Admin
Rabu, 8 Oktober 2025


KAJEN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahap 4 kembali digelar di Kabupaten Pekalongan dengan sasaran utama pembangunan jalan poros yang menghubungkan Desa Domiyang di Kecamatan Paninggaran, Rabu (8/9/2025). Program ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan sekaligus mempererat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, H. M. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa TMMD menjadi salah satu jalur strategis untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah desa. Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari hasil pembangunan fisik semata, tetapi juga dari nilai kebersamaan dan kolaborasi yang terjalin di dalamnya.
“TMMD selalu menonjolkan semangat sengkuyung atau gotong royong. Kolaborasi ini melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat. Jadi bukan hanya sekadar kegiatan fisik, tetapi juga membangun kebersamaan,” ujar Sekda.
Yulian Akbar menambahkan, program TMMD selalu menyasar wilayah dengan tingkat kesulitan tinggi yang selama ini belum banyak tersentuh pembangunan.
“Contohnya di Desa Domiyang, jalan poros yang sempat viral di media sosial kini Alhamdulillah sudah terselesaikan melalui TMMD ini,” jelasnya.
Selain jalan poros, masih ada beberapa kebutuhan yang akan menjadi perhatian pemerintah daerah. Di antaranya pembangunan Jembatan Merah Putih yang diharapkan bisa terealisasi pada awal tahun 2026, serta penambahan penerangan jalan umum di sepanjang ruas jalan yang akan ditingkatkan statusnya menjadi jalan kabupaten.
Sementara itu, Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 07/10 Pekalongan, Mayor Cpl. Cahyono Yulianto, menjelaskan bahwa TMMD di Desa Domiyang mencakup dua jenis kegiatan, yakni fisik dan non-fisik. Untuk sasaran fisik, pekerjaan difokuskan pada perbaikan dan pengaspalan jalan sepanjang 1,2 kilometer. Adapun untuk sasaran non-fisik, terdapat delapan kegiatan, termasuk penyuluhan wawasan kebangsaan (wasbang) dan pembinaan masyarakat.
“Melalui TMMD ini, TNI bersama masyarakat akan bergotong royong melaksanakan pekerjaan di lapangan. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga bahkan setelah program selesai,” ujarnya.
Mayor Cahyono juga berpesan kepada masyarakat Desa Domiyang agar hasil pembangunan yang telah diwujudkan melalui TMMD dapat dijaga dan dirawat dengan baik.
“Setelah pekerjaan selesai, kami berharap masyarakat dapat memelihara fasilitas ini agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Program TMMD ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, memperlancar akses antarwilayah, serta memperkuat sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat di Kabupaten Pekalongan.