Admin
Selasa, 13 Oktober 2026
Wonopringgo – Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus mendorong pembangunan yang seimbang antara pembangunan fisik dan penguatan mental spiritual masyarakat. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., saat menghadiri kegiatan Kampung Nasi Goreng Wonopringgo Bersholawat di Halaman Gedung Serba Guna (GSG) Pringgodani, Wonopringgo, Senin malam (12/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati menyampaikan rasa syukur dapat bersilaturahmi bersama masyarakat sekaligus mengikuti kegiatan bersholawat dan mendengarkan mauidah hasanah yang disampaikan KH. Solihin. Ia berharap kegiatan tersebut berjalan lancar serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.
Menurut Sukirman, tradisi bersholawat dan pengajian masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Pekalongan. Terlebih, kegiatan Kampung Nasi Goreng Wonopringgo Bersholawat dapat terselenggara berkat inisiatif dan partisipasi masyarakat secara mandiri, di bawah kepemimpinan Kepala Desa Wonopringgo.
“Pembangunan fisik harus tetap kita jalankan, tetapi pembangunan mental dan spiritual juga tidak boleh ditinggalkan. Tradisi bersholawat, pengajian, dan kegiatan keagamaan seperti malam ini harus terus kita jaga dan selenggarakan dengan baik,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi upaya Pemerintah Desa Wonopringgo dalam menata lingkungan dan menyediakan fasilitas desa yang representatif. Menurutnya, pembangunan sarana dan prasarana perlu berjalan beriringan dengan penguatan nilai-nilai keagamaan agar tercipta masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera.
Pada kesempatan itu, Sukirman turut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk melanjutkan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Sejumlah ruas jalan, di antaranya di wilayah Karangdadap, Watusalam, Sragi–Pantianom, dan Kedungwuni, telah maupun sedang ditangani secara bertahap.
Ia memahami bahwa masyarakat masih menantikan perbaikan sejumlah ruas jalan lainnya. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menyusun prioritas pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat dan kemampuan anggaran yang tersedia.
Menanggapi aspirasi Kepala Desa Wonopringgo mengenai kerusakan jalan kabupaten, khususnya ruas Wonopringgo menuju Tangkil, Sukirman menyampaikan bahwa usulan tersebut telah masuk dalam daftar prioritas jangka panjang (long list) pemerintah daerah.
Pemerintah daerah berharap usulan tersebut dapat direalisasikan pada 2026. Apabila belum memungkinkan, pengerjaannya diharapkan dapat mulai dilaksanakan paling lambat pada awal 2027.
“Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki dan membangun ruas-ruas jalan di seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan. Mohon doa masyarakat agar kami diberikan kemudahan dalam mencari sumber pendanaan, sehingga pembangunan dapat terus berjalan,” ujarnya.
Sukirman menambahkan, pemerintah daerah akan terus mengupayakan berbagai alternatif pendanaan dan melakukan terobosan agar pembangunan tetap berjalan tanpa menambah beban masyarakat melalui kenaikan pajak maupun tarif retribusi.
Sementara itu, Kepala Desa Wonopringgo, Slamet Haryanto, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan Kampung Nasi Goreng Wonopringgo Bersholawat. Berdasarkan data terakhir, sebanyak 1.471 porsi nasi goreng berhasil terkumpul dan dibagikan kepada para pengunjung.
Ia berharap partisipasi dan keikhlasan masyarakat tersebut menjadi amal ibadah serta membawa keberkahan bagi seluruh warga Wonopringgo.
Selain menyampaikan apresiasi, Slamet juga menitipkan aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan kabupaten di wilayahnya. Ia menjelaskan, ruas jalan dari Wonopringgo ke arah barat menuju Tangkil sebelumnya telah diselesaikan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Pak Agus dan Plt. Bupati Pekalongan.
Namun, sejumlah ruas jalan kabupaten lainnya mulai mengalami kerusakan meskipun telah beberapa kali dilakukan pemeliharaan. Karena itu, pihaknya berharap perbaikan dapat dianggarkan pada 2027 agar akses masyarakat tetap lancar dan aman.
Melalui kegiatan Kampung Nasi Goreng Wonopringgo Bersholawat, Pemerintah Kabupaten Pekalongan berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan nilai-nilai keagamaan terus tumbuh di tengah masyarakat. Di sisi lain, aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur akan terus menjadi perhatian pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.