KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mengembangkan sektor pariwisata guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal tersebut disampaikan Bupati Pekalongan Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M selepas acara forum konsultasi publik penyusunan rancangan awal draft Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pada Senin (24/03/25) pagi di Aula Lantai 1 Setda. Pihaknya menuturkan perihal pentingnya perbaikan jalan sebagai elemen utama pembangunan. "Sebagus apa pun wisata kita, sehebat apa pun daerah kita, kalau jalan-jalan rusak, saya kira percuma," ujarnya. Ia menargetkan perbaikan ruas jalan kabupaten dapat diselesaikan dalam waktu empat tahun ke depan.
Di sektor pendidikan, Bupati menegaskan bahwa sekolah menjadi prioritas utama. "Saya mau anak-anak saya di Pekalongan bisa sekolah dengan baik," katanya. Pemerintah juga akan tetap membuka program pendidikan Paket A, B, dan C secara gratis bagi masyarakat, dengan pendaftaran yang dipermudah melalui nomor telepon dan tautan yang akan dibagikan.
Selain itu, penanganan banjir rob menjadi perhatian serius. Pembangunan rumah pompa untuk mengatasi banjir di wilayah terdampak ditargetkan selesai tahun ini. "Saya pastikan tahun ini harus selesai," tegasnya.
Di bidang kesehatan, Pekalongan berhasil mengelola program Universal Health Coverage (UHC) dengan baik. "Alhamdulillah, kita bisa mengatur keuangan dengan baik, sehingga layanan kesehatan tetap berjalan lancar," jelasnya. Rumah sakit negeri juga terus ditingkatkan kualitasnya agar mampu menopang kebutuhan masyarakat.
Untuk sektor pariwisata, pemerintah daerah tengah berupaya menarik lebih banyak wisatawan dan investasi. Salah satu rencana ambisius adalah membangun destinasi wisata serupa Jatim Park di Pekalongan. "Saya sudah berkomunikasi dengan pemilik Jatim Park agar konsep ini bisa diwujudkan di Pekalongan," katanya. Ia optimistis proyek ini akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor perhotelan dan UMKM.
Selain itu, pengembangan sirkuit balap juga tengah dipersiapkan. "Belum selesai saja, sudah banyak yang ingin menyewa," ungkapnya. Proyek ini diyakini mampu menarik wisatawan serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Tak hanya itu, Pemkab Pekalongan juga merencanakan pemindahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ke lokasi baru yang telah disiapkan. "Tanahnya sudah ada, ini harus segera diselesaikan," tegasnya.
Dengan berbagai program yang dicanangkan, pemerintah daerah berharap pembangunan Pekalongan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Senin, 24 Maret 2025
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menggelar kegiatan konsultasi publik sebagai bagian dari penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk lima tahun ke depan pada Senin (24/03/2025) di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dan saran dari berbagai pemangku kepentingan guna menyempurnakan rancangan awal RPJMD.
KAJEN - Menjelang lonjakan pemudik Lebaran 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pekalongan bersama Satlantas Polres Pekalongan bergerak cepat melakukan inspeksi kelayakan kendaraan (RAM Cek) terhadap bus-bus yang akan melayani arus mudik. Kegiatan ini berlangsung di salah satu garasi bus di Kajen pada Rabu (19/3/2025).
KAJEN - Wakil Bupati Pekalongan H Sukirman Bersama Sekertaris daerah kab.Pekalongan, M Yulian Akbar dan Tim Pengendali Inflasi daerah (TPID) setempat pantau harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah. Inspeksi mendadak gabungan berlangsung di 4 pasar tradisional di Kabupaten Pekalongan.
KAJEN – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Pekalongan (TPID) akan menggelar pasar murah di berbagai lokasi strategis. Hal Tersebut Disampaikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E, M.M selepas melakukan pantau harga dan ketersediaan komoditas pangan pokok di Pasar Kesesi pada Kamis (13/03) Pagi. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok yang cenderung meningkat menjelang Lebaran.
KAJEN - Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pekalongan menggelar rapat koordinasi persiapan penyusunan Rencana Strategis (Renstra) 2025-2029 pada Rabu, 12 Maret 2025. Rapat yang diadakan di ruang rapat Indraprasta Bapperida ini dihadiri oleh para sekretaris perangkat daerah.
PETUNGKRIYONO – Warga Petungkriyono bahagia sambut kabar Pembangunan jembatan Bailey (darurat) Tembelan Kecamatan Petungkriyono yang hampir selesai. Dari pantauan tim Dinkominfo Kabupaten pada Senin, 10 Maret 2025 pukul 14.40 WIB progres pembangunan sudah memasuki tahapan pemasangan Dek yang nantinya akan dilalui pengguna jalan.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengambil langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025. Wakil Bupati Pekalongan, H. Sukirman, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pemantauan harga secara nasional dan regional. "Kita akan memantau harga dari situasi nasional dan regional, lalu pasti kita akan lakukan operasi pasar," ujarnya pada 7 Maret 2025.
Dalam acara tersebut, disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan dan Riset Daerah (BAPPERIDA) Trisno Suharsanto bahwa RPJMD akan mencakup beberapa aspek utama, di antaranya gambaran umum Kabupaten Pekalongan, termasuk kondisi geografi, demografi, dan ekonomi makro. Selain itu, RPJMD juga akan membahas kapasitas fiskal daerah, yang mencakup proyeksi pendapatan, belanja, dan pembiayaan selama lima tahun ke depan.
"Sebagai gambaran untuk Bapak-Ibu, isi dari RPJMD ini adalah yang pertama terkait gambaran umum Kabupaten Pekalongan.
Itu menyangkut geografi, demografi, kemudian juga kondisi ekonomi makro Kabupaten Pekalongan. Kedua, membahas kapasitas fiskal, jadi berapa kemampuan Kabupaten Pekalongan, baik pendapatan, belanja maupun pembiayaan untuk 5 tahun.
Ini kita prediksikan. Kemudian yang ketiga, kita mencari memutuskan, menentukan permasalahan dan isu strategis. yang akan diangkat untuk lima tahun ke depan. selanjutnya adalah penyebaran dari visi dan misi Bupati terpilih, ucap Kepala BAPPERIDA dalam sambutannya.
Selain itu, dalam RPJMD juga akan ditentukan permasalahan dan isu strategis yang menjadi fokus pembangunan daerah. Penyusunan dokumen ini juga mengacu pada visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati terpilih, yang kemudian akan dijabarkan ke dalam program kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan indikator kinerja yang terukur.
Melalui konsultasi publik ini, Pemkab Pekalongan mengharapkan partisipasi aktif dari seluruh pihak untuk memberikan saran dan masukan dalam rangka menyempurnakan draft awal RPJMD agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mengembangkan sektor pariwisata guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam pernyataannya saat ditemui awak media selepas acara, Bupati Pekalongan Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M melihat pentingnya perbaikan jalan sebagai elemen utama pembangunan.
"Sebagus apa pun wisata kita, sehebat apa pun daerah kita, kalau jalan-jalan rusak, saya kira percuma," ujarnya. Ia menargetkan perbaikan ruas jalan kabupaten dapat diselesaikan dalam waktu empat tahun ke depan.
Di sektor pendidikan, Bupati menegaskan bahwa sekolah menjadi prioritas utama. "Saya mau anak-anak saya di Pekalongan bisa sekolah dengan baik," katanya. Pemerintah juga akan tetap membuka program pendidikan Paket A, B, dan C secara gratis bagi masyarakat, dengan pendaftaran yang dipermudah melalui nomor telepon dan tautan yang akan dibagikan.
Senin, 24 Maret 2025
Fokus utama pemeriksaan adalah memastikan bahwa setiap armada bus yang mengangkut pemudik berada dalam kondisi prima, sehingga dapat meminimalisir potensi kecelakaan selama periode mudik dan balik Lebaran. Suhirdi, Kepala Bidang LLAJ Dishub Kabupaten Pekalongan, menjelaskan bahwa RAM Cek mencakup pemeriksaan menyeluruh seperti sistem pengereman, kondisi ban, fungsi lampu, wiper, kelengkapan dokumen kendaraan, serta kondisi kesehatan pengemudi. "Tujuan kami adalah memastikan hanya kendaraan yang benar-benar layak jalan yang beroperasi," tegasnya.
Tim gabungan secara acak memeriksa kelaikan bus di empat garasi berbeda di wilayah Kabupaten Pekalongan. Sekitar 50 bus pariwisata disiapkan untuk mendukung angkutan Lebaran tahun ini. Selain itu, Dishub Pekalongan juga menjadwalkan uji kelaikan tambahan untuk angkutan Lebaran pada tanggal 20-25 Maret 2025.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Pekalongan, Dheny Saputra, menambahkan bahwa pihaknya juga melakukan pengecekan terhadap kepatuhan pengemudi terhadap aturan lalu lintas, termasuk kelengkapan SIM dan surat-surat kendaraan. "Kami memastikan semua aspek administratif terpenuhi," ujarnya.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian besar bus berada dalam kondisi baik, dan seluruh awak bus telah menjalani pemeriksaan kesehatan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan mudik. Dishub dan Satlantas Polres Pekalongan juga mengimbau masyarakat untuk selalu memilih angkutan resmi yang telah terverifikasi demi keselamatan bersama.
Rabu, 19 Maret 2025
"Update Petung jembatan Tembelan itu sudah bisa dilewati roda empat," ujar Yulian Akbar. Ia menambahkan bahwa dari laporan yang diterima, masih ada empat dukuh yang belum bisa dilewati kendaraan roda empat, yaitu Dukuh Wonodadi, Songgodadi, dan Sitipis. "Karena jembatan dan jalannya yang masih putus, dua dukuh yang belum bisa diakses roda empat, kalau roda dua sih bisa," jelasnya.
Dengan dibukanya akses jalan ini, pemerintah Kabupaten Pekalongan akan fokus pada pembangunan jembatan permanen. "Bailey ini kan sebenarnya cuma sementara, nanti akan konsolidasi dengan pemerintah pusat dengan BNPD," kata Sekda.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah mengusulkan dana sebesar Rp 108 miliar untuk pembangunan jembatan permanen di wilayah Petungkriyono dan daerah lain yang terdampak bencana. "Kalau bisa kita kelola dengan APBD, kita kelola, tapi kalau dengan pemerintah provinsi ya kita kerja sama dengan pemerintah provinsi," ungkapnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial terkait bantuan rumah bagi warga yang terdampak. "Terus terkait rumah kita juga sudah koordinasi dengan Kementerian Sosial," imbuh Yulian Akbar.
Pemulihan akses jalan dan pembangunan jembatan permanen ini diharapkan dapat segera memulihkan aktivitas masyarakat di wilayah Petungkriyono dan sekitarnya.
Kamis, 13 Maret 2025
Dibagi menjadi 2 Tim, Bupati Pekalongan, Hj Fadia Arafiq dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memantau langsung di Pasar Kesesi dan Wiradesa, sedangkan Wakil Bupati Pekalongan, H Sukirman memantau langsung pelaksanaan Operasi Pasar bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Pekalongan, di Pasar Kedungwuni dan Wonopringgo.
Dalam kesempatan tersebut, wakil Bupati Pekalongan H Sukirman menyampaikan pentingnya melihat secara langsung kondisi harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat di kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini sebagai antisipasi supaya tidak ada harga yang melonjak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). “Ramadan pekan kedua, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggelar pantauan pasar untuk melihat secara langsug ketersediaan bahan pokok dipasaran dan harganya,” terang Sukirman, Kamis (13/3/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk menekan lonjakan harga kebutuhan pokok masyarakat selama bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1445 hijriah. Hasil pantauan di pasar Kedungwuni, Harga daging sapi naik dari Harga Rp125.000/kg menjadi Rp130.000/kg, daging ayam juga mengalami hal yang sama dari harga Rp.35.000/kg menjadi Rp.36.000/kg.
Senada disampaikan pedangang daging sapi, Kondisi bulan Ramadan ini harga daging sapi justru turun disbanding sebelum Ramadan, saat ini perkilo dibandrol Rp.130.000 naik Rp.5.000/kg dari biasanya. Sementara pedagang Ayam Potong David juga menyampaikan hal yang sama belum ada lonjakan harga yang berarti di pekan kedua bulan Ramadan ini. “Harga daging sapi kuwalitas bagus saat ini perkilo mencapai Rp130.000 dari harga sebelumya Rp.125.000/kg, untuk daging tetelan perkilo saat ini mencapai Rp80.000, Untuk harga ayam negeri saat ini Rp36.000/kg naik cuma Rp1000/kg dari harga sebelum puasa Rp35.000/kg,” terangnya.
Dijelaskan pula untuk pasokan masih stabil karena belum ada lonjakan pembeli yang berarti di pekan kedua bulan Ramadan 2025 ini.
Kamis, 13 Maret 2025
"Kami akan menurunkan bantuan berupa pasar murah apabila harganya terlalu tinggi," ujar Bupati Fadia Arafiq
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya memastikan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat. Beberapa lokasi yang akan dijadikan pasar murah antara lain di Kajen, Kedungwuni, Wonopringgo dan Wonokerto. "Pokoknya tempat-tempat pasar besar kami buka kalau harga terlalu tinggi," lanjutnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dalam menghadapi kenaikan harga menjelang Lebaran. "Pemerintah tidak akan tinggal diam. Sesuai perintah Bapak Presiden, kami akan terus mendukung agar harga-harga tetap stabil sehingga daya beli masyarakat terjaga," tambahnya.
Kamis, 13 Maret 2025
Sekretaris Bapperida Kabupaten Pekalongan, M. Ainur Rofik, S.IP., M.M., menjelaskan bahwa penyusunan Renstra ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan kepala daerah serentak pada 20 Februari 2025. Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode sebelumnya (2021-2026) otomatis berakhir, dan perlu disusun RPJMD baru untuk periode 2025-2029 yang selaras dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M dan H Sukirman, S.S, M.S.
"Tahapan selanjutnya, kami akan mengumpulkan sekretaris dinas OPD. Seiring dengan penyusunan RPJMD, setiap OPD juga akan menyusun Renstra 2025-2029," ujar Ainur Rofik.
Lebih lanjut, Ainur Rofik menyampaikan bahwa konsultasi publik RPJMD 2025-2029 akan dilaksanakan pada bulan Maret ini. Konsultasi publik ini direncanakan akan dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan, serta OPD terkait dan pemangku kepentingan di Kabupaten Pekalongan.
Ulul Albab, salah satu pemateri dalam rapat koordinasi tersebut, menjelaskan bahwa ada dua poin utama yang dibahas, yaitu penyusunan RPJMD dan penyusunan Renstra perangkat daerah. Ia menekankan pentingnya kedua hal ini, mengingat masa jabatan kepala daerah yang baru dilantik.
"Poin lainnya terkait dengan keterkaitan antara RPJMD dan Renstra. Dalam draf Kemendagri, indikator-indikator di dalam RPJMD, khususnya di level sasaran, dapat menjadi indikator tujuan di dalam Renstra. Hal ini untuk menjaga keterkaitan antara perencanaan di tingkat kabupaten dengan perencanaan operasional di tingkat perangkat daerah," jelas Ulul Albab.
Dengan adanya sinkronisasi antara RPJMD dan Renstra, diharapkan perencanaan pembangunan di Kabupaten Pekalongan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Rabu, 12 Maret 2025
Berdasarkan penuturan Bhabinkamtibmas Polsek Petungkriyono Aipda Tarmanto menyampaikan harapannya agar proses pembangunan jembatan ini dapat segera selesai demi kelancaran aktivitas masyarakat.
"Saya, selaku aparat kepolisian dan juga warga, mewakili masyarakat merasa sangat senang dengan pembangunan ini. Kami berharap pengerjaannya bisa cepat selesai karena sangat berpengaruh terhadap pekerjaan dan perekonomian warga," ujarnya.
Jembatan Tembelan sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat banjir bandang yang terjadi pada 20 Januari 2025 silam, mengakibatkan warga harus memutar menempuh jalur alternatif melalui Wanayasa, Kalibening, dan Paninggaran jika ingin menuju Pasar Doro. Rute ini memakan waktu lebih dari tiga jam dan menambah beban biaya perjalanan.
Disampaikan oleh Mustofa, staf teknis BP2 DPU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, yang turut memantau perkembangan proyek tersebut.
Pembangunan Jembatan Bailey di Petungkriyono telah mencapai 90 persen dan diperkirakan akan selesai dalam dua hingga tiga hari ke depan, tergantung kondisi cuaca.
"Dari sisi teknis, jembatan ini akan selesai dalam dua hari lagi, atau tiga hari jika hujan turun," ujarnya.
Meski progresnya hampir rampung, Mustofa mengakui bahwa ada beberapa tantangan dalam proses pembangunan. Salah satunya adalah spesifikasi jembatan yang seharusnya diperuntukkan bagi jembatan nasional, namun diterapkan di lokasi ini. Selain itu, kondisi tanah yang basah juga menjadi kendala utama.
"Harapan saya, jembatan ini bisa digunakan oleh warga, tentu saya sangat bersyukur. Namun, karena kondisi tanah di desa ini cukup basah dan ada kandungan minyak, maka perlu perhatian khusus dari masyarakat," tambahnya.
Secara dimensi, jembatan ini memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan standar untuk jalan masyarakat, sesuai dengan spesifikasi nasional dan provinsi. Mustofa juga menyebutkan bahwa secara teknis, jembatan akan selesai dalam dua hari.
Dengan rampungnya jembatan ini, diharapkan mobilitas warga kembali normal, memudahkan akses ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Petungkriyono.
Senin, 10 Maret 2025
Operasi pasar ini bertujuan untuk mencegah penimbunan barang yang berlebihan dan menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan pasokan di masyarakat. Selain itu, pemerintah juga merencanakan gerakan pasar murah yang akan melibatkan Bupati untuk turun langsung ke pasar tradisional.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, menambahkan bahwa ketersediaan bahan pokok saat ini masih aman dan harganya wajar. "Seperti tadi yang dikatakan oleh pak wakil melaksanakan gerakan pangan murah, tapi yang paling penting adalah ketersediaan bahan pokok, itu masih tetap tersedia dan untuk harganya saat ini masih wajar," ungkapnya.
Pihaknya juga telah mengajukan penambahan pasokan gas 3 kg kepada Pertamina untuk memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan hingga Lebaran.
Winarti, pedagang di Pasar Kajen, membenarkan bahwa ketersediaan bahan pokok cukup memadai. "Ketersediaan bahan-bahan tetap ada cuman karena untuk sekarang mungkin karena bulan puasa konsumennya menurun, jadi sepi," ujarnya.
Ia juga melaporkan bahwa harga beberapa komoditas, seperti cabai rawit, mengalami penurunan, sementara harga tomat stabil.
Mak Nuryah, pedagang beras, menyatakan bahwa harga beras masih stabil. "Harga beras masih masih utuh dari awal 13.000 sekarang jadi 13.500, masih utuh lah aman," katanya.
Dengan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah dan kondisi pasar yang relatif stabil, diharapkan masyarakat Kabupaten Pekalongan dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa khawatir akan lonjakan harga dan kelangkaan bahan pokok.
Jumat, 7 Maret 2025