KAJEN - Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Rizky Aditya, S.Sos., M.Han, dan Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra. Hj. Hindun, MH dalam hari yang sama berikan motivasi kepada calon pengibar bendera pusaka kabupaten pekalongan dalam kegiatan pemusatan pendidikan dan pelatihan di Alun-alun Kajen, Rabu (7/8/2024).
Ketua DPRD Hj. Hindun menyampaikan bahwa anak-anak harus disiplin dan bisa bertanggung jawab untuk masa depannya kelak. “Kita memotivasi saja agar anak-anak disiplin, bertanggung jawab dalam rangka nanti dapat berbuat lebih banyak kepada kehidupannya, baik untuk dirinya maupun masyarakatnya dan negaranya.”
Selanjutnya dalam menjawab tantangan di era saat ini anak-anak harus mendapatkan Pendidikan mental, moral dan akhlak. “Pendidikan mental, moral dan akhlak penting sehingga bisa mengerem dirinya sendiri, agar bisa memimpin dirinya terlebih dahulu dan berguna lebih banyak agar dapat mencapai tujuan hidupnya dengan baik, tuturnya dalam wawancara langsung.
Dua jam kemudian disusul dengan Dandim 0710/Pekalongan Rizky Aditya, M.Han yang menghadiri kegiatan pemusatan tersebut mengajak kapada seluruh anggota Capaska untuk tetap fokus dan semangat serta ikhlas dalam melaksanakan latihan, sehingga dalam pelaksanaannya dapat berjalan sukses dan lancar. “Jalani latihan ini dengan penuh semangat dan ikhlas serta jaga kekompakan agar pada saat tampil pada hari H dapat berjalan maksimal,” jelas Dandim Rizky.
Dandim berpesan kepada anggota Paskibraka untuk tetap menjaga kesehatan, istirahat yang cukup, berdoa sebelum melaksanakan kegiatan serta konsentrasi dalam melaksanakan kegiatan.
Lanjutnya Ia juga berharap dengan terpilihnya para pelajar ini menjadi anggota Paskibra tingkat Kabupaten Pekalongan, bisa menjadi generasi pemimpin bangsa yang senantiasa mempunyai jiwa merah putih dan nasionalisme yang kuat dalam diri mereka.
Ivan capaska smk negeri satu sragi menuturkan bahwa kegiatan ini cukup membantu bagi para capaskah dan dapat membuka wawasan serta memberi pengalaman untuk kedepannya.
Rabu, 7 Agustus 2024
KAJEN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2024 dan KUA PPAS APBD Tahun 2025 antara Bupati Pekalongan dan DPRD.
KAJEN - Kementerian pemuda dan olahraga Republik Indonesia mengadakan pertandingan olahraga antar kampung atau Tarkam yang bertempat di Kabupaten pekalongan. Pertandingan tersebut resmi dibuka pada hari ini, 6 Agustus sampai 8 Agustus 2024 meliputi cabang olahraga bola voli, bulu tangkis, senam dan fun run dengan peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pekalongan.
Jakarta : Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, S.Sos, MSi raih Peringkat Pertama Penghargaan ADLG Award Tahun 2024 Kategori Governance, di Jakarta Convention Center, Kamis (1/8/2024). Asosiasi Dinas Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI) berikan Penghargaan Digital Leadership Government, ADLG Award sebagai wujud apresiasi terhadap kepemimpinan Sekretaris Daerah dengan kinerja digital terbaik yang mendorong percepatan transformasi pelayanan secara digital.
KAJEN - Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Rizky Aditya,S.Sos., M.Han bersama masyarakat Desa Legok Kalong Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan, mengikuti Video Conference (Vicon) bersama Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. dalam rangka TNI AD Manunggal Air dan Peresmian 2664 Titik Air. Adapun Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sendiri melaksanakan peresmian secara terpusat di wilayah Korem 161 Wira Sakti/ Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Penyerahan dilakukan di Ponpes Syarif Hidayatullah dihadiri Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan H. Ashraff Abu, para Kepala OPD, Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan serta para wali murid santri Ponpes Syarif Hidayatullah.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia mengatakan bahwa penyerahan tanah ini sebagai wujud cara dirinya berterimakasih kepada seluruh para Kiai di Kabupaten Pekalongan yang telah membantu Bupati Pekalongan dalam mendidik anak sehingga menjadi anak yang hebat, pintar, baik, akhlaqnya bagus dan bisa membanggakan Kabupaten Pekalongan. “karena terus terang dengan keterbatasan yang ada tidak bisa ngurusin anak satu per satu,” katanya.
Dijelaskannya tidak ada yang lebih berharga bagi orang tua kecuali memiliki anak yang memiliki karakter yang baik. Untuk menciptakan karakter yang baik itulah, salah satu caranya dengan menempatkan di pondok pesantren.
“Saya ini salah satu bupati yang sangat memperhatikan pondok pesantren. Kalau saya dengar ada pondok pesantren yang memang bermasalah saya bergerak cepat dan bertindak tegas,” tambah bupati.
Dirinya berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan bisa menjadikan Yayasan Syarif Hidayatullah lebih maju dan lebih semangat dalam mendidik santri-santrinya.
Sementara itu, Pengasuh Yayasan Syarif Hidayatullah KH. Ahmad Fauzi Amin mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak terkait utamanya kepada Bupati Pekalongan yang telah memberikan bantuan. Dirinya berharap bantuan ini bisa menjadi amal baik dan bisa digunakan untuk sarana belajar di ponpes. “secara resmi umur pondok ini menginjak 35 tahun, adapun luas tanahnya sekitar 20.000 meter. Kami berterimakasih kepada bupati sebagai pengantar fadhol dari Allah SWT,” ujarnya.
Hal senada dikatakan Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan KH. Muslih Khudlori, dirinya menyampaikan bahwa penyerahan hibah ini merupakan bentuk kerjasama dan komitmen bupati dalam pembangunan mental di Kabupaten Pekalongan. “pondok pesantren tidak bisa berjalan sendiri, akan tetapi perlu sentuhan dari Pemda. Ini bentuk sinergitas yang saling menguntungkan, kami ucapkan terimakasih,” paparnya.
Rabu, 7 Agustus 2024
Selain itu, juga disampaikan pendapat Akhir Bupati dalam rangka persetujuan bersama atas 4 (empat) rancangan Peraturan daerah menjadi peraturan daerah.
Rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan, Rabu 7 Agustus 2024 dipimpin oleh Ketua DPRD Dra. Hj. Hindun, MH, dan dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD, bupati pekalongan serta OPD.
Bupati pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perubahan kebijakan umum APBD (perubahan KUA) serta perubahan plafon PPAS merupakan formulasi kebijakan anggaran yang menjadi acuan dalam perencanaan operasional anggaran, yang didalamnya memuat arah dan kebijakan sebagai penjabaran dari kebijakan pemerintah daerah, serta aspirasi masyarakat.
“perubahan kebijakan umum APBD (KUA) memuat komponen-komponen pelayanan dan tingkat pencapaian yang diharapkan pada setiap bidang kewenangan pemerintah daerah akan dilaksanakan dalam tahun anggaran berkenaan. Komponen dan kinerja pelayanan yang diharapkan tersebut disusun disamping berdasarkan aspirasi masyarakat juga mempertimbangkan kondisi dan kemampuan keuangan daerah,” terangnya.
Secara umum, lanjut bupati, struktur perubahan KUA PPAS Kabupaten Pekalongan tahun 2024 meliputi, Pendapatan Daerah yang pada penetapan APBD Tahun 2024 direncanakan sebesar Rp. 2.335.62.4.000 menjadi sebesar Rp. 2.404.103.248.368 atau terjadi kenaikan sebesar 2,92 persen dari APBD penetapan tahun 2024.
Untuk belanja daerah yang pada penetapan APBD Tahun Anggaran 2024 direncanakan sebesar 2.390.862.884.000 menjadi sebesar 2.524.451.044.873 sehingga terjadi kenaikan sebesar 5,59 persen.
“pembiayaan netto setelah perubahan menjadi sebesar Rp. 120.347.796.505. pembiayaan netto ini untuk menutup deficit anggaran secara struktur yaitu selisih kurang antara pendapatan daerah dengan belanja yang direncanakan,” katanya.
Rabu, 7 Agustus 2024
Mewakili Bupati Pekalongan Sekda M. Yulian Akbar memaparkan tujuan tarkam ini dari pemerintah pusat yakni untuk mencari bibit unggul olahraga. "Kabupaten pekalongan diberikan kesempatan yang kedua kali untuk penyelenggaraan tarkam ini dan kami Sambut baik kepercayaan ini, kita siapkan partisipasi dari kawan-kawan kecamatan."
Selanjutnya ia juga menuturkan semoga bibit unggul dapat tercetak dan sekaligus dapat menggerakkan perekonomian di Kajen. "Semoga mampu mencetak bibit atlet di kabupaten pekalongan dan yang kedua mampu menggerakkan ekonomi di sekitar kajen karena acara dari hari ini sampai tanggal 8 dengan tempat di kajen dan karanganyar, " tambahnya dalam wawancara langsung.
Kepala Dinas Dinporapar Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro menyampaikan ada 686 peserta yang mendaftar sampai hari ini, terkecuali cabor lari fun run yang masih dibuka sampai hari ini.
Selanjutnya juga disampaikan bahwa tidak semua daerah memiliki kesempatan seperti ini. "ini sudah dua tahun berturut-turut mungkin antusias dari peserta yang tinggi karena tidak semua daerah mendapatkan kesempatan seperti ini, " tuturnya.
"Harapannya tarkam ini dapat mengangkat olahraga sampai ke tingkat masyarakat jadi bukan prestasi seremoni tapi olahraga ini bisa dilaksanakan di semua tempat yang ada baik RT, RW, kelurahan atau Desa sampai dengan di Kabupaten," sambungnya.
Selasa, 6 Agustus 2024
Jelang HUT Ke-79 Republik Indonesia, Paskibraka Kabupaten Pekalongan di gembleng dengan Latihan Fisik dan Pengetahuan. Salah satunya tentang Disiplin dan Pentingnya miliki jiwa Kepemimpinan.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar saat mengisi materi Jam Pimpinan, Senin (5/8/2024) menyampaikan, Materi tentang kepemimpinan sangat penting diterapkan kepada segenap Paskibraka Kabupaten Pekalongan. Pemusatan pelatihan ini bukan hanya semata bertujuan agar pengibaran bendera pada Upacara Peringatan HUT RI ke-79 pada tanggal 17 Agustus 2024 mendatang berjalan sukses namun juga menumbuhkan jiwa kepemimpinan.
"Dalam pelatihan ini anggota paskibraka dididik, dilatih agar menjadi disiplin, mempunyai jiwa nasionalisme dan patriotisme, cinta akan tanah air,serta memiliki jiwa kepemimpinan, Kalian adalah kader-kader terbaik bangsa, calon pemimpin masa depan yang akan membawa negeri ini menuju Indonesia yang sejahtera, menuju Indonesia Emas, jangan pernah menyerah sebelum bertanding, perbanyak pengalaman positif dan organisasi," jelasnya.
Senada, Kepala Kesbangpol Kabupaten Pekalongan Hariyanto Nugroho menyampaikan, setiap tahunya kabupaten pekalongan membutuhkan 27 plus 2 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. tahun 2024 ini merupakan tahun istimewa bagi paskibraka kabupaten pekalongan, karena 2 orang peringkat 1 dan 2 yang maju ditingkat Provinsi semuanya lolos menjadi Paskibraka Provinsi Jawa Tengah.
"Alhamdhulilah, dua anak yang kami kirim ke Provinsi jawatengah lolos menjadi Paskibraka Provinsi. Yang lainya 27 anak mengikuti pemusatan pelatihan Paskibraka Kabupaten Pekalongan. salah satu materinya adalah jam pimpinan, pada hari pertama sudah di isi oleh Kapolres Pekalongan, AKBP Doni Prakoso Widamanto SIK dan dilanjutkan oleh Sekertaris daerah Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar.
Pihaknya mengucapkan selamat kepada 27 anggota Paskibraka yang terpilih yang akan bertugas menjadi Pasukan Pengibar Bendera dan Pasukan Penurunan Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Pekalongan dan 2 Orang Paskibraka yang berhasil mewakili Kabupaten Pekalongan di Tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Senin, 5 Agustus 2024
Dalam kegiatan penutupan digelar final antara Desa Winduaji melawan Desa Paninggaran dimana dimenangkan oleh Desa Winduaji. Sementara untuk gelar juara ketiga bersama diraih Desa Lambanggelun dan Desa Tenogo. Untuk juara pertama berhak membawa pulang hadiah sebesar 7 juta rupiah, juara kedua sebesar 5 juta rupiah sedangkan untuk juara ketiga yakni masing-masing 2 juta rupiah.
Dalam sambutanya, bupati Fadia mengapresiasi semangat dan kebersamaan masyarakat Kecamatan Paninggaran yang menyelenggarakan even Pordes tanpa meminta kepada pihak manapun. "Selain dilakukan secara swadaya, acaranya bisa selesai dengan aman dan lancar," ucapnya.
Salam kesempatan tersebut, Fadia juga memberikan bantuan kepada panitia sebesar 5 juta rupiah untuk membantu pelaksanaan kegiatan. "Saya bantu tapi gak banyak nggeh, karena bupati diundang dalam kegiatan sepakbola dibanyak tempat. Semoga kedepan bisa dilaksanakan dengan lebih baik lagi," harapnya.
Sementara itu, panitia pelaksana Agus menuturkan bahwa Kecamatan Paninggaran merupakan salah satu kecamatan yang seluruh desanya memiliki desa wisata "Tidak ada kecamatan lain di Kabupaten Pekalongan yang seluruh desanya memiliki SK Desa Wisata kecuali Kecamatan Paninggaran. Dan kita tidak main-main dalam melaksanakan kegiatan dalam menunjang dan memajukan pariwisata, seperti even Pordes ini," jelasnya.
Dalam Pordes ini, lanjutnya, antusias masyarakat tinggi, dan dilaksanakan dengan gratis atas swadaya dari 15 desa yang bertujuan untuk mengenalkan pariwisata di Kecamatan Paninggaran. " Selain itu juga untuk menyaring bibit unggul dibidang olahraga sepakbola," ujar Agus.
Jumat, 2 Agustus 2024
Disampaikan Sekda Yulian, Dirinya menerima langsung penghargaan peringkat pertama yang diserahkan oleh Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Ir. Restuardy Daud, M.Sc, mewakili Menteri Dalam Negeri RI dalam acara Digital Transformation Indonesia Converence and Expo yang digelar di Jakarta Convention Center.
Dalam sambutannya Dirjen Bangda menyampaikan, penganugerahan ADLG Award bagi para Sekda diharapkan dapat mendorong implementasi SPBE untuk mewujudkan sistem pemerintahan republik yang terpadu dan menyeluruh, serta mencapai kerja birokrasi yang lebih sistematis.. Kemendagri sangat mengapresiasi para Sekretaris Daerah atas terobosan, pemikiran, dan inovasinya dalam mendorong percepatan tranformasi digital di daerah. Era digital yang serba cepat termasuk di sektor pemerintahan, membawa dampak terhadap cara bekerja, berkomunikasi, dan berinteraksi. Ini menjadi tuntutan, tantangan sekaligus kebutuhan kita dalam menjalankan tugas sehari-hari," kata Restuardy Daud saat menyerahkan Penghargaan ADLG Award 2024.
Sebelumnya Ketua ASKOMPSI Muhammad Faisal, menyampaikan dengan pemberian penghargaan ini, berharap lebih banyak Sekda yang menularkan virus digitalisasi ke pemerintah daerah, karena kami hanya memfasilitasi, yang menilai adalah para pakar dan akademisi
Penghargaan ADLG 2024 diberikan kepada Sekda Kabupaten Pekalongan sebagai koordinator Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang memiliki inisiasi dan inovasi dalam implementasi transformasi digital di daerahnya
“Alhamdulillah, menjadi peringkat pertama, Kategori Sekretaris Daerah Kabupaten, Peringkat kedua Ir. Achmad Washil Miftahul Rachman, M.T yang merupakan Sekda Kabupaten Gresik dan Peringkat ketiga Drs. Edy Soepriyanto, Sekda Kabupaten Trenggalek," terangnya.
Ditambahkan, Yulian, para pemenang ADLG Award 2024 dipilih melalui seleksi ketat yang mencakup proses registrasi, penilaian dokumen kerja dan data dukung, paparan dan wawancara, serta visitasi atau tinjauan lapangan kepada kandidat pemenang. "Meskipun ditengah keterbatasan anggaran dan kuantitas SDM yang ada, jajaran Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus mengupayakan transformasi digital di Kota Santri ini bisa dilaksanakan sebaik-baiknya demi memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," jelasnya.
Hal ini menjadi tantangan dan tuntutan bagi Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk dapat terus beradaptasi dalam memberikan inovasi dan loncatan yang pesat dalam sistem teknologi guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan.
(Tim DinKominfo)
Jumat, 2 Agustus 2024
Disebutkan dalam laporan yang disampaikan oleh PLT Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan Agus Dwi Nugroho bahwa setiap bulan petani menerima bantuan sebesar tiga ratus ribu rupiah selama empat bulan yang disalurkan secara dua tahap.
"Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp. 300.000/bulan selama empat kali sehingga total Rp. 1.200.000 setiap orangnya. Untuk penyaluran dibagi menjadi dua tahap yaitu pada periode Maret-April yang sudah tersalurkan, dan Mei-Juni diberikan pada bulan Agustus 2024," Tutur Agus Dwi Nugroho
Agus sapaan akrabnya juga mewakili petani tembakau mengucapkan terima kasih kepada Bupati Fadia Arafiq dan berharap program bantuan ini bisa berkelanjutan, karena program ini sangat diharapkan oleh para petani tembakau khususnya di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam sambutannya menuturkan semoga bantuannya bisa bermanfaat dan berguna untuk mengembangkan usaha pertanian masing-masing. Bupati Fadia juga menambahkan banyak bantuan yang bisa diakses oleh masyarakat secara gratis.
"Dalam kesempatan ini juga saya informasikan untuk para petani yang hadir, kami pemerintah Kabupaten Pekalongan itu selain bantuan hari ini juga masih banyak bantuan yang bisa diakses oleh masyarakat Kabupaten Pekalongan dengan gratis seperti bibit Kelapa Ginja, Alpukat, kakao, dan bantuan khusus untuk masyarakat yang ingin bertani bawang putih," Ucap Bupati Fadia Arafiq dalam sambutannya.
Selain bantuan berupa uang, bibit, serta sarana dan prasarana pertanian. Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga memperhatikan akses jalan usaha tani. Ketika terdapat jalan yang rusak bisa melapor kepada Bupati melalui proposal. Salah satu bukti kongkrit dari keseriusan Bupati Fadia dalam menyelesaikan permasalahan jalan rusak adalah selepas acara dirinya langsung bergegas menuju Desa Simego untuk meresmikan jalan Simego-Igir Gede dengan nilai proyek 2,2 miliar rupiah.
Kamis, 1 Agustus 2024
Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Rizky Aditya menyampaikan bantuan air bersih berupa pembuatan sumur bor ini adalah wujud kepedulian TNI bersama dengan instansi terkait dalam memberikan solusi kepada masyarakat atas kesulitan yang dialami terutama kebutuhan air bersih. “ Mudah-mudahan dengan adanya sumur bor ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam mencukupi kebutuhan air bersih khususnya dimusim kemarau,” ungkapnya Kamis (1/08/2024).
.Dandim juga berharap, dengan adanya program TNI AD Manunggal Air ini dapat membantu kebutuhan air bersih masyarakat. Sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama yang ada di pedesaan.
Sementara itu, Gunawan (55), selaku Ketua RT 02 RW 02 Desa Legokkalong menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada TNI yang sudah peduli melalui program TNI Manunggal Air Bersih dengan membangunkan sarana air bersih di desanya."Alhamdulillah saya sangat bersyukur dan berterima kasih sekali kepada TNI yang sudah membangunkan sarana air bersih di desa kami, dan ini jelas sangat membantu warga kami di mana setiap musim kemarau selalu kekurangan air bersih," ungkapnya
Dalam kesempatan tersebut juga di laksanakan kegiatan bakti sosial berupa pemberian bantuan sembako kepada warga yang kurang mampu di wilayah Desa Legok Kalong Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan.
Kamis, 1 Agustus 2024