Admin
Selasa, 31 Maret 2026


SEMARANG - Wujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman, tandatangani Pakta Integritas.
Penandatanganan tersebut dilakukan dalam kegiatan Dialog Antikorupsi yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Gradhika Bhakti Praja, Senin 30 Maret 2026.
Selain Sukirman, pakta integritas juga ditandatangani oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Pimpinan DPRD Jawa Tengah, serta para bupati, wali kota, dan ketua DPRD kabupaten/kota se-Jawa Tengah sebagai bentuk komitmen bersama pemberantasan korupsi.
Kegiatan yang menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi ini bertujuan memperkuat strategi preemtif dan preventif dalam mencegah tindak pidana korupsi di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto bersama Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK Ely Kusumastuti memberikan arahan kepada kepala daerah dan DPRD sebagai langkah pencegahan praktik korupsi, sekaligus merespons sejumlah operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Tengah.
Dalam arahannya, Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya integritas bagi seluruh aparatur sipil negara dan pejabat publik. Ia menyebut kasus OTT yang menjerat sejumlah kepala daerah harus menjadi pelajaran agar setiap pejabat menjalankan tugas secara bertanggung jawab dan bebas dari korupsi.
Sementara itu, Fitroh Rohcahyanto mengapresiasi langkah Pemprov Jawa Tengah dalam memperkuat pencegahan korupsi. Ia berharap penandatanganan pakta integritas tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam penyelenggaraan pemerintahan guna menekan perilaku koruptif secara berkelanjutan.
Senada, Plt Bupati Pekalongan, Sukirman juga merespon baik agenda tersebut, Pihaknya berharap
Penandatanganan Pakta Integritas menjadi pondasi yang kuat untuk semua pihak dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi.
"Harapannya ini menjadi pondasi yang kuat dalam mewujudkan good ang Celine Government," terangnya.
Acara itu juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto, Sekda Jateng Sumarno, serta para kepala OPD dan wakil kepala daerah se-Jawa Tengah.