Admin
Kamis, 21 Mei 2026


KAJEN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung II di Desa Sawangan, Kecamatan Doro, resmi ditutup, Kamis (21/5/2026). Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan Sukirman mengapresiasi hasil pembangunan jalan yang dinilai mampu membuka akses dan menggerakkan perekonomian masyarakat di tiga desa.
Penutupan TMMD digelar melalui upacara di Desa Sawangan dan dihadiri jajaran Forkopimda, TNI, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Sukirman mengatakan, pembangunan fisik berupa ruas jalan penghubung Desa Sawangan, Larikan, dan Harjosari menjadi hasil nyata yang langsung dirasakan warga.
“Hari ini penutupan TMMD di Desa Sawangan dan alhamdulillah produk dari TMMD itu sendiri secara fisik kita membangun ruas jalan yang menghubungkan tiga desa, yaitu Sawangan, Larikan, dan Harjosari,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan TMMD menunjukkan kuatnya budaya gotong royong antara masyarakat, Pemerintah Kabupaten Pekalongan, TNI melalui Kodim 0710/Pekalongan, hingga pemerintah desa dan kecamatan.
“Ini sungguh sangat luar biasa, peran serta dari seluruh masyarakat yang bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, dengan TNI dalam hal ini Kodim, juga pemerintah desa, Pak Camat, dan seterusnya semua tumplek-blek, nyengkuyung bareng-bareng sesuai tema TMMD itu sendiri,” katanya.
Ia menilai pembangunan jalan tersebut tidak hanya mempermudah akses transportasi warga, tetapi juga berdampak besar bagi aktivitas pendidikan dan ekonomi masyarakat desa.
“Dengan diaspalnya jalan ini tentu akan menjadi penghubung antar desa yang meningkatkan mobilitas warga, termasuk anak-anak sekolah, masyarakat yang bekerja, dan seterusnya. Sehingga dengan ruas jalan yang sudah kita bangun ini, bismillah, akan juga menumbuhkan perekonomian,” terangnya.
Sementara itu Panglima Penghubung Kodim 0710/Pekalongan, Yulian menyampaikan,
Program TMMD Sengkuyung II ini, sasaran fisik meliputi peningkatan jalan aspal sepanjang 600 meter yang dibagi menjadi dua segmen. Segmen pertama sepanjang 450 meter dengan lebar 3 meter, sedangkan segmen kedua sepanjang 150 meter dengan lebar 3,5 meter.
"Selain pembangunan fisik, TMMD juga menggelar berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat. Materinya mencakup wawasan kebangsaan, bahaya judi online, pemasaran produk UMKM, mitigasi kebakaran dan pencegahan kebocoran gas LPG, pencegahan demam berdarah, budidaya tanaman hidroponik, pengolahan hasil bumi lokal, hingga pencegahan kenakalan remaja dan hamil usia muda," terangnya.
Ditambahkan, Program tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat infrastruktur desa, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan sosial masyarakat di wilayah Kecamatan Doro.
Dikesempatan yang sama Kepala Desa Sawangan, Agus Hidayat menyampaikan, Puncak penutupan TMMD Sengkuyung berjalan dengan lancar tanpa ada kendala. Semua target pembangunan terpenuhi diantaranya jalan poros desa Penghubung tiga desa yang dulunya rusak kini sudah bagus.
"Alhamdulillah TMMD sudah rampung sesuai target pembangunan dan warga bisa merasakan langsung dampak pembangunan ini," pungkasnya.