Admin
Senin, 18 November 2019
KAJEN – Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan keluarga, ibu-ibu PKK di wilayah Kabupaten Pekalongan dilatih mengolah ikan menjadi beberapa camilan sehat yang akan dijual sebagai oleh-oleh khas dari Kabupaten Pekalongan.
Sebanyak 50 anggota PKK dari Kecamatan Wonokerto sebagai wilayah penghasil ikan serta anggota PKK Kabupaten Pekalongan mengikuti pelatihan yang digelar di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Pekalongan, Senin (18/11/2019).
Pelatihan dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, Ny. Munafah Asip Kholbihi. Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Drs. Sirhan yang diwakili Kabid Perikanan Tangkap Dan Masyarakat Pesisir, Hadi Ali Mukharop, S.STPi, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Dinas PM PTSP Naker) Edy Herijanto S.Sos yang diwakili Sekretaris Fuadi Jaman, AP, dan Kepala UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Edy Apriyanto, SH.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan Ny. Munafah Asip Kholbihi mengharapkan, peningkatan dan pengembangan pengolahan ikan menjadi produk unggulan dapat meningkatkan pendapatan keluarga, sehingga dapat tercipta keluarga yang sejahtera.
Munafah memaparkan, wilayah Kecamatan Wonokerto memiliki potensi sektor perikanan yang cukup besar antara lain berupa komoditas ikan yang berasal dari hasil tangkapan dan budidaya ikan. Wilayah tersebut juga ditunjang dengan potensi wisata pantai yang menurutnya merupakan peluang besar untuk mengembangkan desa sebagai lokasi kuliner. Pengolahan makanan dengan berbahan dasar ikan, menurutnya, sangat potensial dijadikan sebagai usaha kuliner dan dikembangkan menjadi salah satu produk unggulan olahan makanan khas yang bisa dijadikan oleh-oleh atau buah tangan dari Kabupaten Pekalongan.
“Untuk itu Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Pekalongan bersama dengan Dinas PM PTSP Naker Kabupaten Pekalongan serta UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kab. Pekalongan mengadakan Pelatihan Pembuatan Oleh-Oleh Khas Pekalongan Berbahan Dasar Ikan,” tutur Munafah.
Pelatihan diharapkan dapat mendorong dan meningkatkan keterampilan serta memperkenalkan keanekaragaman masakan berbahan baku ikan kepada masyarakat, untuk berinovasi, berkreasi menciptakan menu baru sehingga minat mengkonsumsi ikan dapat meningkat. “Disamping itu sebagai sarana untuk meyakinkan masyarakat bahwa mengkonsumsi ikan dapat dilakukan melalui beberapa cara pengolahan, diversifikasi olahan serta penyajian dan menciptakan cita rasa yang dikemas secara baik sehingga mampu mempunyai nilai tambah,” ujar dia.
Sebelumnya, Kabid Perikanan Tangkap Dan Masyarakat Pesisir, Hadi Ali Mukharop, S.STPi dalam laporannya menjelaskan, pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mengolah hasil perikanan, memperkenalkan keanekaragaman (diversivikasi) masakan berbahan baku ikan, kandungan gizi serta manfaat gizi ikan bagi kesehatan dan kecerdasan, serta meningkatkan pemahaman tentang pentingnya gizi yang terkandung dalam ikan dan membudayakan makan ikan.
Pelatihan diikuti 50 peserta yang terdiri dari 10 orang Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, 20 orang tim penggerak PKK Desa Pecakaran, dan 20 orang Tim Penggerak PKK Desa Tratebang Kecamatan Wonokerto.
Materi pelatihan berupa teori dan praktek pengolahan ikan menjadi produk berupa Kerupuk Ikan Nila, Stik Ikan Lele dan Pilus Ikan Lele yang disampaikan oleh Tim Dinlutkan Kabupaten Pekalongan. *(Tim Humas Dinkominfo Kab. Pekalongan)