kemudian ditingkat fraksis rekomendasi tersebut akan dibantu oleh pemerintah," tandasnya.(didik/dinkominfo kab.pekalongan)