Rabu, 14 Agustus 2019
Rabu, 14 Agustus 2019
KAJEN - Ada kelompok yang sangat bernafsu mengusung Khilafah di Indonesia yang harus kita pangkal dengan semangat memperingati hari Veteran. "Spirit untuk menangkal gerakan Khilafah di Indonesia harus makin nampak dan harus dibersihkan"ungkap Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, SH MSi saat peringatan Hari LVRI Kabupaten Pekalongan kemarin.
Institusi pemerintah juga harus dibersihkan dari anasir-anasir yang akan mengusung ideologi Khilafah, karena itu bertentangan dengan ideologi Pancasila. Dalam negara yang berpancasila semua umat beragama dipersilakan menjalankan syariat dan keyakinan masing-masing tanpa ada hambatan sedikitpun dari pemerintah. "Seperti dapat dibuktikan di Kabupaten Pekalongan yang tetap rukun dan memiliki rasa toleransi agama yang tinggi"tandasnya.
Adapun terkait dengan momentum hari LVRI Nasional khususnya warga Kabupaten Pekalongan diajak agar tetap mempertahankan NKRI. "Apalagi dengan momentum ini bertepatan dengan Hut kemerdekaan Indonesia ke 74",terangnya.
KAJEN - Para pemuda yang bergabung Pasukan Pengibar Bendera Paskibra Kabupaten Pekalongan akan bertugas pada upacara detik detik HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Sabtu mendatang. Mereka adalah pemuda pemudi pilihan setelah melewati berbagai seleksi.
Bupati Pekalongan Asip Khlobihi, SH MSi baru baru memberikan motivasi pada acara jam pimpinan.
"Memberikan Inspiring kepada anak-anak agar menjadi tokoh atau menjadi orang berguna kelak ada beberapa hal yang harus diperhatikan" terang Asip.
Pertama belajar yang tekun/rajin, menghargai guru, menghargai orang tua dan menghormati yang muda. Itu adalah kiat bagaimana sukses Story dari para tokoh besar.
Belajar dengan tekun supaya menjadi anak yang berguna, minimal di sekolah seperti masuk Paskibraka untuk terus-menerus menimpa diri. Jenjang pendidikan harus sampai S1 dan S2 agar nanti bisa masuk dan mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi atau keinginan, karena tidak harus pararel antara bidang pekerjaan dan pendidikan.
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan Ir. Hj. Arini Harimurti memberikan satu sapi ke Desa Pesanggrahan Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Pekalongan Ir. Hj. Arini Harimurti beserta suami H. Amat Antono, M.S.i. Penyerahan hewan kurban untuk Pondok Pesantren “Faidlul Qodir” milik KH. Abdul Khafidz, Minggu (11/08/2019).
Penyerahan hewan kurban ke daerah rob di anggap paling pantas, karena sangat memerlukan bantuan.
“Meski banyak daerah rob di Kabupaten Pekalongan, saya pilih daerah ini karena daerah Wonokerto, saya anggap paling memerlukan sekali kurban itu. Maka saya salurkan kurban saya kesini” Ungkap Wakil Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Pekalongan menjelaskan keinginannya untuk bisa datang ke daerah itu lagi, untuk membahas lebih lanjut apa sebenarnya yang harus di evaluasi bersama. Perihal mengenai bagaimana cara menyelesaikan masalah rob yang menjadikan jalan rusak di desa tersebut.
“ Saya ingin datang kesini lagi untuk berdialog lebih lanjut. Dialog mengenai perbaikan jalan sesuai dengan keinginan warga. Harapannya bisa berdialog dan melihat kondisi secara langsung, sehingga bisa mengambil kebijakan untuk penyelesaian masalah tersebut.” Tambah Arini.
KAJEN - Dalam waktu 10 menit, 1.300 kupon daging qurban ludes dibagikan oleh panitia hewan qurban Masjid Agung Al Muhtaram Kajen, kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu, (11/8/2019).
Panitia membagikan kupon usai sholat Ied atau mulai dari pukul 09.00 WIB, sekitar pukul 09.10 WIB kupon sudah habis.
Masyarakat yang akan mendapatkan kupon sudah mengantre dengan tertib di tempat yang sudah disediakan oleh panitia.
Bahkan panitia memisahkan tempat untuk mengantri kupon daging qurban antara laki-laki dan perempuan.
Totok Budi Mulyanto takmir Masjid Agung Al Muhtaram mengatakan ada 17 sapi dan 10 kambing yang di potong. "Puluhan hewan qurban itu merupakan pemberian dari Bupati, ketua DPRD, Kapolres Pekalongan dan kepala dinas yang ada di Pemkab Pekalongan," kata Totok.
Pihaknya menyiapkan 1.300 kupon yang akan dibagikan kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan. "Alhamdulillah, tadi saat membagikan kupon berjalan dengan tertib dan lancar. Petugas baik TNI, Polri, Satpol PP, dan Banser membantu untuk menertibkan pembagian kupon tersebut," ujarnya.
Minggu, 11 Agustus 2019
KAJEN - Bupati Pekalongan KH.Asip Kholbihi SH., M.Si., dan Wakil Bupati Pekalongan Ir. Hj. Arini Harimurti bersama ribuan umat Islam melaksanakan Shalat Idul Adha 1440H di Masjid Agung Al Muhtaram Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu, (11/8/2019).
Warga sudah berdatangan sejak sekitar pukul 05.30 WIB. Mereka langsung menuju ke tempat yang disediakan.
Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH., M.Si bersama istri Ny. Munafah berserta salah satu anaknya datang ke Masjid pukul 5.45Wib. Demikian halnya Wakil Bupati Ir. Hj. Arini Harimurti beserta suami dan salah satu anaknya. Disusul Ketua DPRD Dra. Hj. Hindun, MH bersama keluarga.
Dalam sholat Idul Adha 1440H, bertindak sebagai Imam Shalat yaitu Kyai Ahmad Shodiq Alhafiq, sedangkan khotib DR. Kasiman Mahmud Desky, M.Ag, Kepala Kementerian Agama Kajen.
Dalam khotbahnya, Kasiman menyatakan bahwa tema shalat Idul Idul Adha yaitu memaknai bulan Dzulhijjah pada ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah basyariah. "Artinya di Idul Adha ini kita harus memahami kisah pensyariatan kurban dan ibadah haji. Ada tiga pesan yang dapat kita jadikan pelajaran,"katanya.
KAJEN - Miftakhul nirwan widhiyanto dari kec Kajen dan saela malina dari rowokembu wopi terpilih sebagai juara pertma pada perhelatan Grand Final Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan tahun 2019. Dilaksanakan di bolevard pendopo Kabupaten Pekalongan kemarin.(9/9)
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Pekalongan KH.Asip Kholbihi,SH.,M.Si, Ketua DPRD Dra. Hj. Hindun M.H, Dandim Pekalongan Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto , Ketua PKK Kabupaten Pekalongan Dra. Hj. Munafah, Kepala OPD Kabupaten Pekalongan, serta camat terkait, Jumat malam (10/08/2019).
Adapun tujuan di adakannya kegiatan Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan adalah untuk meningkatkan citra Pariwisata, Untuk meningkatkan promosi Kepariwisataan, dan memperoleh insan generasi muda yang memiliiki kepribadian , etika, penampilan yang menawan berwawasan serta menguasai materi yang handal agar bisa mempromosikan Kabupaten Pekalongan.
“ adapun tahapan pemilihan mas dan mbak duta wisata tahun 2019, di mulai dari seleksi, kemudian karantina, dan sampai malam ini Grand Final. Peserta berjumlah 151 org, 45 putra dan 111 putri yang merupakan putra putri terbaik dr seluruh wilayah Kab. Pekalongan. Selanjutnya, sampai dengan malam ini terpilih 10 peserta putra dan 10 putri yang akan di seleksi pada grand final ini yang merupakan puncaknya.” Terang Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Ir Bambang Iriyanto.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah daerah telah memfasilitasi bantuan periodik yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten kepada LVRI. Dimasa mendatang akan ditingkatkan bentuk akomodasi lain dari pemerintah yg saat ini sedang dirancang. "Paling penting secara kuantitatif bentuk bantuannya akan ditingkatkan, bukan dari pada nilainya tapi pada rasa tanggung jawab pemerintah generasi muda kepada generasi tua" ungkap Bupati.
Selasa, 13 Agustus 2019
"Yang terpenting dalam proses pendidikan adalah bagaimana menginternalisasi nilai dari seluruh ilmu yang didapatkan, agar menjadi anak-anak yang bermanfaat karena punya pendekatan keilmuan dari berbagai disiplin ilmu " tandasnya.
Persoalan pekerjaan sekarang tidak paralel. Banyak bankir dari engineering, begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu lebih ditekankan kepada anak-anak Paskibraka agar seperti itu. Yang paling penting gunakan momentum sebagai anggota Paskibraka untuk berlatih disiplin, tanggung jawab dalam mengibarkan bendera merah putih untuk upacara hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia.
Menjadi Paskibraka adalah tugas yang sangat mulia dan tidak semua anak punya kesempatan. Oleh karena itu harus digunakan dengan penuh tanggung jawab, disiplin tinggi, serta hikmat dalam menjalankan tugas. Karena ini cerminan atau representasi dari sifat tanggung jawab yang dimiliki. (Red)
Selasa, 13 Agustus 2019
Tujuan dari dialog yang ingin Wakil Bupati lakukan adalah untuk mengetahui secara langsung permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Sehingga, masyarakat menjadi dekat dengan pemerintah.
Saat Pak Kyai menyampaikan keluhan terkait sarana prasarana rusak akibat rob dari warga sekitar desa Pesanggrahan.
Disampaikan kepada Pak Kyai, kapan mau mengundang Wakil Bupati lagi, berdialog tentang apa dan sebutkan permasalahannya.
Jika sudah ditentukan, nanti Wakil Bupati akan mengajak Kepala Dinas yang bersangkutan untuk hadir juga. Jika ingin berdialog mengenai pembangunan jalan yang rusak, terlebih dahulu dilaporkan dengan jelas, agar dapat segera mengevaluasi permasalahnya, masalah rob bisa kita bicarakan dengan baik.
Minggu, 11 Agustus 2019
Totok menambahkan pengambilan daging qurban akan dilaksanakan sekitar pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB. "Harapannya, pada saat pembagian daging nanti berjalan dengan tertib dan lancar," tambahnya.
Asih (42) warga Desa Pekiringan Alit, Kecamatan Kajen menceritakan bahwa ia mengantre kupon daging qurban sejak pagi tadi. "Dari pukul 06.00 WIB sudah mengantre mas dan tiap tahun sering dapat kupon daging qurban dari Masjid Agung Al Muhtaram," katanya.
Asih mengatakan rencananya daging yang didapat akan di masak sate bersama keluarganya. "Alhamdulillah, pembagian kuponnya tertib dan lancar," jelasnya.
Tusripah (56) warga Desa Nyamok, Kecamatan Kajen mengatakan ia sangat senang dapat kupon daging qurban dan dagingnya akan dimasak rendang. "Kupon yang didapatkan akan di tukar daging qurban dengan seberat 7 ons dan bisa diambil sekitar pukul 14.00 WIB," imbuhnya. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Minggu, 11 Agustus 2019
Pesan pertama yaitu kepatuhan Ibrahim akan Ismail yang total atas melaksanakan perintah Allah SWT. "Ibrahim mendapat ujian berat untuk menyembelih anaknya sendiri (Ismail) ketika ia merasakan kegembiraan yang luar biasa," ujarnya.
Pelajaran ke 2 yaitu momentum untuk merekatkan ukhuwah islamiah dunia. "Jamaah haji yang datang dari berbagai penjuru dunia terdiri dari berbagai latar belakang baik suku, budaya, bahasa, warna kulit, perbedaan aliran, dan madzhab maupun perbedaan lainnya persaudaraan para jamaah haji dapat terjaga dengan baik," ungkapnya
Pesan yang terakhir di hari raya korban adalah hakikat pengorbanan dan kepudilan sosial. "Idul Adha merupakan momentum untuk beribadah sekaligus menunjukkan kepedulian sosial kita kepada orang yang tidak mampu," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH., M.Si mengajak semua umat Islam agar memaknai Idul Adha dengan meneladani keikhlasan dan kesabaran Nabi Ibrahim alaihissalam.
"Kisah Nabi Ibrahim yang menjadi cikal bakal mulanya ibadah kurban. Selain disebut hari raya haji, Idul Adha juga disebut sebagai Idul Kurban dimana arti berkorban adalah dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT," ungkapnya. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Minggu, 11 Agustus 2019
Sementara itu Bupati Pekalongan Asih kholbihi,SH MSi menjelaskan sekaligus membuka acara Grand Final Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan tahun 2019, bahwa Mas mbak Duta Wisata yang terpilih akan menjadi juru bicara sekaligus menjadi Duta Wisata untuk memasarkan, memperkenalkan, dan membawa nama baik Kabupaten Pekalongan.
"Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan yang terpilih harus belajar mengenai filosofi yang dimiliki oleh batik Pekalongan. Banyaknya akulturasi budaya yang ada di Kabupaten Pekalongan harus kita tuangkan dalam beragam motif batik, sehingga batik Pekalongan dari tahun ke tahun semakin mantap, semakin berperan, dan semakin nyata mewarnai dalam membatik Nusantara." Terang Bupati.
Bupati meminta kepada finalis Mas dan Mbak Duta wisata yang terpilih dapat di training secara langsung, sehingga benar-benar bisa memahami bagaimana memasarkan, mengenalkan, sekaligus meneguhkan kembali kejayaan batik Kabupaten Pekalongan agar bisa menjadi destinasi khusus tentang batik.
"Saat ini dunia membutuhkan tiga hal baru yang semuanya dimiliki oleh Kabupaten Pekalongan. Dantaranya kekuatan local food atau makanan tradisional, sumber daya alam, & sumber air yang bersih. Alhamdullilah itu semua dimiliki Kabupaten Pekalongan." Lanjut Asip.
Bupati juga berharap kepada Mas dan Mbak Duta wisata yang terpilih dapat mengenalkan eksotisme keindahan alam, kuliner, dan keberagaman Kabupaten Pekalongan.
Data juara duta wisata tahun 2019
Juara 1
No. 7 nama : Miftakhul nirwan widhiyanto, umum dri SMA 1 Kajen alamat kec Kajen
No. 2 nama saela malina dri MAN 1 Pekalongan alamat rowokembu wopi
Juara 2
No. 12 nama elen Ardita yolanda dri Undip alamat ambo kembang Kedungwuni
No. 5 nama Slamet Romansyah dri SMA 1 Kajen alamat kuasen Kesesi
Juara 2
No. 14 nama dana Alya dri SMA 1 Kesesi alamat Karangrejo Kesesi
No. 9 nama Muhammad Zidan Arifin dari unes alamat buaran
Juara Berbakat
No. 7 nama Miftakhul nirwan widhiyanto
No. 16 nama agida Khairunnisa
Juara Multimedia
No.15 nama much Ilham Bintara indah
No. 04 nama Nita Aulia Putri
Juara Inteligensia
No. 19 nama Gilang Nanda Permana w
No. 12 nama elen Ardita yolanda
Juara Favorit
No. 1 nama Rizqi septiarso
No. 8 nama Tasya riskiani jazair
Sabtu, 10 Agustus 2019