KAJEN - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pekalongan siap untuk menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan saat pergantian musim.
Hal tersebut diungkapkan, Wakil Bupati Pekalongan Ir. Hj. Arini Harimurti saat mengecek peralatan rescue dan logistik PMI, di Markas PMI Kabupaten Pekalongan, Kamis, (31/10/2019).
"Berdasarkan prediksi BMKG, awal musim hujan pada tahun 2019 di wilayah pantura, diprediksi terjadi pada Bulan November."
"Oleh karena itu, saya datang ke markas PMI untuk mengecek semua alat yang ada di PMI dan logistiknya apakah siap tidak untuk menghadapi pergantian musim," kata Wakil Bupati Arini.
Menurutnya hasil cek peralatan dan logistik tadi semuanya sudah siap, apabila hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
"Tadi semua alat saya cek, dari alat evakuasi, obat-obatan, tandu, oksigen, kendaraan, gergaji. Takutnya, ono alat e orak bisa diuripke (ada alatnya tapi tidak bisa digunakan) hal-hal ini jangan sampai terjadi."
Alhamdulillah, semua alat aman. Kemudian, untuk bantuan logistik sendiri PMI juga ready. Tidak hanya itu, PMI juga akan berkoordinasi terus dengan BPBD," ungkapnya.
Arini mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai dan berhati-hati saat musim pancaroba dan musim penghujan.
Kemudian, penyakit saat pergantian musim juga perlu diwaspadai. Oleh karenanya, pihaknya mengajak masyarakat untuk bersih-bersih lingkungan sekitar.
"Potensi bencana yang perlu diwaspadai pada saat musim ini yaitu bencana angin kencang dan puting beliung. Kemudian, untuk musim hujan banjir dan longsor," tambahnya. (red)