KAJEN – Upacara dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Jawa Tengah berlangsung khidmat di Lapangan Belakang Setda Kabupaten Pekalongan, Kamis (15/8/2019).
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si, dihadiri Wakil Bupati Pekalongan Ir. Hj. Arini Harimurti, Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan Sutaji, SH.,MH., Ketua Pengadilan Agama Kajen Suwoto, SH.,MH, Wakapolres Pekalongan Kompol Mashudi, SH, perwakilan Kejari Kajen dan para Kepala OPD se di lingkungan Pemkab Pekalongan. Dan peserta upacara diikuti oleh TNI, Polri dan ASN Pemkab Pekalongan.
Dalam upacara Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah tersebut, Bupati Pekalongan membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam bahasa Jawa.
Ditemui usai upacara, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si mengatakan, sesuai dengan sambutan Gubernur, warga Jawa Tengah merupakan benteng pancasila sehingga nilai-nilai Pancasila harus dimplementasikan dan diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan mengimplementasikan Pancasila maka masyarakat akan hidup rukun, gorong-royong, menghargai orang lain serta dapat meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT,” katanya.
Ditambahkan Bupati, dengan mengamalkan ideologi Pancasila, maka masyarakat akan lebih terjamin kesejahteraanya. “Ini sesuai dengan keadilan yang tertuang dalam pasal kelima yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia,” terangnya.
Bupati Asip menjelaskan, Kabupaten Pekalongan sudah diupayakan semaksimal mungkin mengelaborasi nilai keadilan bagi seluruh Indonesia khususnya di Kota Santri.
“Kita upayakan juga agar porsi pembangunan di Kabupaten Pekalongan sesuai dengan sila ke-5 Pancasila,” tutur Bupati. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Kamis, 15 Agustus 2019
KAJEN - Sebanyak 42 dari 45 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan terpilih untuk masa jabatan 2019-2024 resmi dilantik pada Rabu siang (14/8/2019). Pelantikan dilakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan Sutaji, SH. MH., di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan Jl. Alun-Alun Utara No.2 Kajen.
Dari total anggota DPRD Kabupaten Pekalongan terpilih yang berjumlah 45 orang, ada 3 orang yang ijin karena melaksanakan ibadah haji dan akan dilantik terpisah, ketiga caleg ini adalah Saeful Bahri dan Masbukhin dari PKB, serta Saeful Arif dari Gerindra.
Pelantikan dihadiri oleh Bupati Pekalongan KH.Asip Kholbihi, SH., M.Si, Wakil Bupati Ir. Hj. Arini Harimurti, Anggota Dewan terpilih dan lama, Forkompimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ratusan tamu undangan lainnya serta sejumlah massa pendukung.
Kamis, 15 Agustus 2019
KAJEN – Apel Hari Pramuka ke-58 Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pekalongan diselenggarakan di Lapangan Desa Podosari Kecamatan Kesesi, Rabu (14/08/2019). Bertindak selaku pembina Apel Hari Pramuka ke-58 Kwarcab Kabupaten Pekalongan adalah Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Ka Mabicab) Kabupaten Pekalongan, Kak Asip Kholbihi (Bupati Pekalongan).
Acara dihadiri Wakil Bupati Ir. Hj. Arini Harimurti, Forkopimda, Sekda Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM beserta para Asisten, para Staf Ahli Bupati dan para Kepala OPD se Kabupaten Pekalongan, para Kepala Sekolah SD, SMP se Kabupaten Pekalongan.
Dalam upacara tersebut, selaku Pembina apel Bupati KH. Asip membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Budi Waseso yang sambutan tertulisnya menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka harus bisa memberantas narkoba.
Ketua Kwarnas mengungkapkan bahwa melansir dari BNN, sejak tahun 2018 BNN sudah menggandeng Gerakan Pramuka sebagai pelopor anti narkoba. Pramuka dijadikan sebagai proses pendidikan karakter di luar lingkungan sekolah dan keluarga yang ada hampir di seluruh wilayah Indonesia.
Rabu, 14 Agustus 2019
Rabu, 14 Agustus 2019
KAJEN - Ada kelompok yang sangat bernafsu mengusung Khilafah di Indonesia yang harus kita pangkal dengan semangat memperingati hari Veteran. "Spirit untuk menangkal gerakan Khilafah di Indonesia harus makin nampak dan harus dibersihkan"ungkap Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, SH MSi saat peringatan Hari LVRI Kabupaten Pekalongan kemarin.
Institusi pemerintah juga harus dibersihkan dari anasir-anasir yang akan mengusung ideologi Khilafah, karena itu bertentangan dengan ideologi Pancasila. Dalam negara yang berpancasila semua umat beragama dipersilakan menjalankan syariat dan keyakinan masing-masing tanpa ada hambatan sedikitpun dari pemerintah. "Seperti dapat dibuktikan di Kabupaten Pekalongan yang tetap rukun dan memiliki rasa toleransi agama yang tinggi"tandasnya.
Adapun terkait dengan momentum hari LVRI Nasional khususnya warga Kabupaten Pekalongan diajak agar tetap mempertahankan NKRI. "Apalagi dengan momentum ini bertepatan dengan Hut kemerdekaan Indonesia ke 74",terangnya.
KAJEN - Para pemuda yang bergabung Pasukan Pengibar Bendera Paskibra Kabupaten Pekalongan akan bertugas pada upacara detik detik HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Sabtu mendatang. Mereka adalah pemuda pemudi pilihan setelah melewati berbagai seleksi.
Bupati Pekalongan Asip Khlobihi, SH MSi baru baru memberikan motivasi pada acara jam pimpinan.
"Memberikan Inspiring kepada anak-anak agar menjadi tokoh atau menjadi orang berguna kelak ada beberapa hal yang harus diperhatikan" terang Asip.
Pertama belajar yang tekun/rajin, menghargai guru, menghargai orang tua dan menghormati yang muda. Itu adalah kiat bagaimana sukses Story dari para tokoh besar.
Belajar dengan tekun supaya menjadi anak yang berguna, minimal di sekolah seperti masuk Paskibraka untuk terus-menerus menimpa diri. Jenjang pendidikan harus sampai S1 dan S2 agar nanti bisa masuk dan mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi atau keinginan, karena tidak harus pararel antara bidang pekerjaan dan pendidikan.
Ditambahkan Bupati, dengan adanya anggota dewan yang baru juga diharapkan target RPJMD yang telah disepakati dapat dijalankan, dan hasilnya dapat dirasakan baik secara makro ekonomi maupun sesuai dengan 12 mandat rakyat. "Hal itu perlu adanya dukungan politik dari anggota dewan terpilih dengan tetap mengutamakan fungsi kepengawasan," katanya.
Ketua sementara DPRD Kabupaten Pekalongan Dra. Hj. Hindun, MH., mengatakan, bahwa pelantikan berjalan telah berjalan lancar dan sukses. "Ada 42 anggota dewan yang dilantik sementara tiga sisanya cuti melaksanakan ibadah haji," terangnya.
Pihaknya berharap dengan dilantiknya anggota dewan yang baru dapat mewujudkan aspirasi masyarakat sesuai dengan tupoksinya yaitu legislasi, anggaran dan pengawasan. "Mudah-mudahan dapat mendorong Pemkab Pekalongan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, tentunya kami juga meminta dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar terus bekerja lebih baik," pintanya.(didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Kamis, 15 Agustus 2019
Mengingat pentingnya peran Pramuka yang hingga saat ini masih eksis dan aktif di seluruh pelosok negeri, Badan Narkotika Nasional (BNN) menggandeng Kwartir Nasional Gerakan Pramuka untuk bekerjasama dalam program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN).
Pesan Kwarnas ini cukup relevan karena BNN juga memberikan data, bahwa penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja makin meningkat. Di mana ada peningkatan sebesar 24 hingga 28 persen remaja yang menggunakan narkotika.
Sementara itu, Bupati KH. Asip usai upacara mengatakan, pramuka merupakan pendidikan karakter kaum muda, di era globalisasi banyak persoalan kekinian yang mengancam keutuhan dan keberlangsungan bangsa dan negara.
"Gerakan pramuka yang menekankan pendidikan dan pembentukan karakter diharapkan dapat menyikapi berbagai peistiwa tersebut. Untuk membantu dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba, tawuran, intoleransi, dan penggunaan Medsos yang penuh ujaran kebencian. Mari kita cegah dan tanggulangi bersama," katanya.
Melalui gerakan pramuka, Bupati KH. Asip mengajak untuk memupuk cinta alam, cinta kasih dan pegang teguh pada kode kehormatan gerakan pramuka. Serta saling menolong, cinta tanah air, berani, siap mempertahankan keutuhan negara republik Indonesia berdasarkan pancasila dan UUD 45.(didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Kamis, 15 Agustus 2019
Rabu, 14 Agustus 2019
Ia menambahkan bahwa Pemerintah daerah telah memfasilitasi bantuan periodik yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten kepada LVRI. Dimasa mendatang akan ditingkatkan bentuk akomodasi lain dari pemerintah yg saat ini sedang dirancang. "Paling penting secara kuantitatif bentuk bantuannya akan ditingkatkan, bukan dari pada nilainya tapi pada rasa tanggung jawab pemerintah generasi muda kepada generasi tua" ungkap Bupati.
Selasa, 13 Agustus 2019
"Yang terpenting dalam proses pendidikan adalah bagaimana menginternalisasi nilai dari seluruh ilmu yang didapatkan, agar menjadi anak-anak yang bermanfaat karena punya pendekatan keilmuan dari berbagai disiplin ilmu " tandasnya.
Persoalan pekerjaan sekarang tidak paralel. Banyak bankir dari engineering, begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu lebih ditekankan kepada anak-anak Paskibraka agar seperti itu. Yang paling penting gunakan momentum sebagai anggota Paskibraka untuk berlatih disiplin, tanggung jawab dalam mengibarkan bendera merah putih untuk upacara hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia.
Menjadi Paskibraka adalah tugas yang sangat mulia dan tidak semua anak punya kesempatan. Oleh karena itu harus digunakan dengan penuh tanggung jawab, disiplin tinggi, serta hikmat dalam menjalankan tugas. Karena ini cerminan atau representasi dari sifat tanggung jawab yang dimiliki. (Red)
Selasa, 13 Agustus 2019