KAJEN - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah Widi Hartanto menyampaikan laporan pertanggungjawaban selama menjadi Pjs Bupati Pekalongan sejak 25 September - 23 November 2024 kepada Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bertempat di Aula Lantai 1 Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan pada Senin (25/11/2024).
Widi Hartanto mengucapkan terima kasih atas sambutan dan kerja sama dari seluruh jajaran birokrasi di Kabupaten selama dua bulan dirinya menjadi Pjs Bupati Pekalongan.
"Selama saya bertugas sebagai penjabat sementara Bupati Pekalongan terus terang saya sampaikan sekalian kepada ibu Bupati juga. Saya mendapatkan kesan yang sangat baik masuk ke dalam hati saya dari temen-teman pak Sekda dan kawan-kawan melayani saya dan sudah mendukung saya dengan sangat luar biasa sehingga pelaksanaan pemerintahan berlangsung dengan baik," tutur Widi Hartanto pada saat penyerahan Tugas kepada Bupati Fadia.
Widi Hartanto mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bupati Fadia Arafiq karena dirinya mengira untuk penyerahan tugas akan dilaksanakan dalam acara informal, namun ternyata dibuat dengan acara formal dan cukup meriah.
"Karena di awal saya sudah diterima dengan baik, maka hari ini saya juga yg undur diri dan mohon pamit kepada ibu Bupati, Pak Sekda, dan seluruh jajaran OPD, camat dan seluruh masyarakat Kabuapaten Pekalongan. Semoga kerja sama tidak hanya tapi bisa seduluran sak lawase," lanjut Widi Hartanto.
Beberapa tugas dan kegiatan yang telah dilakukan diantaranya adalah pelaksanaan TMMD Sengkuyung tahap IV bersama TNI dan Polri, ASN Peduli Petani dan gerakan pangan murah, kemudian yang terakhir adalah kemarin pengendalian inflasi dan pemantauan logistik Pilkada 2024 di tingkat kecamatan.
Bupati Fadia Arafiq juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Widi Hartanto karena selama ini telah membantu tugas pemerintahan selama menjadi Pjs Bupati Pekalongan. Bisa berkoordinasi dengan mitra dan seluruh jajaran di Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Sehingga pemerintahan bisa berjalan dengan baik.
"Alhamdulillah Pak Widi bisa bekerjasama dengan baik dengan seluruh mitra Kabupaten Pekalongan, Pak Sekda beserta seluruh jajarannya sehingga pemerintahan bisa berjalan dengan baik," tutur Bupati Fadia selepas menerima tugas kembali sebagai Bupati Pekalongan.
Setelah ini Widi Hartanto akan melanjutkan tugasnya sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah.
Senin, 25 November 2024
KAJEN - Peringati Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2024 sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Bupati Pekalongan, Dr Hj Fadia Arafiq komitmen tingkatkan kualitas pendidik. Hal tersebut disampaikan saat pimpin upacara Hari Guru Nasional usai cuti Kampanye di Alun-alun Kajen, Kab.Pekalongan, Senin (25/11/2024).
KAJEN - Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 Tahun 2024, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan komitmen untuk tingkatkan Integrasi Layanan Primer Kesehatan (ILP) diseluruh Fasilitas Kesehatan yang ada. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, Selasa (12/11/2024).
KAJEN - Ada yang spesial dari Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2024 Pemerintah Kabupaten Pekalongan pada Minggu (10/11/2024) di Lapangan Utama Alun-alun Kajen. Pasalnya "para pahlawan" nasional hadir di tengah-tengah upacara menyampaikan pesan kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan. Pesan-pesan itu disampaikan oleh 10 orang yang berkostum mirip dengan pahlawan nasional seperti Ir. Soekarno, Douwes Dekker, Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dien, serta Jenderal Soedirman.
– Kegiatan Pelatihan Integrasi Pendidikan Lingkungan Hidup dalam Kurikulum oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukinan, dan Lingkungan Hidup ,(Perkim & LH) resmi dibuka langsung Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pekalongan Widi Hartanto di Aula lantai 2 Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (Perkim & LH) Kabupaten Pekalongan pada Rabu (06/11/2024) pagi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadia membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Muti yang menekankan pentingnya peran guru dalam membangun bangsa. Ada tiga makna utama yang disisipkan pada tema yang diangkat Guru Hebat, Indonesia Kuat. “Momentum ini memiliki makna menegaskan peran guru sebagai pendidik profesional yang bertugas mendidik dan membimbing siswa, Guru sebagai agen peradaban, membentuk karakter, keterampilan, dan kecerdasan generasi muda dan Kualitas guru menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan,”terangnya.
Ditambahkan, Pihaknya sangat mengapresiasi seluruh guru di Kabupaten Pekalongan atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan anak bangsa. Keberhasilan Dinas pendidikan kabupaten Pekalongan dalam mendongkrak berbagai prestasi sangat luar biasa hingga kini menjadi yang terbaik secara nasional, Dalam kesempatan tersebut disampaikan juga sejumlah penghargaan bagi siswa-siswi berprestasi. “Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas guru melalui tiga program prioritas yang meliputi peningkatan kualifikasi pendidikan guru, pelatihan kompetensi, dan peningkatan kesejahteraan. Program ini bertujuan mendukung guru agar dapat bekerja dengan lebih baik dan berdedikasi tinggi,”terangnnya.
Senin, 25 November 2024
Rapat dinas ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, para asisten, para staf ahli bupati, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para kepala bagian di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, dan para camat.
Acara tersebut berlangsung di Aula Lantai I Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan pada Jumat (22/11/2024) pagi. Selain memimpin rapat, Widi Hartanto sebelumnya juga diketahui sempat memimpin apel pagi di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan. Ia juga berjabat tangan dengan para ASN dan berpamitan dengan mengunjungi sejumlah dinas yang ada di kawasan alun-alun Kajen.
Dalam sambutannya, Widi Hartanto mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran Pemkab Pekalongan atas dukungan yang diberikan selama kurang lebih dua bulan masa jabatannya."Waktu dua bulan ini memang sangat singkat, tetapi penuh dengan berbagai situasi. Saya berterima kasih kepada Sekda, para asisten, kepala OPD, camat, dan seluruh jajaran yang telah membantu dan mendukung saya," tambahnya.
Widi juga menyampaikan bahwa masa tugasnya sebagai Pjs Bupati Pekalongan akan berakhir pada Sabtu, 23 November 2024. Ia menegaskan komitmennya untuk tetap melaksanakan tugas hingga detik terakhir. "Jika masih ada hal terkait administrasi atau laporan yang perlu diselesaikan sebelum masa tugas saya berakhir, silakan hubungi saya. Karena setelah tanggal 23, saya sudah tidak lagi memiliki totalitas lagi," ujarnya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Pekalongan, Yulian Akbar, mewakili seluruh ASN menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Widi Hartanto."Terima kasih atas dedikasi Bapak dan Ibu Widi selama dua bulan ini. Semoga semua yang dilakukan dicatat sebagai amal saleh. Kami juga memohon maaf jika ada kekurangan selama Bapak bertugas di sini," ucapnya.
Jumat, 22 November 2024
Dalam kunjungannya, Pjs Bupati Pekalongan mengatakan, Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selama tahapan Pilkada serentak tahun 2024 berlangsung. Terutama keamanan logistik Pilkada di daerah - daerah yang berpotensi banjir di musim hujan ini, seperti di Kecamatan, Siwalan, Wiradesa dan Tirto.
"Keamanan logistik yang sudah di distribusikan dari KPU ke setiap Kecamatan atau PPK, harus menjadi tanggung jawab bersama hingga nanti pendistribusian di tingkat desa atau PPS dan ke TPS atau KPPS," terangnya.
Ditambahkan Widi, Pada hari ini sudah 5 kecamatan yang di tinjau secara langsung guna memastikan proses pendistribusian berjalan dengan lancar. Diantaranya kecamatan Kesesi, Sragi, Siwalan, Tirto dan Kecamatan Kedungwuni.
Dalam kesempatan tersebut Pjs Bupati Pekalongan juga menghimbau kepada masyarakat kabupaten Pekalongan untuk turut sukseskan pilkada serentak tahun 2024 dan gunakan hak.pikihnya pada 27 November 2024 nanti. Selain itu juga tetap menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing.
"Pelaksanaan pemungutan suara tinggal 6 hari lagi, harapannya masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan bijak dan turut menjaga kondusifitas dilingkungan masing-masing," terangnya.
Terpisah, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Tirto, Afif Wildani menyampaikan, untuk antisipasi distribusi logistic di wilayah kecamatan tirto yang rawan banjir dan rob, logistik di tempatkan dilokasi paling aman. Selain itu PPK tirto juga siapkan antisipasi Ketika terjadi banjir dan rob dengan TPS berderet.
“ Untuk antisipasi banjir rob, PPK sudah siapkan sejumlah titik lokasi TPS yang lebih tinggi, diantaranya di jalan utama desa yang sudah ditinggikan, jika terjadi kondisi banjir bisa dimungkinkan ada TPS berderet, namun harapanya ini tidak terjadi,” terangnya
Kamis, 21 November 2024
Kegiatan ini dirangkaikan dengan Pembagian 1000 Benih cabai serta Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pada GPM kali ini, disediakan 300 paket sembako seharga Rp80.000, yang berisi 5 kg beras, 1 kg gula pasir, 1 kg minyak goreng, serta produk lainnya dengan harga murah.
Kegiatan dihadiri oleh Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Pekalongan, Widi Hartanto, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal, Pemimpin Perum Bulog Cabang Tegal, perwakilan unsur Forkopimda, Ketua Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, Kepala BPS Kabupaten Pekalongan, Kepala OPD terkait, serta tamu undangan lainnya.
Narasumber dalam kegiatan ini berasal dari Bank Indonesia Perwakilan Tegal, BPS Kabupaten Pekalongan, dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Peserta kegiatan meliputi anggota TPID Kabupaten Pekalongan, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kabupaten Pekalongan, Ketua Tim Penggerak PKK Desa se-Kecamatan Karangdadap, serta perwakilan dari PC Aisyiyah dan PAC Muslimat Kecamatan Karangdadap.
Pjs Bupati Pekalongan, Widi Hartanto, menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas TPID serta pencanangan Gerakan Menanam Cabai merupakan upaya penting dalam pengendalian inflasi di Kabupaten Pekalongan melalui kolaborasi berbagai pihak. "Kegiatan ini adalah bentuk kolaborasi antara Pemkab Pekalongan, Forkopimda, Bank Indonesia (BI), Bulog, BPS, PKK, serta organisasi masyarakat seperti Aisyiyah dan Muslimat NU. Kolaborasi ini sangat penting, karena tanpa sinergi, pengendalian inflasi akan sulit dicapai," ujarnya.
Widi Hartanto menambahkan bahwa berdasarkan data per Oktober 2024, tingkat inflasi di Kabupaten Pekalongan berada di angka 2,1%, yang masih dalam rentang yang diharapkan pemerintah. Meskipun demikian, ia berharap gerakan-gerakan pengendalian inflasi di Kabupaten Pekalongan terus digalakkan. "Saya berharap seluruh stakeholder, dengan peran masing-masing, untuk bergerak bersama, termasuk Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yang dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak, karena sebenarnya semuanya bisa saling membantu," tambahnya.
Asisten II Sekda Kabupaten Pekalongan, selaku Ketua Panitia Kegiatan, Siti Masruroh, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan TPID dalam pengendalian inflasi.
Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa pencanangan Gerakan Menanam Cabai dilakukan mengingat cabai merupakan komoditas yang menjadi salah satu penyumbang angka inflasi karena harganya yang cenderung fluktuatif dan tidak stabil, “Harga cabai biasanya mengalami kenaikan menjelang hari besar keagamaan maupun karena faktor cuaca yang menyebabkan berkurangnya pasokan. Diharapkan dengan gerakan menanam cabai ini dapat menjaga stabilitas harga cabai.” pungkasnya.
Selasa, 19 November 2024
Sejalan dengan Program Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam penyelenggarakan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) Nasional, Optimalisasi yang dilakukan Dinas Kesehatan kabupaten Pekalongan ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan dan keterjangkauan pelayanan kesehatan primer di Kabupaten Pekalongan. Sekaligus sebagai wujud implementasi transformasi pilar pertama.
“Untuk Integrasi layanan kesehatan Primer ini semua nanti jaringan layanan kesehatan terintegrasi langsung, Pihaknya juga sudah melakukan studi bandi ke daerah solo, harapanya Puskesmas yang menjadi pilot project ini dapat menularkan inovasi tersebut ke puskesmas lain,” terang wawan.
Senada disampaikan Sekertaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, Ada tiga hal yang menjadi fokus Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer. Pertama adalah penerapan siklus hidup sebagai fokus integrasi pelayanan Kesehatan, Kedua mendekatkan Pelayanan kesehatan melalui jejaring hingga tingkat desa dan dusun termasuk untuk memperkuat promosi dan pencegahan yaitu melalui deteksi dan screening penyakit dan ketiga memperkuat pemantauan wilayah melalui digitalisasi dan pemantauan melalui dashboard situasi kesehatan perdesaan.
“Trobosan yang dilakukan merupakan prioritas Pemerintah Kabupaten Pekalongan Tiga tahun terakhir ini, salah satunya dengan peningkatan indicator-indikator Pembangunan manusia, semuanya untuk meningkatkan derajat hidup masyarakat Kabupaten Pekalongan,” terang Akbar.
Dalam momentum Upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ini Sekda Kabupaten Pekalongan menambahkan, Kementerian Kesehatan sangat mengapresiasi upaya Pemkab Pekalongan melalui Dinas Kesehatan setempat dalam Konsorsium Pelayanan Kesehatan Primer untuk mewujudkan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) di Kota Santri.
Selasa, 12 November 2024
Pesan-pesan yang disampaikan adalah kata-kata bijak atau quotes yang terkenal yang pernah disampaikan oleh para pahlawan seperti perkataan Ir. Soekarno yang terkenal adalah "beri aku seribu orang tua niscaya aku akan cabut Semeru dari akarnya, beri aku sepuluh pemuda maka akan kuguncang dunia".
Para Pahlawan menyampaikan quote-nya secara bergiliran yang harapannya bisa menjadi inspirasi dalam berjuang menjalani kehidupan bagi seluruh peserta upacara tanpa terkecuali.
Dalam kesempatan tersebut Pjs Bupati Pekalongan Widi Hartanto yang bertindak sebagai Inspektur upacara menyampaikan amanat dari Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf (Gus Ipul) poinnya adalah setiap zaman mempunyai tantangan yang berbeda, jika di zaman dahulu mendobrak dan mengusir penjajah maka jika implementasi semangat kepahlawanan di masa kini adalah meruntuhkan struktur dan kultur kemiskinan serta kebodohan yang menjadi masalah utama di Indonesia.
"Pada setiap masa akan berbeda tantangannya, peluangnya, kekuatannya, dan keterbatasannya. Ketika dahulu implementasi kepahlawanan adalah dengan mendobrak, menjebol, struktur bangunan kolonialisme penjajah, maka saat ini implementasinya adalah meruntuhkan kultur dan struktur kemiskinan serta kebodohan yang menjadi akar masalah sosial di Indonesia," ucap Widi Hartanto saat membacakan amanat Menteri Sosial.
Dalam amanat tersebut Gus Ipul juga berpesan bahwa semangat kepahlawanan harus menjalar pada semangat membangun, menciptakan kemakmuran masyarakat, mewujudkan perlindungan sosial sepanjang hayat, mewujudkan kesejahteraan sosial inklusif untuk rakyat di manapun berada.
Pada akhir amanatnya Pjs Bupati mengajak masyarakat untuk sama-sama mengamalkan nilai-nilai kepahlawanan untuk berinovasi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Pekalongan.
"Mari kita sama-sama mengamalkan nilai-nilai semangat kepahlawanan dalam kehidupan untuk berinovasi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Pekalongan," tutur Widi sesaat sebelum menutup amanat.
Upacara Hari Pahlawan 2024 ini mengusung tema "Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu". Tema tersebut memiliki makna bahwa teladani pahlawanmu artinya semua olah pikiran senantiasa diilhami oleh semangat kepahlawanan. Sedangkan cintai negerimu memiliki makna bahwa apapun bentuk pengabdian kita harus memberikan sumbangsih bagi kemajuan Indonesia.
Minggu, 10 November 2024
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 46 kepala sekolah dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah.
Kegiatan ini merupakan langkah lanjutan dari Sosialisasi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) yang bertujuan memperkuat pembinaan, terutama untuk level 1 dan 2 (Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten (CSAK) untuk SD/SMP sederajat dan Calon Sekolah Adiwiyata Provinsi (CSAP) untuk SMA sederajat) melalui pelatihan integrasi pendidikan lingkungan hidup dalam kurikulum sekolah.
Dalam sambutannya, Pjs Bupati Widi Hartanto bahwa seluruh elemen sekolah, memiliki peran penting dalam upaya menjaga lingkungan hidup di sekolah, mulai dari kepala sekolah hingga petugas kebersihan, dalam menjaga komitmen terhadap pelestarian lingkungan.
"Masalah lingkungan ini sangat besar. Ini bukan hanya tugas Dinas Perkim & LH, tetapi juga tanggung jawab bersama. Karenanya, melalui GPBLHS, saya mengajak seluruh kepala sekolah untuk berkomitmen menyamakan pandangan bahwa pengelolaan lingkungan hidup itu penting dan harus menjadi tanggung jawab bersama," ujarnya.
Ia berharap melalui GPBLHS ini akan terbentuk generasi yang mencintai dan peduli lingkungan. "Saya berharap melalui kegiatan ini akan tercipta generasi yang mencintai dan peduli lingkungan, sehingga Kabupaten Pekalongan menjadi tempat yang sehat, aman, dan nyaman untuk kehidupan masyarakat," katanya.
Kepala Dinas Perkim & LH Kabupaten Pekalongan, Abduh Ghazali menambahkan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kepala sekolah dalam mengimplementasikan gerakan peduli lingkungan hidup di sekolah. Harapannya, pendidikan lingkungan hidup dapat diintegrasikan dalam kurikulum sekolah atau menjadi mata pelajaran mandiri. Dengan demikian, siswa diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dan sikap ramah lingkungan, baik di sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Sumber : Prokompim Kabupaten Pekalongan
Rabu, 6 November 2024
Acara yang berlangsung di Aula Lantai I Setda Kabupaten Pekalongan, pada Minggu (03/11/2024) kemarin berlangsung khidmat dan lancar.
"Semoga teman-teman sekalian dapat mengemban amanah ini dengan baik dan dapat memajukan organisasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Widi Hartanto juga mengucapkan selamat kepada pengurus lama ISNU Kabupaten Pekalongan yang telah menuntaskan tugasnya yaitu mensukseskan visi dan misi ISNU Kabupaten Pekalongan dengan baik.
“Semoga kerja keras teman-teman semuanya, bapak ibu pengurus yang lama, menjadi pengalaman yang berharga serta akan dicatat sebagai amal ibadah teman-teman semuanya,” lanjutnya,
Widi Hartanto berharap ISNU Kabupaten Pekalongan dapat menjadi wadah silaturahmi bagi para sarjana NU agar terus memberikan pemikiran dan manfaat bagi seluruh jamaah NU, Pemerintah Kabupaten Pekalongan, dan juga masyarakat Kabupaten Pekalongan. Ia juga menekankan pentingnya peran ISNU sebagai agen perubahan di tengah globalisasi untuk memberikan nilai-nilai positif kepada masyarakat.
“Globalisasi tentu ada nilai-nilai yang harus diterapkan terus dan teman-teman ISNU tentu bisa menjadi agen perubahan dengan masuk ke masyarakat, memberikan nilai-nilai penting, nilai-nilai positif kepada seluruh masyarakat untuk kemajuan ekonomi dan kemajuan masyarakat khususnya di Kabupaten Pekalongan,” katanya.
Perwakilan PCNU Kabupaten Pekalongan, Kyai Coyo Hudi Susilo, turut mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus cabang ISNU Kabupaten Pekalongan. “Dengan pelantikan yang baru saja ini, semoga bisa membawa amanah, bisa membawa manfaat untuk Kabupaten Pekalongan dan kami dari pengurus cabang NU mendukung ini semua kegiatan-kegiatannya,” katanya.
Ketua Pengurus Cabang ISNU Kabupaten Pekalongan, Dr. Moh. Nasrudin, M.Pdi, menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan tonggak sejarah baru bagi perjalanan organisasi PC ISNU Kabupaten Pekalongan. Ia mengajak seluruh pengurus baru untuk menjadi pelopor perubahan dan agen kebaikan demi kemajuan masyarakat.
“Kepada teman-teman pengurus yang baru dilantik, kita semua memiliki tanggung jawab yang besar, kita dipanggil untuk menjadi pelopor perubahan, menjadi agen kebaikan dan menjadi generasi penerus yang membawa ISNU semakin maju ke depan,” ucapnya.
Moh. Nasrudin juga menekankan bahwa musyawarah kerja yang dilaksanakan hari itu merupakan forum yang sangat penting untuk merumuskan program kerja selama satu periode ke depan. Ia pun mengajak untuk memanfaatkan momentum tersebut untuk merumuskan program yang inovatif.
“Marilah bersama-sama untuk memanfaatkan moment ini untuk saling bertukar pikiran, berdiskusi, memastikan program-program yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Minggu, 3 November 2024