KAJEN – Bupati Pekalongan, Hj. Fadia Arafiq, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Pekalongan, Kapolres Pekalongan, dan Ketua DPRD Pekalongan menyelenggarakan acara open house yang meriah di rumah dinas Bupati Pekalongan, Kajen, pada Senin, 31 Maret 2025. Acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 14.00 WIB ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta jajarannya, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat umum dari berbagai lapisan. Suasana hangat dan penuh keakraban terasa sepanjang acara, di mana para tamu berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan Bupati dan para pejabat daerah lainnya.
Para tamu undangan pun menyambut baik acara ini. Mereka menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bupati Pekalongan dalam membuka ruang dialog dengan masyarakat. Selain itu, mereka juga menyampaikan berbagai harapan dan masukan untuk kemajuan Kabupaten Pekalongan.
Dengan terselenggaranya acara open house ini, diharapkan tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin erat. Sinergi yang kuat antara kedua belah pihak diharapkan dapat membawa Kabupaten Pekalongan menuju kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik.
KAJEN - Bupati Pekalongan, Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan. Dalam sambutannya saat sholat Idul Fitri di Masjid Al Mutaram Kajen pada 31 Maret 2025, Bupati Fadia juga menyampaikan permohonan maaf atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Pekalongan.
KAJEN - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025, Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Pekalongan melakukan peninjauan ke sejumlah posko keamanan Idul Fitri pada Kamis (27/3/2025) malam. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dan fasilitas dalam menyambut lonjakan pemudik.
KAJEN - Pemerintah Kabupaten Pekalongan harus siap menyambut kedatangan para pemudik dari berbagai daerah pada lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. Hal tersebut diungkapkan Ketua DPRD kabupaten Pekalongan, Drs H Abdul Munir usai pimpin rapat Paripurna, Kamis (27/3/2025).
KAJEN – Bupati Pekalongan Dr Hj Fadia Arafiq sampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2024 kepada Ketua DPRD setempat. Rapat Paripurna berlangsung , Kamis (27/3/2025), di Ruang Paripurna DPRD Setempat.
– Pemerintah Kabupaten Pekalongan menunjukkan perhatiannya kepada para juru parkir dengan menyalurkan bantuan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025. Sebanyak 399 juru parkir menerima bantuan tersebut dalam acara yang digelar di Aula Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan pada Kamis (27/3).
KAJEN – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan 250 paket bantuan pangan kepada masyarakat di Kecamatan Kajen. Penyaluran bantuan yang berlangsung pada Rabu (26/3/2025) ini dipusatkan di Aula Kecamatan Kajen.
KAJEN - Sebanyak 3 ribu bantuan paket sembako disalurkan Pemkab Pekalongan dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZMAS) jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Paket sembako disampaikan dari sejumlah Kecamatan yang ada.
Minggu ini penyaluran berlangsung untuk warga di Kecamatan Sragi, Kesesi, Kajen dan Bojong. Dengan masing -masing kecamatan mendapat alokasi 250 Paket Beras Zakat seberat 5 kilogram.
KAJEN - Bupati Pekalongan, Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M, bersama Wakil Bupati H. Sukirman, S.S, M.S dan anggota DPR RI, H. Ashraff Abu, menggelar kegiatan pembagian bantuan dan pengecekan harga pasar di beberapa lokasi padat penduduk di Kabupaten Pekalongan, 26 Maret 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu dan mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.
"Dalam kesempatan yang baik ini, izinkan saya atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Minal Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Saya yakin sebagai pemimpin Kabupaten Pekalongan, kami berdua pastilah masih banyak kesalahan, kebijakan, atau apapun,” tuturnya.
“Dalam kesempatan ini, saya meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan. Insya Allah, kami akan berusaha memperbaiki agar lebih baik lagi," ujar Bupati Fadia.
Bupati Fadia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk memanfaatkan momentum Idul Fitri untuk saling memaafkan dan memperkuat tali persaudaraan. Ia juga berharap agar seluruh amal ibadah selama bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT, dosa-dosa diampuni, dan semua keinginan dikabulkan.
Acara sholat Idul Fitri ini dihadiri oleh Wakil Bupati Pekalongan, Sekretaris Daerah, Asisten Staff Ahli, Forkopimda, Ketua Baznas, Kepala OPD, serta perwakilan BUMN/BUMD.
Dalam kunjungannya ke Pos Pengamanan Exit Tol Bojong dan Gemek Kedungwuni, Bupati Fadia menyatakan bahwa seluruh unsur keamanan, yaitu kepolisian, TNI, dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, telah siap menyambut arus mudik.
"Alhamdulillah, kami melihat bahwa semuanya sudah siap. Posko-posko mudik telah disiapkan di lokasi-lokasi strategis seperti jalur keluar tol, jalur Pantura, dan daerah padat penduduk," ujarnya.
Bupati Fadia mengimbau para pemudik untuk selalu berhati-hati di perjalanan dan mematuhi aturan lalu lintas. Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk menyambut pemudik dengan ramah dan memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan perekonomian daerah, terutama bagi pelaku UMKM. "Diperkirakan sekitar 500 ribu pemudik akan tiba di Kabupaten Pekalongan. Ini adalah peluang besar bagi UMKM kita," tambahnya.
Kapolres Pekalongan, AKBP Doni Prakoso W, memastikan bahwa arus mudik saat ini masih dalam kondisi normal dan lancar. Pihaknya bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah siap mengantisipasi segala kemungkinan, termasuk menyiapkan rekayasa lalu lintas jika terjadi kemacetan.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, diharapkan musim mudik tahun ini dapat berjalan aman dan nyaman bagi seluruh pemudik yang melintasi atau pulang kampung ke Kabupaten Pekalongan.
Menurutnya Abdul Munir, Pemerintah telah memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Jumat tanggal 28 Maret 2025, dengan perkiraan 5000 orang melakukan perjalanan pulang kampung ke Kabupaten Pekalongan. Peluang tersebut harus disiapkan dan diambil Pemkab Pekalongan agar para pemudik mengoptimalkan selama libur mudik, berwisata atau berbelanja di kabupaten Pekalongan.
“Kedatangan pemudik yang pulang kampung dengan angka yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dan membawa uang ini harus di tangkap bagi pelaku UMKM, pengelola objek wisata agar para pemudik tidak menghabiskan unagnya keluar kota, cukup di Kabupaten Pekalongan saja,”terangnya.
Dikesempatan yang sama Bupati Pekalongan, Dr. Hj Fadia Arafiq menyampaikan, Pemudik yang masuk Ke Kabupaten Pekalongan sudah mulai terlihat, Pihaknya sudah melakukan upaya penyambutan para pemudik dengan melakukan berbagai hal, seperti perbaikan infrastruktur akses jalan disejumlah titik, lampu penerangan dan yang lainya.
“Kita sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengoptimalkan pelayanan, jalan-jalan yang rusak dan masih bisa kita kejar untuk diperbaiki kita perbaiki, semuanya untuk kenyamanan masyarakat dan para pemudik yang mulai datang ke kabupaten Pekalongan,” terang Fadia.
Pihaknya berharap dengan kedatangan 5000an pemudik ini transaksi ekonomi di Kabupaten Pekalongan akan meningkat terutama bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Pekalongan.
Dalam pidatonya, Bupati Pekalongan, Hj Fadia menyampaikan, LKPJ Tahun Anggaran 2024 merupakan laporan pelaksanaan pemerintahan, pembangunan daerah, dan pemberdayaan masyarakat sepanjang tahun.
Ia menjelaskan bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Pekalongan pada tahun 2024 tercatat sebesar 8,95%, yang menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 9,67%. Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi mengalami sedikit penurunan sebesar 0,12% dibandingkan tahun 2023.
“Selain itu untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2024 mengalami peningkatan dengan capaian sebesar 71,95%, lebih tinggi dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 71,40%. Bidang ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada tahun 2024 tercatat sebesar 3,30%, sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 3,25%,” terangnya.
Ditambahkan Fadia, Di sisi lain, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita mengalami kenaikan, yang mencerminkan pertumbuhan ekonomi secara makro di daerah. Selain itu, Bupati juga menyampaikan laporan mengenai penggunaan APBD Tahun Anggaran 2024 yang telah dialokasikan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan, kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan atas dukungan dan partisipasinya dalam mendukung program-program pemerintah", terangnya.
Setelah penyampaian LKPJ, acara dilanjutkan dengan penandatanganan dan penyerahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Pekalongan Tahun Anggaran 2024 oleh Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan kepada Pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Drs H Abdul Munir menyampaikan, Setelah penyampaian LKPJ ini, DPRD akan melakukan pembahasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami sudah menerima dan menyimak isi LKPJ ini, banyak pengharggaan dan tidak ada hutang, yang penting itu,” tarang Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan.
Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Drs H Abdul Munir dan dihadiri oleh Bupati Pekalongan, Wakil Bupati, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seluruh anggota DPRD, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.
Acara penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Wakil Bupati Pekalongan Sukirman, Kepala Dinas Perhubungan Agus Purwanto, dan sejumlah tamu undangan lainnya. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para juru parkir dalam menjaga ketertiban lalu lintas dan parkir di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia Arafiq menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung kesejahteraan para juru parkir. "Kami menyadari peran penting juru parkir dalam menjaga ketertiban lalu lintas, terutama menjelang dan saat Lebaran. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi mereka dalam menyambut Idul Fitri," ujar Bupati Fadia.
Pada sesi tanya jawab, beberapa juru parkir menyampaikan aspirasi mengenai kebutuhan penerangan di lokasi kerja serta perlengkapan seperti jas hujan dan stick lamp untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan saat bertugas.
Kepala Dinas Perhubungan Agus Purwanto menanggapi aspirasi tersebut dengan menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti dan mencari solusi terbaik.
"Ada beberapa juru parkir yang meminta kelengkapan seperti jas hujan dan stick lamp. Hal ini akan kami rencanakan penganggarannya, dan mudah-mudahan dapat terealisasi pada perubahan anggaran tahun 2025," ungkap Agus Purwanto.
Lebih lanjut, Agus Purwanto juga menyampaikan informasi mengenai target dan realisasi pendapatan parkir di Kabupaten Pekalongan. "Target pendapatan parkir pada tahun 2024 adalah Rp 1,556 miliar, dan realisasinya mencapai sekitar 98%. Ini merupakan pencapaian terbaik. Sementara itu, target pendapatan parkir pada tahun 2025 adalah Rp 1,6 miliar," jelasnya.
Acara penyerahan bantuan berlangsung lancar dan diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan juru parkir. Para penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah. Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan juru parkir di Kabupaten Pekalongan dan mendukung mereka dalam menjalankan tugas dengan lebih aman dan nyaman.
Anggota DPR RI Komisi IX, Mukhtaruddin Ashraff Abu, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lansia dan warga kurang mampu di Kabupaten Pekalongan. Ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS.
"Kami bersama Wakil Bupati dan BAZNAS berupaya meringankan beban masyarakat, terutama lansia dan mereka yang membutuhkan," ujarnya.
Kegiatan distribusi bantuan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Maret 2025. Hari ini terdapat empat titik penyaluran yaitu Kajen, Bojong, Sragi, dan Kesesi.
Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, S.S, M.S., menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam melayani masyarakat.
"Ini adalah salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat, terutama menjelang hari besar seperti Idul Fitri," tuturnya.
Data penerima bantuan dikumpulkan melalui dinas terkait dan pemerintah desa, dengan tambahan kuota bagi tukang becak serta kuli panggul di Pasar Kajen. Plt. Camat Kajen, Purwo Susilo, menjelaskan bahwa setiap desa mendapatkan alokasi 10–15 penerima, sehingga total paket yang disalurkan mencapai 250 paket, masing-masing berisi 5 kg beras.
Siti Fatimah, salah satu warga Desa Sabarwangi yang menerima bantuan, mengaku bersyukur karena bantuan ini dapat digunakan untuk membuat lontong sebagai persiapan Lebaran. Ia juga berharap program serupa terus berlanjut dan Kabupaten Pekalongan semakin maju.
Disampaikan, Wakil Bupati Pekalongan, H Sukirman saat menyalurkan bantuan di Aula Kecamatan Bojong, Rabu (26/3/2025). Total bantuan sembako jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 hijriah ini sebanyak 3000 paket yang akan disalurkan kesemua Kecamatan.
"Setelah dari kecamatan Kajen saya bersama Anggota Komisi IX DPR RI, Bapak Mukhtaruddin Ashraff Abu, dan BAZNAS serta dinas terkait sampaikan bantuan untuk warga di kecamatan Bojong. Kami berharap jangan di lihat dari besar - kecilnya nilai bantuan ini, tapi dari upaya Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan Ibu Bupati yang memberikan perhatian untuk warganya," terang Sukirman.
Penyaluran bantuan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 26 -28 Maret 2025. Hari ini terdapat empat titik penyaluran yaitu Kajen, Bojong, Sragi, dan Kesesi.
Dikesempatan yang sama, Anggota Komisi IX DPR RI, Mukhtaruddin Ashraff Abu menyampaikan, Pihaknya sangat mensuport program yang merupakan bentuk kepedulian Pemkab Pekalongan terhadap lansia dan warga kurang mampu. Ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS.
"Kegiatan ini kolaborasi yang luar biasa dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama BAZNAS, Sebagai bentuk tanggung jawab untuk meringankan beban masyarakat, terutama lansia dan mereka yang membutuhkan," terangnya.
Data penerima bantuan dikumpulkan melalui dinas terkait dan pemerintah desa. Salah satu Penerima manfaat, Warga Desa Bojong Minggir, Pujiatun mengaku bersyukur mendapatkan bantuan beras ini. "Alhamdulillah dapat bantuan beras bisa untuk zakat fitrah dan buat ketupat," terangnya.
Dalam kunjungannya di Kelurahan Kesesi, Bupati Fadia menyampaikan komitmennya untuk segera menggelar pasar murah dalam satu hingga dua hari kedepan. Pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
"Hari ini, saya dan Pak Wakil Bupati bersama DPR RI, Bapak H. Asharff Abu, membagikan bantuan di beberapa titik lokasi pasar, khususnya di daerah padat penduduk. Kami ingin memberikan sedikit perhatian kepada warga Kabupaten Pekalongan yang kurang mampu," ujar Bupati Fadia.
Lebih lanjut, Bupati Fadia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memantau harga pasar secara langsung. "Sekalian dalam kesempatan ini, saya mengecek harga pasar di masyarakat. Dalam waktu satu sampai dua hari ini, kami akan turunkan pasar murah di setiap pasar yang harganya melonjak cukup drastis," tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus berkoordinasi dengan bagian ekonomi dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindak) untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok. "Untuk antisipasi lonjakan harga, kami terus berkomunikasi dengan bagian ekonomi dan Disperindak agar harga bisa terjangkau oleh masyarakat. Ini adalah pekerjaan rumah kami. Kami akan bekerja keras untuk memikirkan bagaimana menstabilkan harga menjelang Lebaran," tegas Bupati Fadia.
Acara ini dihadiri oleh Wakil DPRD Kabupaten Pekalongan, Kepala Dinas Dinperindak Kabupaten Pekalongan, Kepala Kesbangpol Kabupaten Pekalongan, dan Camat Kesesi. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam upaya menyejahterakan masyarakat.