KAJEN – Puluhan warga lanjut usia (lansia) Jum’at (13/9) mengikuti senam bersama di Halaman Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan. Tampak hadir Wakil Bupati, Ir. Hj. Arini Harimurti dalam kegiatan tersebut.
Usai senam bersama, Arini, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dengan para lansia pagi itu. Senam bersama merupakan program Komisi Daerah (Komda) Lansia dan diselenggarakan pertama kalinya. Arini menilai kegiatan senam bersama tersebut sangat positif. “Namun tidak hanya ini, kami juga mohon masukan dari para lansia semua, apa kira-kira program Komda Lansia ini agar lansia tetap sehat, tetap produktif. Kapan kita kumpul-kumpul, kapan tanggalnya,” ungkap Arini.
Ke depan juga diharapkan semua lansia dari berbagai kelompok bisa dilibatkan. “Ini adalah titik awal kita mudah-mudahan ke depan lebih giat lagi, lebih semangat lagi, lebih sehat lagi,” pungkasnya. Acara dilanjutkan dengan foto bersama.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Dra. Hj. Siti Masruroh, M.Si menyampaikan Dinas Sosial sebagai Sekretariat Komda Lansia menyelenggarakan senam sehat bersama ibu-ibu komunitas lansia alun-alun Kajen dan Karanganyar. “Ini adalah bagian dari salah satu kegiatan Komda lansia dan kegiatan ini dilaksanakan tiap dua minggu sekali,” katanya. (Lilik, Diyon)
Jumat, 13 September 2019
Ia berharap dengan berkumpulnya bersama para alim-ulama, mudah-mudahan masyarakat Kabupaten Pekalongan senantiasa dimudahkan dalam mencari rezeki yang halal, umur panjang sampai kelak berkumpul kembali tentunya bersama Rosulullah. "Kalau kita ingin punya ilmu, kita mencintai saja orang yang punya ilmu, Insya Alloh kita akan mendapat ilmu yang manfaat". ujar Bupati
KAJEN - Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si mengajar Kuliah Umum di kelas D3 Akuntansi PSDKU Universitas Diponegoro (Undip) Pekalongan. Dengan materi bertajuk "Era Millenial: Mampukah Akuntan Sebagai Pemersatu Bangsa", Bupati didampingi DR. Redyanto Noor, M.Hum (Ketua Lembaga Pengelola PSDKU Undip), Drs. Sudarno, M.Si., P.hD, (Kaprodi D3 Akuntansi PSDKU Undip), dan M. Agus Suryono, SE.Ak. (Narasumber kedua).
“Saya ucapkan terima kasih kepada Rektor Undip beserta jajaran Akademika yang secara terus-menerus melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Kemudian saya ucapkan selamat datang kepada para mahasiswa yang kebanyakan hampir 90 persen berasal dari luar Kabupaten Pekalongan,” ujar Bupati Pekalongan usia mengajar di Kampus PSDKU Undip Pekalongan di Kajen, Senin (9/9/2019) pagi.
Dijelaskan Bupati, Kabupaten Pekalongan dahulu bisa dikatakan zero perguruan tinggi. Berbeda dengan sekarang yang sudah hadir banyak perguruan tinggi seperti PSDKU Undip, IAIN, ITS NU, Politeknik Pusmanu, UMPP.
Kajen - Dalam rangka meningkatkan budaya baca masyarakat dan untuk menyediakan bahan bacaan yang murah dan bermutu Serta sabagai sarana rekreasi edukasi bagi para pelajar dan masyarakat. Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pekalongan mengadakan kegiatan pameran buku.
“ Peserta pameran pada tahun ini adalah adalah penerbit, distributor, toko buku, editoys kaset vcd edukasi dan lain-lain.” Ungkap Tutik Iriyanti SH, MSi selaku kepala dinas Perpustakaan dan arsip Kabupaten Pekalongan disela acara pameran buku beberapa waktu lalu
Dan diperkirakan pengunjung pameran tahun ini ditargetkan kurang lebih 25.000 pengunjung terdiri dari siswa, mahasiswa, karyawan karyawati dan masyarakat umum. Selain itu pameran juga menghadirkan acara pendukung seperti berbagai lomba yang pesertanya dari anak PAUD pelajar dan masyarakat umum. Juga beberapa workshop diantaranya workshop tentang pengelolaan peepustakaan desa, penulisan artikel ilmiah dan lainnya. Ada pula seminar, bedah buku dan wisata buku, juga Pentas budaya dan seni.
Pada kesempatan yang sama Sekretarias Daerah Kab Pekalongan Mukaromah Syakoer, MM mewakili Bupati, menyambut baik pameran buku dan arsip tersebut. “Kami menyambut baik, karena dengan adanya pameran buku dan arsip ini kami berharap bahwa buku yang dikelola dapat ditayangkan kepada masyarakat untuk dibaca” tuturnya.
Kajen - 1500 Mancing Mania dari seluruh penjuru Indonesia Ikuti Turnamen Baramundi Tingkat Nasional Bupati Pekalongan Cup III dan Santunan Anak Yatim, di Sungai Pencongan (Kali Sengkarang) Desa Pacar Kecamatan Tirto. Turnamen dibuka oleh Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, ., Sabtu (7/9/2019) malam.
Dipilihnya sungai Pencongan ini karena merupakan sungai terbaik di pantura, selain ketinggian air yang konsisten dan ideal untuk hidup ikan burumundi atau kakap putih serta letaknya yang strategis sehingga pas untuk kegiatan turnamen ini , Ungkap Bupati Pekalongan Asip Kholbihi.
"Potensi Ikan Kakap Baramundi di Sungai Pencongan (Kali Sengkarang) Ini tolong dijaga. Jangan sampai ada yang buang sampah atau limbah kesini, karena sudah tidak jamannya lagi. Karena sungai adalah beranda depan rumah kita yang harus selalu bersih. Sehingga potensinya bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin".tandasnya.
KAJEN - Sebanyak 30,360 ton benih jagung hibrida Varietas 212 bantuan dari Kementrian Pertanian RI diserahkan kepada kelompok tani yang berada di tujuh kecamatan, diantaranya Kecamatan Karangdadap, Kajen, Sragi, Bojong, Kesesi, Karanganyar dan Kandangserang.
Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si meminta kepada para penerima bantuan agar dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya karena tidak semua petani mendapat bantuan ini.
"Petani dibantu benih jenis NK 212, adapun keunggulannya bisa menghasilkan 9 sampai 10 ton per hektar, dibanding jenis lokal yang hanya menghasilkan 3 sampai 4 ton per hektar,” katanya pada acara penyerahan bantuan benih jagung hibrida Kementerian Pertanian RI tahun 2019 di Pendopo Kecamatan Kesesi, Jumat (6 /9/2019) siang.
Menurutnya, saat ini jagung juga merupakan salah satu makanan pokok dan jagung sendiri saat ini sudah dikembangkan menjadi beberapa varian lainnya.
"Saya harapkan income dari sektor ini bisa naik, dan bahkan sudah ada perusahaan yang siap menampung berapapun produksi jagung kita. Dan tujuan dari bantuan ini adalah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.
Ada tiga hal yang ditekankan Bupati. Pertama, bupati menghimbau agar masyarakat kalijambe pada khususnya senang bersedekah. Kedua, dalam hal kerukunan antar warga jangan sampai terjadi pertengkaran, masalah beda pilihan itu biasa. Dan ketiga kepada orang tua harus mendukung program Pemerintah dengan menyekolahkan putra putrinya minimal 12 tahun atau tamat SMA/Aliyah
Pengajian yang diadakan di Kalijambe Sragi dengan menghadirkan tokoh ulama KH. Anwar zahid dr Bojonegoro jatim , pada rabu ( 11/09) berlangsung meriah. Bupati Pekalongan KH Asip Kholbihi dalam sambutan singkatnya mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan pengajian dari tahun ke tahun samakin baik. " Alhamdulilah masyarakat kalijambe dari tahun ke tahun masih istiqomah dalam rangka menebar kebaikan, melaksanakan hal hal baik , yakni menyantuni anak yatim. Semoga tahun depan lebih meningkat lagi", tuturnya.(red)
Kamis, 12 September 2019
“Mungkin akan segera menyusul perguruan tinggi lainnya karena wilayah Kabupaten Pekalongan sangat kondusif untuk pengembangan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta,” terang Bupati.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan, dengan kehadiran mahasiswa di Kabupaten Pekalongan ini sangat memberikan peran yang positif. Pertama, dapat memberikan motivasi para pelajar yang masih belajar di pendidikan menengah (SMA sederajat). Kedua, bisa mewarnai kegiatan-kegiatan yang ada di Kabupaten Pekalongan. Dan yang ketiga, mereka akan menjadi agen bagi Kabupaten Pekalongan di daerahnya masing-masing guna memperkenalkan potensi yang ada di Kabupaten Pekalongan ini seperti batik, dan potensi-potensi lainnya.
“Disamping itu juga yang lebih penting lagi adalah menumbuhkan perekonomian di Kabupaten Pekalongan seperti industry makanan, kos-kosan, laundry dan lainnya,” tuturnya.
Akan tetapi, kata Bupati, misi besar hadirnya perguruan tinggi adalah bagaimana agar Kabupaten Pekalongan ini mendukung Pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena angka partisipasi kasar perguruan tinggi masih jauh dari harapan kita. Dan dengan hadirnya perguruan tinggi di Kota Santri ini akan meningkatkan angka partisipasi kasar perguruan tinggi di Indonesia.
“Kami sangat terbuka bagi perguruan-perguruan tinggi lain yang akan membuka di Kabupaten Pekalongan. Karena semakin banyak perguruan tinggi akan semakin baik seperti kota-kota yang lain di Jawa Tengah semisal Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Salatiga, Purwokerto. Mudah-mudahan Kabupaten Pekalongan akan menyusul sebagai pusat untuk pertumbuhan perguruan tinggi baru di Jawa Tengah melengkapi kota-kota yang sudah ada,” harap Bupati.
Dalam kesempatan mengajar tersebut, Bupati memberikan doorprize kepada beberapa mahasiswa, yang sebelumnya disampaikan pertanyaan oleh Bupati kepada mahasiswa yang bisa menjawab pertanyaan. (didik/dinkominfo kab.pekalongan).
Senin, 9 September 2019
Dan arsip yang kita simpan, dijadikan sebagai informasi yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dan Kegiatan pameran buku dan arsip ditingkatkan agar semakin baik karena,animo masyarakat Kabupaten Pekalongan terhadap membaca dan terhadap literasi semakin baik, semakin respek. (red)
Senin, 9 September 2019
Minggu, 8 September 2019
Kegiatan dilanjutkan peninjauan stand UMKM di Pekan Raya Kajen oleh Bupati didampingi Forkopimda dan tamu undangan lainnya.(didik /dinkominfo kab.pekalongan).
Minggu, 8 September 2019
Selanjutnya ia berharap agar sungai pencongan ini dapat dikembangkan lebih lanjut oleh BUMDES desa yang berada disekitarnya. Hal ini bentuk inovasi yang hendaknya dapat dikembangkan untuk kemajuan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten sedang mendorong agar pergerakan wisata wisata lokal ini yang mengandalkan keindahan alam yang potensi alam menyebar tidak hanya di wilayah pegunungan dan daerah pantai saja tapi sungai juga untuk dapat dimanfaatkan.” Kita sedang mendesain untuk pariwisata berbasis air yang dapat dikelola oleh bumdes desa setampat tentunya setelah memperhatian aspek keamanan dan ijin dari instasi vertical” terang Bupati.
Sementara itu ketua panitia tunamen Dedi menjelaskan bahwa kgiatan ini ikuti peserta 1500 macing mania baik dari 50 komunitas dan sisanya perorangan. “Meraka berasal dari Banten hingga Jawa Timur, seperti Banten, Indramayu, Cirebon, Tegal, Gresik dan Surabaya”tandasnya.(Red)
Minggu, 8 September 2019
Jumat, 6 September 2019
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan Ir. H. Siswanto mengatakan, bahwa potensi jagung di kabupaten pekalongan cukup baik dengan luas panen 2.500 hektar pertahun.
"Kita juga dorong agar produktivitasnya untuk naik, pada tahun 2016 4,1 ton perhektar, kemudian tahun berikutnya 4,9 ton per hektar, tahun 2018 5,1 ton per hektar, dan pada tahun 2019 sampai agustus sebanyak 5,5 ton pehektar dan akhir tahun 2019 kita upayakan agar mencapai 6,0," terangnya.
Siswanto menjelaskan, banyak petani yang masih menggunakan benih lokal sehingga produktivitas rendah dan rentan terkena penyakit terutama penyakit bulai.
"Salah satu untuk meningkatkan produksi dengan menanam jagung hibrida, pada bulan Juli kita mendapat alokasi dari Kementerian RI sebanyak 400 hektar dan pada bulan ini bersama Gempita kita mendapat alokasi 2024 hektar,” ujarnya.
Koordinator Gempita Kabupaten Pekalongan, Muhammad Slamet menyampaikan bantuan benih jagung tersebut merupakan usulan dari Gempita untuk menjaga ketahanan pangan khususnya tanaman jagung.
“Untuk perhektar nantinya masing masing akan mendapatkan 15 kilogram benih jagung. Alhamdulillah di tahun 2019 ini kita mendapat peningkatan,” jelasnya.
Adapun luasan lahan yang akan diberi bantuan jagung adalah 2024 Ha yang akan dibagikan kepada 36 kelompok tani di Kabupaten Pekalongan yang merupakan binaan Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) Kabupaten Pekalongan. Kelompok tani tersebut nantinya akan dibina dan dimonitor secara kontiyu mengenai perkembangan jagung petani dimasing masing wilayah.(red)
Jumat, 6 September 2019