Admin
Senin, 7 September 2026
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pekalongan turut menyukseskan rangkaian Estafet Tunas Kelapa Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Talun, Kecamatan Talun, Minggu (6/9/2026). Estafet Tunas Kelapa menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan pendidikan karakter kepada generasi muda.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa Kwarcab Pramuka Kabupaten Pekalongan menerima Estafet Tunas Kelapa dari rombongan Kabupaten Batang untuk kemudian diteruskan melintasi wilayah Kabupaten Pekalongan.
“Siang ini kami dari Kwarcab Pramuka Kabupaten Pekalongan menerima Estafet Tunas Kelapa dari Kwarda Jawa Tengah yang berasal dari Kabupaten Batang. Sudah kita terima, dan hari ini kita laksanakan estafet ke wilayah Kabupaten Pekalongan,” jelasnya.
Menurut Yulian, perjalanan estafet tersebut melintasi sejumlah wilayah di Kabupaten Pekalongan, di antaranya Curug, Bojong, Kajen hingga Kesesi. Selanjutnya, Estafet Tunas Kelapa akan diteruskan kepada Kabupaten Pemalang melalui Kecamatan Kesesi.
Lebih lanjut, Yulian menegaskan bahwa Estafet Tunas Kelapa bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi membawa pesan penting dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 Kwarda Jawa Tengah.
Ia menyebut, pesan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah menjadi bagian penting yang perlu diteruskan kepada generasi muda, khususnya terkait penguatan persatuan dan kesatuan serta silaturahmi.
“Pesannya adalah tentu tadi beberapa poin yang disampaikan oleh Pak Gubernur, yaitu untuk persatuan dan kesatuan, memperkuat silaturahmi,” ungkapnya.
Yulian juga menekankan pentingnya Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap tanah air sekaligus karakter yang kuat. Karena itu, pendidikan karakter dan semangat nasionalisme perlu terus ditingkatkan dan digalakkan.
“Pramuka selaku generasi muda, tentu dengan cinta tanah air dan pendidikan karakter ini harus lebih kita tingkatkan, kita galakkan lagi,” tegasnya.
Ia berharap pesan-pesan kebangsaan yang disampaikan dalam rangkaian Estafet Tunas Kelapa dapat diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya kira apa yang disampaikan melalui pesan-pesan Pak Gubernur patut kita teladani dan patut kita laksanakan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Gerakan Pramuka diharapkan terus menjadi wadah strategis dalam membangun karakter generasi muda, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan semangat cinta tanah air dan persatuan di tengah masyarakat.