Admin
Senin, 6 Desember 2021
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE.,MM meresmikan rekonstruksi jalan di Kecamatan Wonokerto, tepatnya ruas jalan Desa Wonokerto menuju kampung nelayan yang ada di sebelah kiri sungai Mrican, serta jalan Kepatihan – Bebel pada Senin (06/12) siang. Kehadiran Bupati Pekalongan beserta rombongan, antara lain perwakilan dari Forkopimda, Sekda beserta para asisten dan OPD terkait, disambut dengan meriah oleh warga Wonokerto yang mengaku bersuka cita dengan terlaksananya rekonstruksi jalan di wilayah Wonokerto Kulon dan Wonokerto wetan.
Terlaksananya rekonstruksi jalan di daerah Wonokerto ini merupakan wujud dari program ‘jalannya alus rejeki mulus’, dimana selain bidang inrfastruktur ( pembangunan jalan), ada pula sektor yang menjadi prioritas utama dari visi misi Bupati/Wakil Bupati, yakni sektor pendidikan dan kesehatan.
Bupati Fadia mengungkapkan alasan pihaknya menfokuskan pembangunan di Wonokerto, yakni ia ingin para nelayan bisa menikmati jalan yang halus. “ Insyaalloh di tahun 2022 ada pembangunan drainase senilai 5 Milyar, di desa SI Api api,desa Sijambe, Desa Pecakaran , Pesanggrahan, Tratebang dan Bebel. Kemudian 12 Miyar untuk pebaikan jalan TPI. Ada pula pembangunaan pengendalian banjir di desa depok senilai 3 Milyar. Normalisasi sungai Mrican sebesar 2,3 Milyar,normalisasi sungai buangan Tratebang sebesar 750 juta, juga normalisasi sungai buangan Pekuncen SIApi Api 450 juta, “ terangnya.
Lebih lanjut Bupati berpesan kepada warga Wonokerto untuk menjaga jalan yang telah bagus dengan baik. “ mudah-mudahan nanti seluruh jalan kabupaten Pekalongan alus dan rejekinya semua mulus,” harapnya.
Salah satu warga Wonokerto (wakil dari perumahan nelayan), Rosyati dalam kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih atas terlaksananya rekonstruksi jalan di desanya. ‘ Saya mengucapkan terimakasih kepada pemerinah Kabupaten Pekalongan, jalannya sudah bagus karena sebelumnya rumah-rumah tererndam banjir,” ucap Rosyati. (Ar-Kominfo)