KAJEN – Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pekalongan berhasil masuk kategori paling tinggi dalam Penilaian Kinerja Pengelolaan JDIH oleh Kementrian Hukum dan HAM RI pada tahun 2023, dengan nilai 93.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Hukum Kanwil KemenkumHAM Jawa Tengah, Deni Kristiawan, SH, MH saat menjadi narasumber dalam Kegiatan Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan tentang Pengelolaan JDIH di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan, Rabu (28/08/2024). Deni dalam kegiatan tersebut memaparkan materi berjudul “Optimalisasi Peran Anggota JDIH dalam Penyebarluasan Regulasi di Daerah Melalui JDIH”.
Dijelaskannya,perolehan peringkat Eka Acalapati atau Paling Tinggi oleh JDIH Kabupaten Pekalongan dan sejumlah kabupaten/kota lain di Jawa Tengah cukup membuat dirinya bangga sebagai Pembina JDIH se-wilayah Jawa Tengah. Karena banyak kabupaten/kota di Jateng yang mendapat predikat Paling Tinggi dalam penilaian Kinerja Pengelolaan JDIH. Bahkan dari sepuluh besar, 6 di antaranya adalah ditempati daerah di Jawa Tengah. “Pimpinan kami sangat concern dan ingin semua daerah di Jateng bisa maju Bersama-sama berkaitan dengan Reformasi Hukum,” ujar Deni. JDIH Kategori Eka Acapalati adalah JDIH yang memperoleh nilai 76 hingga 100.
Deni Kristiawan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan aspek-aspek yang dinilai meliputi organisasi dan kelembagaan, sumber daya manusia, koleksi dokumentasi hukum, teknis pengelolaan, sarana prasarana, pemanfaatan TIK, pengembangan JDIH, serta inovasi.
Dalam paparannya, Deni juga menjelaskan bahwa JDIH berperan strategis berkaitan dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Satu Data Indonesia, Indeks Reformasi Hukum, serta Desa/Kelurahan Sadar Hukum. Materi ke-2 disampaikan oleh narasumber dari Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Tengah, Amalia Rahman, SH, M.Kn (Analis Hukum Ahli muda) dengan judul paparan “Kebijakan Pengelolaan JDIH Provinsi Jawa Tengah”. Kegiatan dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Pekalongan, Wiryo Santoso, S.IP, MH.
Saat membuka kegiatan, Wiryo bersyukur dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak, karena menurutnya, bahwa pencapaian peringkat ke-21 tidak lepas dari upaya semua pihak dan fasilitasi KemenkumHAM dan Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Tengah. “Yang perlu ditingkatkan adalah pertisipasi desa dalam pengelolaan JDIH, karena baru ada 1 peraturan desa yang diupload. Oleh karena itu, kami harap desa-desa lainnya bisa menyampaikan perdesnya masing-masing untuk bisa kita sosialisasikan melalui JDIH,” tutur Wiryo. Tahun sebelumnya, JDIH Kabupaten Pekalongan, kata Wiryo, ada di peringkat 200an.
Sosialisasi diikuti seluruh OPD di Lingkungan Pemkab Pekalongan, kecamatan dan desa. Kegaitan ditutup oleh Kabag Hukum Setda Kabupaten Pekalongan, Aditomo Herlambang,SH
Rabu, 28 Agustus 2024
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arrafiq membuka secara resmi acara Pekan Raya Kajen 2024 yang dilakukan pada Minggu (25/8) malam. Hadir dalam acara tersebut Bupati Pekalongan Fadia Arafiq didampingi Ketua Dekranasda Ashraff Abu, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir, Forkompimda, Para Kepala OPD, dan tamu undangan lainnya.
KAJEN - Setelah melaksanakan Upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke 402 Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq S.E., M.M di dampingi suami yang juga ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan H. Mukhtaruddin Ashraff Abu dan juga Wakil Bupati Pekalongan H. Riswadi S. H di dampingi ketua TP PKK kabupaten Pekalongan Ny. Hj. Widi Riswadi beserta Forkompinda melaksanakan kirab hari jadi di lanjutkan penyerahan Pataka Kab. Pekalongan kepada Ketua DPRD kabupaten Pekalongan sementara, Drs. H. Abdul Munir bersama Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan lainnya di halaman Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan, Minggu (25/8/2024) siang. Dilanjutkan dengan rapat paripurna DPRD kabupaten Pekalongan dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke 402 kabupaten Pekalongan tahun 2024.
KAJEN - Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 79 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 402, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggelar lomba Sepak Bola Mini antar instansi yang diselenggarakan di Lapangan Belakang Kantor Setda Kabupaten Pekalongan. Selain melaksanakan lomba sepakbola mini, juga digelar lomba bakiak dan lomba tarik tambang yang dilaksanakan mulai tanggal 20-22 Agustus 2024.
Dalam PRK 2024 ini Bupati Pekalongan berharap agar acaranya bisa berlangsung dengan lancar dan aman hingga akhir acara. "Hal ini kita lakukan salah satunya untuk mendukung pelaku UMKM Kabupaten Pekalongan" Ungkap Bupati dalam Sambutannya.
Kemudian, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir mengatakan bahwa rangkaian hari jadi Kabupaten Pekalongan ke-402 membawa beberapa nilai, diantaranya nilai religius, nilai ekonomi, dan nilai hiburan.
Wakil Ketua 3 Panitia Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan Supriyadi mengatakan "Pekan Raya Kajen dilaksanakan selama 5 hari dari hari jumat, 23 Agustus sampai 27 Agustus 2024."
Peserta PRK 2024 terdiri dari para pelaku UMKM Kabupaten Pekalongan, beberapa perangkat daerah yang melakukan pelayanan langsung kepada masyarakat, BUMN, BUMD, dan Perbankan.
Dalam pembukaan PRK 2024 dimeriahkan pesta kembang api yang membawa antusiasme masyarakat semakin luar biasa dalam acara minggu malam tersebut.
Selain itu Pembukaan PRK juga diramaikan oleh beberapa Bintang Pantura, yakni Ghea Marsella BP 5, Feby Pratiwi BP 5, dan Puji Maharani BP 4.
Minggu, 25 Agustus 2024
Dalam sambutannya Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq S.E., M.M mengatakan bahwa dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat dan elemen pemerintahan untuk menjadikan hari jadi sebagai momentum mengevaluasi dan memperbaiki serta menguatkan sinergi dalam menyelenggarakan pemerintahan pelayanan masyarakat dan pembangunan di kabupaten Pekalongan sehingga kabupaten Pekalongan ini semakin maju. " Dengan kebersamaan kerja keras kekompakan dan partisipatif seluruh elemen InsyaAllah berbagai hambatan dan kendala yang terjadi dalam proses pembangunan dan membangun kabupaten Pekalongan dapat kita atasi bersama." Katanya.
Pihaknya juga menyadari bahwa pembangunan yang dilaksanakan pemerintah kabupaten Pekalongan merupakan hasil dari proses pembangunan yang berkesinambungan dari hasil integrasi peran antara pemerintah demokrasi DPRD sektor swasta dan masyarakat. " Pada kesempatan yang baik ini saya beserta bapak wakil bupati dan atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan juga pribadi mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan pemerintah daerah kabupaten Pekalongan terdahulu, seluruh anggota legislatif, jajaran aparatur sipil negara, para birokrat, seluruh masyarakat kabupaten Pekalongan, swasta dan seluruh instansi vertikal yang berada di wilayah kabupaten Pekalongan yang telah bekerja keras untuk kemajuan kabupaten Pekalongan." Lanjutnya.
Sementara itu ketua DPRD sementara kabupaten Pekalongan Drs. H. Abdul Munir mengatakan peringatan hari jadi Kabupaten Pekalongan ke 42 tahun 2024 mengambil tema terus maju untuk pembangunan berkelanjutan. "tema kali ini sangatlah tepat kiranya jika kita mengingat kembali sejarah perjuangan pendahulu kita untuk itu kita perlu mengenang dan mengingat sejarah perjuangan bangsa kita untuk mendorong dan memotivasi kita semua bekerja sama dan sama-sama bekerja, bahu membahu dalam mengisi dan melaksanakan pembangunan segala bidang kehidupan sebagai wujud nyata meneruskan cita-cita para pendahulu." Katanya dalam sambutannya.
Aspek penting dalam pembangunan berkelanjutan adalah penekanan proses partisipas.i Oleh karena itu pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Pekalongan tidak hanya diasumsikan sebagai suatu kebijakan yang lahir dari minoritas kecil teknokrat atau pembuat kebijakan saja, namun menekankan peran penting masyarakat Kabupaten Pekalongan dengan demikian bagian penting yang menjadi penekanan dalam menciptakan pembangunan berkelanjutan adalah bagaimana menyertakan beragam pemangku kepentingan dalam menentukan apa yang perlu dilakukan dan bagaimana melakukannya melalui peringatan hari jadi Kabupaten Pekalongan 412. "Kami seluruh anggota DPRD Kabupaten Pekalongan mengajak semua komponen masyarakat untuk terus bekerja keras bergotong-royong membangun kabupaten Pekalongan dan serta bersinergi mendukung suksesnya pelaksanaan pembangunan kami juga berharap masyarakat memiliki rasa bangga terhadap daerahnya. Kebanggaan itulah yang menjadi dukungan dan dorongan dalam mewujudkan kemajuan daeRAH,"lanjutnya.
Drs. H. Abdul Munir berharap tema peringatan hari jadi Kabupaten Pekalongan keempat 402 diharapkan menjadi suntikan semangat yang memotivasi dan mendorong semuanya untuk berubah dan bangkit mewujudkan kesejahteraan serta kemajuan Kabupaten Pekalongan tercinta ini.
Minggu, 25 Agustus 2024
Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq serta Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Anggota Forkopimda, Kepala OPD se-Kabupaten Pekalongan, tokoh agama, masyarakat, dan tamu undangan lainnya.
“Acara doa bersama ini adalah wujud syukur kita sebagai warga Kabupaten Pekalongan. Semoga Tuhan senantiasa menjaga kita, menjadikan masyarakat sejahtera, kondusif, aman, dan terhindar dari segala mara bahaya serta musibah,” kata Fadia.
Selain ungkapan rasa syukur, doa bersama juga merupakan bentuk ikhtiar agar masyarakat Kabupaten Pekalongan senantiasa rukun, terutama menjelang Pilkada. “Kita akan menghadapi masa Pilkada, dan kita berdoa agar senantiasa dilindungi dan diberi kekuatan. Saya berharap masyarakat Kabupaten Pekalongan dapat saling menjaga dan tetap rukun, agar tidak mudah terpecah belah,” tambahnya.
Pada Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 402, bupati berharap Kabupaten Pekalongan akan semakin maju, pembangunan merata dan masyarakatnya selalu rukun dan damai. “semoga Kabupaten Pekalongan semakin maju kedepannya. Saya yakin Kabupaten Pekalongan dapat menjadi contoh bagi daerah lain,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, menyampaikan bahwa untuk membawa Kabupaten Pekalongan ke arah yang lebih baik, perlu memperjuangkan dan melanjutkan perjuangan para pendahulu. dirinya berharap Kabupaten Pekalongan menuju kesejahteraan dan keadilan yang merata. “kegiatan Doa Bersama ini diselenggarakan untuk mendoakan para leluhur yang telah berjasa membangun Kabupaten Pekalongan.,” ungkapnya
Sabtu, 24 Agustus 2024
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq berkesempatan melepas peserta kirab didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu, Ketua Sementara DPRD H. Abdul Munir, Forkompimda, para peserta kirab dan disaksikan ribuan masyarakat.
Kirab dimulai dengan mobil hias rombongan Bupati disusul Forkompimda dan mobil hias OPD serta peserta lainnya.
Adapun rute kirab mobil hias dimulai dari Boulevard depan Alun-alun Kajen – Rowolaku – Bojong –Surobayan -Podo (Kedungwuni) – Kranji – Langkap - Larikan Doro - Karanganyar dan Finis di Kajen.
Bupati saat ditemui usai melepas peserta kirab berharap semoga kirab diberikan kelancaran dan keselamatan. Dan di Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 402 Bupati harap agar masyarakat Kota Santri semakin sejahtera.
"Selain itu harapannya kita juga bisa melakukan kepemimpinan yang berkelanjutan dan Allah selalu melindungi kita semua," harapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kirab Mobil Hias, Wahyu Kuncoro menuturkan jumlah peserta kirab ada 68 mobil hias ditambah dengan mobil pendukung total keseluruhan sekitar 98 mobil yang terdiri dari OPD, unsur instansi vertikal, perusahaan daerah, kecamatan, perguruan tinggi dan lainnya.
“pawai mobil hias ini sebagai bentuk rasa syukur atas Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 402, dan masyarakat agar bisa ikut mengikuti dan menikmati acara pada hari ini,” ujarnya.
Sabtu, 24 Agustus 2024
Hal itu dikatakan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq dalam sambutanya pada acara peluncuran Gerakan Aksi Bergizi Serentak (GABS) di Halaman SMA N 1 Kedungwuni pada Jumat, 23 Agustus 2024 pagi.
Acara peluncuran ini turut dihadiri oleh Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, para Direktur Rumah Sakit di Wilayah Kabupaten Pekalongan, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pekalongan, serta para Kepala Sekolah se-Kabupaten Pekalongan.
Gerakan Aksi Bergizi Serentak ini berfokus pada peningkatan kesehatan gizi dengan melibatkan serangkaian kegiatan seperti senam, sarapan sehat, minum Tablet Tambah Darah, serta edukasi kesehatan. Program ini menyasar para siswa di jenjang SMP, SMA/sederajat, dan pondok pesantren di Kabupaten Pekalongan. Aksi ini berlangsung dari tanggal 12 Agustus hingga 12 September 2024.
Dikatakan Fadia, minum tablet penambah darah terlihat sepele, tapi jika dilakukan dengan benar, kesehatan akan terjaga. Tablet ini bisa menambah darah dan meningkatkan kecerdasan, sehingga anak-anak tidak mudah sakit, memiliki daya tahan tubuh yang bagus, dan gizinya bertambah.
"Dengan rutinitas ini, kita berharap anak-anak di Kabupaten Pekalongan menjadi lebih sehat, lebih cerdas, dan mampu berprestasi," tambahnya.
Selain itu, Bupati juga memberikan pesan khusus kepada para siswa untuk menjaga nama baik diri sendiri dan Kabupaten Pekalongan. "Jaga harga diri kalian dan hindari pergaulan yang tidak terpantau oleh orang tua. Pergaulan yang salah bisa membawa dampak buruk, jadi hati-hati dan selalu jaga nama baik kalian dan Kabupaten Pekalongan tercinta," pesan Bupati Fadia.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro menyampaikkan bahwa kegiatan ini dibuat sebagai upaya peningkatan gizi dan upaya menurunkan angka penyakit pada remaja yang ada di Kabupaten Pekalongan, “Ada sekitar 2.358 remaja putri di Kabupaten Pekalongan yang mengalami anemia, ini sangat mengkhawatirkan sehingga kami melaksanakan Gerakan Aksi Bergizi ini, “ ungkapnya.
Jumat, 23 Agustus 2024
Penutupan program ini ditandai dengan upacara resmi yang dipimpin oleh Pabung Kodim 0710/Pekalongan, Mayor Kav Moch. Purbo Suseno yang dihadiri Sekda Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar bersama dengan tamu undangan lainnya serta diikuti peserta upacara dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, ASN, ormas, tokoh masyarakat setempat, serta pelajar, Kamis (22/8/2024).
Acara penutupan diisi dengan seremonial penyerahan hasil proyek dari Pabung Kodim 0710/Pekalongan kepada Sekda Kabupaten Pekalongan, dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai simbol peresmian jalan yang telah selesai dikerjakan.
Adapun untuk sasaran fisik TMMD Sengkuyung III Tahun 2024 yang dikerjakan berupa pengaspalan jalan desa yang menghubungkan Desa Gebangkerep ke Desa Purworejo dan Desa Kalijambe Kecamatan Sragi dengan volume panjang 500 meter dan lebar 3 meter untuk sasaran pertama.
Sedangkan sasaran kedua dengan volume panjang 200 meter dan lebar 4 meter serta pembuatan talud volume panjang 50 meter dan tinggi 1 meter dengan anggaran biaya untuk fisik total Rp 316.415.000,00 serta sasaran non fisik berupa sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat.
Sekda Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD di Desa Gebangkerep. Menurutnya, program ini telah sesuai dengan laporan dan anggaran yang direncanakan serta selesai tepat waktu.
"TMMD sangat berperan penting dalam pembangunan infrastruktur di daerah pelosok seperti Desa Gebangkerep. Meskipun wilayah ini masih memiliki banyak pekerjaan rumah, keberadaan TMMD memberikan dorongan signifikan untuk percepatan pembangunan," ujarnya.
Sekda Akbar juga mengingatkan pemerintah Desa Gebangkerep untuk merawat hasil pembangunan yang telah dicapai dan melanjutkan upaya pembangunan infrastruktur. "Dengan menjaga dan melanjutkan pembangunan, kita dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan memastikan manfaat yang maksimal dari program ini," tambahnya.
Sementara itu, Mayor Purbo Suseno menjelaskan bahwa TMMD merupakan program TNI-AD yang bertujuan mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok desa. Program ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, namun juga bertujuan memperkuat sinergi antara TNI-AD dan masyarakat untuk menciptakan kemanunggalan serta keharmonisan sosial.
" Tidak hanya sasaran sasaran fisik saja akan tetapi sasaran fisik juga dioptimalkan. Tujuan TMMD juga untuk membangun sinergi antara TNI-AD dan masyarakat agar saling guyup rukun sehingga tercipta kemanunggalan rakyat.," ujar Mayor Purbo Suseno.
Kamis, 22 Agustus 2024
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro mengatakan, dalam rangka memperingati HUT RI ke 79 dan Hari Jadi ke 402 Pemkab mengadakan dua jenis lomba yakni lomba untuk masyarakat yang sudah dilaksanakan yakni Tarkam, dan juga lomba antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “lomba ini untuk meramaikan dan memeriahkan HUT RI ke 79 dan Hari Jadi ke 402 Kabupaten Pekalongan dan juga menjaga silaturahim antar OPD,” katanya, Kamis 22 Agustus 2024.
Selain diikuti OPD, lanjut Wahyu, juga diikuti intansi vertikal yang ada dilingkungan Pemkab Pekalongan seperti Polres, Kodim, RSUD dan juga BUMD. “lomba berjalan dengan cair dan semoga dengan lomba-lomba ini silaturahmi dapat berjalan dengan lebih baik,” harapnya.
Adapun untuk hasil lomba sepakbola mini, juara pertama berhasil diraih tim dari RSUD Kajen, juara kedua tim Polres Pekalongan dan juara tiga bersama diraih tim Dinporapar dan Inpektorat. Untuk lomba Bakiak Putri, juara pertama dari Kemenag, juara kedua, BKPSDM dan juara ketiga Disperindag. Sementara untuk lomba Tarik Tambang, Polres Pekalongan berhasil menduduki peringkat pertama, disusul dari Kodim Pekalongan dan juara ketiga dari DPU.
Selasa, 20 Agustus 2024
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang diwakili Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, Asisten Administrasi Umum, Anis Rosidi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Agus Dwi Nugroho, Forkompimcam Buaran, Tokoh Masyarakat serta tamu undangan lain dan menghadirkan dalang Ki Haryo Enthus Susmono.
Dalam sambutannya, Sekda M. Yulian Akbar mewakili Bupati mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Kecamatan Buaran untuk bersama-sama membangun daerahnya. “ini jarang-jarang Kecamatan Buaran mengadakan acara wayang apalagi wayang santri, semoga acara malam ini memberikan keberkahan kepada kita semua,” ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan, lanjutnya, selalu berikhtiyar untuk menyengangkan masyarakat dan membangun sesuai tupoksi. Adapun prioritas pembangunan dari Bupati Pekalongan diantaranya yakni kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. “kami berusaha agar warga yang sakit di Kabupaten Pekalongan dapat terlayani baik yang punya BPJS maupun yang tidak, dan juga untuk infrastruktur terutama jalan insyaAllah akan kita perbaiki secepatnya,” terangnya.
Sementara itu, Camat Buaran Ali Akbar menuturkan bahwa pagelaran wayang golek ini merupakan puncak acara peringatan HUT RI Ke 79 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 402 tingkat Kecamatan Buaran. dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Paskibra dan pelatih yang telah melaksanakan tugas dengan baik serta seluruh masyarakat yang telah mendukung kesuksesan rangkaian acara. “baru kali ini kecamatan buaran ada wayang golek atau wayang Santri semoga kegiatan berjalan dengan lancar dan semoga kedepan kita bisa membuat acara yang lebih meriah lagi,” harapnya.
Senin, 19 Agustus 2024