Admin
Senin, 11 Oktober 2021


KAJEN - RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan, mendapatkan anugrah dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) Tahun 2021. RSUD Kraton mendapat penghargaan dengan kategori Optimisasi Keselamatan Radiasi Pada Pasien Radiologi. Penganugerahan tingkat nasional ini diberikan kepada Heriyani, ST Msi. selaku Kepala Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS) untuk sub kategori Inovasi Implementasi Optimisasi Proteksi dan Keselamatan Radiasi.
Disampaikan Direktur RSUD Kraton, dr Eko Wigiantoro MKes. Acara yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kamis (7/10/2021) kemaren ini, mengusung tema Integrasi Sistem Informasi Perizinan dan Inspeksi berbasis Risiko pada Pengawasan Pemanfaatan Tenaga Nuklir di Era Pandemi Covid-19.
"Jurnal lomba yang kami ajukan dengan judul Implementasi Proteksi Radiasi di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan,” terang Direktur RSUD Kraton.
Pengahargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Badan Pengawas Nuklir Bapeten Prof Dr Jazi Eko Istiyanto MSc IPU Asean Eng, Sesuai UU No. 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran.
Prof Dr Jazi Eko Istyanto MSc IPU Asean Eng. mengatakan kegiatan Anugerah Bapeten ini adalah lomba meskipun peserta tidak saling bersaing.
Total penerima Anugerah Bapeten pada penyelenggaran ke-7 Tahun 2021 ini sebanyak 346 Instansi dan/atau perorangan. Anugerah Bapeten 2021 diberikan kepada 180 instansi medik, 105 instansi penelitian dan industri untuk pemegang izin bidang Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif; 46 instansi dan 5 (lima) orang untuk kategori Optimisasi Keselamatan Radiasi Pada Pasien Radiologi; 3 (tiga) Laboratorium dosimmetri; 3 (tiga) orang Petugas Proteksi Radiasi (PPR); dan 4 (empat) provinsi, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Banten.
“Masing-masing pemegang ijin itu akan menunjukkan bahwa mereka patuh dengan aturan nuklir sehingga keselamatan dan keamanan nuklir lebih terjamin,” ungkap Prof Jazi Eko Istyanto.
Dengan adanya Anugerah Bapeten, kata Prof Jazi Eko Istyanto, maka budaya keselamatan akan terbentuk. “Mungkin suatu ketika semuanya memenuhi syarat, proses inspeksi yang dilakukan bentuknya akan berbeda,” imbuhnya.
Dia bersyukur bahwa saat ini di Bapeten fasilitas teknologi informasinya sudah sangat bagus, dan setiap saat akan terus di-update. Menurutnya, dengan adanya sarana teknologi informasi yang bagus itu memudahkan penilaian dan memudahkan pelaporan dari pemegang ijin, sehingga mereka bisa bergerak lebih cepat dan ada penghematan
“Karena bagi orang bisnis ini yang penting adalah penghematan biaya, kalau beban biayanya besarmaka ditimpakan ke konsumen juga akan besar. Ini usaha kami untuk mengurangi biaya-biaya itu di masa pandemi, juga bermanfaat, karena inspeksi tidak perlu datang. Terutama di daerah luar jawa yang sulit dijangkau transportasi,” terangnya.
Dengan penghargaan yang telah diraih tersebut, Direktur RSUD Kraton dr Eko Wigiantoro MKes menyampaikan ucapan selamat kepada Heriyani ST Msi yang telah berhasil mendapatkan anugrah Bapeten 2021, pihaknya berharap anugrah tersebut menjadi pemicu semangat bagi seluruh unit Pelayanan RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan.(Tim Liputan RKS FM Kajen)
Publisher : aris