KAJEN - Menjelang kesiapan pengamanan Pilkada serentak tahun 2020 khususnya di wilayah Kabupaten Pekalongan dan guna terciptanya kamtibmas yang aman, damai, kondusif dan sehat, Polres Pekalongan menggelar Apel Tiga Pilar di halaman Mapolres Pekalongan dengan pimpinan Apel Kapolres Pekalongan AKBP Darno, S.H.,S.I.K, Kasdim 0710 Mayor Inf. Raji dan Plh. Sekda Kabupaten Pekalongan Ir. Bambang Irianto, M.Si., Kamis (3/12/2020) pagi.
Adapun hadir dalam kegiatan tersebut Pabung Kodim 0710 Mayor inf. Laendah, Wakapolres Pekalongan Kompol Andis Arfan Tofani, S.H., M.H., Para Kabag, Kasat dan Perwira Polres pekalongan, Para Kapolsek jajaran Polres Pekalongan, Danramil Se - Kab. Pekalongan, Camat Se - Kab. Pekalongan, Bhabinsa Kodim 0710 Pekalongan, Bhabinkamtibmas Polres Pekalongan, Anggota Polres Pekalongan dan Gabungan Kepala Desa Se - Kab. Pekalongan.
Dalam sambutannya Kapolres Pekalongan AKBP Darno, S.H., S.I.K., mengatakan, Apel Tiga Pilar ini merupakan langkah strategis dalam optimalisasi memelihara dan meningkatkan sinergitas dan soliditas menghadapi permasalahan yang mungkin timbul pada pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020.
"Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mengecek kesiapan dan kesiapsiagaan dalam rangka meningkatkan sinergitas dan mendukung Pilkada serentak tahun 2020 guna mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif Di wilayah hukum Polres Pekalongan," terang Kapolres.
Untuk itu, Ia mengajak mengajak kepada anggota TNI Polri dan PNS serta para Kepala Desa untuk menjaga dan membangun kehidupan di Kabupaten Pekalongan yang aman, tentram dan damai dengan ikut serta mencegah menghindari dari terjadinya kesalahpahaman saling menyalahkan dan hal-hal yang dapat menimbulkan terjadinya gangguan Kamtibmas dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif sehingga memudahkan masyarakat beraktivitas sehari-hari.
Tak sampai disitu saja, AKBP Darno juga meminta kepada peserta apel untuk senantiasa mendukung kebijakan pemerintah terutama dalam upaya men sukseskan Pilkada yang aman, damai, kondusif dan sehat serta upaya memutus penyebaran covid-19 dengan memberikan himbauan untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan dalam berbagai kegiatan masyarakat.
Dan diakhir amanatnya, Kapolres Pekalongan mengajak untuk meningkatkan soliditas dan bangun komunikasi positif dengan seluruh komponen masyarakat serta tingkatkan kerja sama sinergis antara TNI Polri dan seluruh stakeholder lainnya dalam memelihara stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Pekalongan.
Senada dengan Kapolres, Kasdim 0710 Pekalongan Suraji dalam sambutan singkatnya mengharapkan netralitas TNI Polri dan ASN di Kabupaten Pekalongan untuk senantiasa dijalankan dalam Pilkada 9 Desember 2020.
Begitu juga Plh. Sekda Kabupaten Pekalongan Ir. Bambang Irianto, M.Si mengharapkan kepada seluruh petugas yang terlibat dalam Pilkada untuk selalu menjaga kesehatan agar Pilkada berjalan dengan lancar. (red humas)
Kamis, 3 Desember 2020
KAJEN – Kabupaten Pekalongan tak henti-hentinya menorehkan prestasi. Dibawah kepemimpinan Bupati KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si dan Wakil Bupati Ir. Hj. Arini Harimurti Kabupaten Pekalongan kembali memperoleh penghargaan dalam lomba Hari Habitat Tingkat Jawa Tengah Tahun 2019.
Penyerahan hadiah lomba Habitat 2019 dilaksanakan dalam kegiatan Bintek Pemantauan Kawasan Permukiman di Gedung UTC Semarang, Rabu (2 Desember 2020) lalu.
Hadiah diserahkan oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah Ir. Arief Djatmiko, MA mewakili Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, M.IP. Dan untuk Kabupaten Pekalongan diterimakan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Ir. Trinanto AM., M.Si mewakili Bupati Pekalongan.
Dalam lomba tersebut, Kabupaten Pekalongan mengangkat tema “GENTONG HEBAT Dalam Upaya Penanganan dan Pencegahan Permukiman Kumuh Kabupaten Pekalongan” dengan best practice adalah Desa Pecakaran Kecamatan Wonokerto.
Keberhasilan dan inovasi Desa Pecakaran Kecamatan Wonokerto dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan yaitu (1) Membuat tanggul raksasa (long storage) untuk mengatasi rob daerah pesisir; (2) Pengolahan air sungai menjadi air layak minum, kerjasama BKM Rukun Sejahtera dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pekalongan (Unikal); (3) Pengelolaan Sampah; (4) Pemanfaatan sampah organik (Cangkang Keong) menjadi bahan material bangunan; (5) Kegiatan bersih-bersih rutin dalam rangka untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan pola hidup masyarakat bersih dan sehat; (6) Ekonomi kreatif dalam bentuk diversifikasi olahan ikan dengan keterlibatan ibu-ibu Desa Pecakaran yang didampingi langsung oleh TP PKK Kabupaten Pekalongan.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan terima kunjungan Liaison Officer (LO) atau petugas penghubung gugus tugas pusat dan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 daerah Kabupaten Pekalongan pada hari ini, Selasa (2/12/2020) di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan.
Kunjungan yang dipimpin oleh Brigjen Pol Purnawirawan Oneng Subroto itu, dilakukan dalam rangka monitoring dan pengawasan pelaksanaan penanganan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan .
Menurut Oneng Subroto, hal tersebut bertujuan untuk mengetahui secara langsung bagaimana hasil yang telah dicapai, kendala apa saja yang dihadapi, serta inovasi apa saja yang telah dilakukan oleh tim gugus tugas percepatan dan penanganan Covid-19 Kabupaten Pekalongan.
‘’ Kedatangan kami ke Kabupaten Pekalongan ini dalam rangka monitoring dan pengawasan pelaksanaan penanganan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan,’’ ungkap Oneng Subroto.
Selanjutnya, untuk hasil pantauannya sendiri, menurut Oneng Subroto, Kabupaten Pekalongan untuk tingkat kenaikan kasus positif Covid-19 tergolong tidak terlalu signifikan seperti kabupaten lainnya.
Selain itu, dikatakan Oneng Subroto, di tingkat Provinsi Jawa Tengah Kabupaten Pekalongan juga masih berada di peringkat lima dari bawah untuk kenaikan kasus positif Covid-19. Untuk itu pihaknya sangat mengapresiasi kinerja tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Pekalongan yang telah melakukan kinerja dengan cukup baik.
‘’ Alhamdulilah Kabupaten Pekalongan sebetulnya kenaikannya itu landai tidak terlalu signifikan seperti kabupaten lainnya, karena secara umum rangking di Provinsi Jawa Tengah menempati posisi lima dari bawah ,’’ ujarnya.
KAJEN – Jelang pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pekalongan tahun 2020 yang akan jatuh pada 9 Desember 2020 nanti, Plt Bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti beserta jajarannya meninjau langsung alat kesehatan yang akan digunakan saat proses pilkada berlangsung nanti, khususnya alat pelindung diri (APD) di gudang New Coral Karanganyar, Selasa (01/12) siang.
Pada kesempatan ini peninjauan diterima oleh ketua KPU abi rizal dan PLt Bupati didampingi PLh Sekda Kabupaten Pekalongan Bambang Irianto, Asisten Pemerintahan dan Kesra Totok Budi Mulyanto serta instansi terkait.
Peninjauan ini dimaksudkan agar nantinya proses pelaksanaan pilkada di Kabupaten Pekalongan dapat berjalan lancar, dan yang terpenting tidak ada kluster pilkada. Selain itu, Arini juga telah mengecek stok Alat Pelindung Diri (APD) yang telah disiapkan Komisi Pemilihan Umum ( KPU).
Selasa, 1 Desember 2020
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan acara doa bersama pada pagi ini, Senin (30/11/2020) di Aula lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan. Acara doa bersama tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke 49 yang jatuh pada tanggal 29 November 2020 kemarin.
Dalam acara doa bersama tersebut tampak hadir Plt Bupati Pekalongan Ir.Hj Arini Harimurti, Ketua Korpri Kabupaten Pekalongan Dra.Mukaromah Syakoer,MM, Plh Sekda Pekalongan Bambang Irianto dan juga seluruh camat se-Kabupaten Pekalongan.
Saat memberikan sambutan pada acara tersebut, Plt Bupati Pekalongan Arini Harimurti mengatakan bahwa di tengah masa pandemic yang masih berlangsung saat ini, sebaiknya para pegawai dapat mengimplementasikan tiga makna utama sebagai ASN yang dituangkan dalam tema HUT Korpri ke-49 tahun ini yaitu melayani, professional dan ikhlas serta menjaga persatuan.
KAJEN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan pengukuhan pengurus MUI masa khidmah 2020-2025 dengan tema ‘Peran MUI dalam menjaga persatuan dan kesatuan umat bangsa dan negara, Minggu (29/11) di aula lantai I setda. Acara ini dihadiri oleh Plt Bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti, unsur forkopimda, kepala Kemenag dan para kepala OPD terkait.
Plt Bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus MUI Kabupaten Pekalongan masa khidmah 2020-2025 terpilih. “Kami atas nama pemerintah juga mengucapkan terimakasih kepada MUI yang selama ini telah berkiprah bagi pembangunan kabupaten Pekalongan. Selama ini MUI khususnya di Kabupaten Pekalongan sudah berhasil menempatkan dirinya sebagai wadah, menjadi payung besar penyejuk bagi setiap kelompok. Dan fatwa, nasehat maupun bimbingan dari MUI kami harapkan dan saat ini sudah terwujud menjadi perekat dalam kebhinekaan, “ungkap Arini.
Selain itu, Arini juga menuturkan pihaknya berharap MUI mempunyai peran sebagai pencerah, pencerdas, inspirasi , solusi bagi masyarakat maupun pemerintah dalam menangani masalah-masalah yang terjadi, “ Mudah-mudahan dengan adanya MUI ini permasalahan yang ada, kita sengkuyung bersama sehingga masalah-masalah tadi bisa terkikis, ”harapnya.
KAJEN – Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Dra.Mukaromah Syakoer,MM., telah dilantik sebagai Widya Iswara Ahli Utama di BPSDM Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 25 November 2020 lalu. Oleh karenanya pagi ini, Jumat (27/11/2020) Ia memberikan pesan kesan selama menjabat sebagai Sekretaris Daerah di Kabupaten Pekalongan pada acara Lepas Tugas yang pelaksanaannya di halaman setda Kajen.
Dalam sambutannya, Mukaromah Syakoer, MM menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendoakannya, dan bekerjasama selama kurang lebih lima tahun lima bulan ini menjabat sebagai Sekda Kabupaten Pekalongan.
‘’Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan bekerjasama membangun Kabupaten Pekalongan selama ini,’’ ujarnya.
KAJEN - Pemerintah Kabupaten Pekalongan pada hari Rabu, 25 November 2020 menerima penghargaan sebagai TOP 45 Inovasi Pelayanan Publik pada ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional (KIPP) Tahun 2020 atau yang lebih dikenal dengan nama SINOVIK. Ajang kompetisi ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Penghargaan TOP 45 ini diberikan kepada Laboratorium Kemiskinan.
Laboratorium Kemiskinan merupakan inovasi pelayanan publik yang diinisiasi oleh Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi SH.,M.Si yang kemudian diterjemahkan oleh Bappeda Litbang Kabupaten Pekalongan di lapangan. Inovasi ini merupakan upaya Pemkab Pekalongan dalam mengentaskan kemiskinan dengan memperhatikan kearifan lokal.
Penghargaan TOP 45 diserahkan langsung oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo di Gedung Tribrata Dharmawangsa Jakarta dan diterima oleh Kepala Bagian Organisasi dan Kepegawaian Setda Kabupaten Pekalongan, Drs. Rukman Hidayat AP.
Hadiah dari Lomba Hari Habitat Dunia Tahun 2019 akan digunakan untuk peningkatan jalan di RT 11 Desa Tratebang Kecamatan Wonokerto.
Rabu, 2 Desember 2020
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiyawan Dwi Antoro menjelaskan kondisi terkini di Kabupaten Pekalongan per tanggal 1 Desember 2020, yang menurutnya untuk angka kesembuhan atau recovery tembus angka 78,78 persen yang artinya tingkat kesembuhan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Pekalongan cukup tinggi.
Adapun untuk angka kematianya sendiri, lanjut Setiyawan, Kabupaten Pekalongan mencapai 4,24 persen, yang artinya tingkat kematian pasien Covid-19 di Kabupaten Pekalongan tergolong sangat rendah. Oleh karena itu, Ia berpesan supaya masyarakat tetap menjaga protocol kesehatan dengan baik, supaya berbagai upaya dan inovasi yang dilakukan oleh tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Pekalongan untuk mencegah dan menanggulangi Covid-19 bisa tercapai dengan baik.
‘’ Kondisi di Kabupaten Pekalongan per tanggal 1 Desember untuk angka kesembuhannya cukup tinggi dan angka kematiannya tergolong rendah, ini menunjukan progress yang baik,’’ jelasnya
Rabu, 2 Desember 2020
Selasa, 1 Desember 2020
Selain itu, lanjut Arini, di masa Pilkada yang akan berlangsung pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang, sebagai ASN harus menjaga persatuan dengan tidak melakukan tindakan yang tidak menunjukan netralitas, integritas dan loyalitas kepada korps. Oleh karena itu, Ia berpesan supaya ASN tetap menjunjung tinggi jiwa korps supaya terhindar dari pelanggaran.
‘’Dalam rangka menyikapi perhelatan besar tersebut, maka keberadaan ASN telah diatur oleh peraturan dan ketentuan yang mengharuskan ASN harus bersikap netral. ASN wajib menjaga netralitas, solidaritas dan jiwa korps agar tidak terpengaruh untuk melakukan kegiatan yang mengarah pada keberpihakan terhadap salah satu pihak,’’ ungkapnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Plh Sekda Kabupaten Pekalongan Bambang Irianto menjelaskan bahwa sejak didirikannya, Korpri sudah menunjukan peran dan tanggungjawabnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, bangsa dan negara sebagai organisasi yang mewadai para ASN.
Ia juga berpesan supaya setiap ASN di lingkungan Kabupaten Pekalongan untuk bisa mempercepat perubahan budaya kerja guna menuju pola pikir yang lebih gigih, cerdas, inovatif dan tanggap sehingga bisa tanggap terhadap dinamika perubahan lingkungan strategis.
‘’Sebagai organisasi yang mewadai para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Korpri telah melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dan telah melayani masyarakat dari berbagai bidang,’’ jelasnya.
Selanjutnya, Ketua Korpri Kabupaten Pekalongan Dra.Mukaromah Syakoer,MM., dalam kesempatan ini mengucapkan selamat hari ulang tahun Korpri ke-49 kepada semua ASN dan Ia juga sekaligus mengucapkan kesan dan pesannya karena sekarang sudah tidak lagi menjabat sebagai Sekda Kabupaten Pekalongan.
‘’Saya berterimakasih kepada semua pihak dan mohon maaf apabila selama bekerjasama, saya memiliki kesalahan baik yang disengaja maupun tidak kepada bapak/ibu semuanya,’’ ungkapnya.
Pada acara tersebut, juga diumumkan mengenai keputusan bupati terkait Top 6 pemenang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Dan untuk hasilnya, top 1 diraih oleh inovasi Si Japri dari UPTD Puskesmas Sragi 2, top 2 diraih oleh inovasi Kelas Mbah YI dari UPTD Puskesmas Karangdadap, top 3 diraih oleh inovasi Simdasa dari Kecamatan Talun, top 4 diraih inovasi Piva Jebol dari Kecamatan Kesesi, top 5 diraih oleh inovasi Sapu Jagad dari Dindukcapil, dan top 6 diraih inovasi Sinta Sah Bu dari DPM PTSP DAN NAKER.
Selanjutnya juga diserahkan Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 10 tahun (X) kepada 29 ASn , 20 tahun (XX) kepada 27 ASN dan 30 tahun (XXX) sebanyak 6 ASN yang melaksanakan pengabdian sebagai ASN (Lus-Kominfo)
Senin, 30 November 2020
Ditambahkan Arini, Pemda sangat mendukung kehadiran MUI karena memang MUI selama ini sudah memberikan bukti kemanfaatannya bagi umat dan pemerintah. “Terakhir saya mengajak jajaran Pemda, MUI, serta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk terus bersinergi menjalin kerjasama guna mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang sejahtera lahir batin, “ pungkas Arini
Sementara itu Ketua umum terpilih MUI Kabupaten Pekalongan Prof. Dr. KH Rozikin Daman dalam laporannya menjelaskan MUI merupakan organisasi sinergi antara ulama, syuama dan para cerdik pandai yang bersama-sama membangun organisasi yang dinamakan MUI. “ Keistimewaan dari MUI adalah tidak memiliki massa anggota meskipun tujuan dan misi saat dilahirkannya adalah untuk kepentingan umat, bangsa dan negara dalam rangka mengayomi umat di dalam wadah negara RI yang berdasarkan Pancasila,” jelasnya.
Menurutnya, MUI mempunyai fugsi diantaranya adalah memberi pertimbangan dan fatwa mengenai keagamaan pada masyarakat , umat dan pemerintah, menjadi penghubung dan perekat antar ulama dan umaro, juga memperkuat ukuwah Islamiyah dan kerukunan beragama dalam rangka persatuan dan kesatuan bangsa. ” Oleh karena itu, mengingat demikian strategis tugas dan fungsi MUI, kami mengajak segenap pengurus untuk dapat memberikan pengabdian dan dedikasinya secara sungguh-sungguh dengan penuh keihklasan dan kepada pemerintah serta semua pihak bisa memberikan dorongan spirit yang lebih kuat lagi agar MUI bisa lebih tegar dalam melaksanakan fungsinya, “ tandasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil ketua MUI Jawa Tengah Prof Dr. KH Ahmad Rofik mengingatkan bahwa menjadi pengurus MUI semakin hari terasa makin berat. Tantangan sangat banyak seperti kemungkaran merajalela, prostitusi, juga perjudian. Belum lagi persoalan IT yang berdampak makin maraknya anak-anak di warnet sementara pengajian-pengajian di masjid sedikit berkurang. Kemudian juga narkoba, sampai moderasi beragama.
“ Belum lagi soal kemiskinan, oleh karena itu kami atas nama MUI provinsi Jawa Tengah menitipkan Baznas kabupaten Pekalongan bisa dimaksimalkan. Mari kita ambil peran melalui kapasitas keilmuan kita bekerjasama dengan Pemkab melalui baznas, wakaf secara bertahap mengurangi , memberdayakan mereka, saya yakin sangat memungkinkan untuk meringankan beban saudara-saudara kita,” pintanya (Ar-Kominfo)
Minggu, 29 November 2020
Menurutnya, Ia mulai tertarik untuk menjadi Widya Iswara pada tahun 2018 silam, dan baru resmi dilantik menjadi Widya Iswara pada November 2020 ini.
‘’ Ini melalui proses panjang, saya mendaftar Widya Iswara itu sejak bulan Februari tahun 2018,’’ ungkapnya.
Pada kesempatan ini, beliau juga berpesan kepada rekan-rekan ASN di Sekda untuk bisa melanjutkan apa yang sudah dicapai selama ini khususnya WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) merupakan audit dari BPK Pusat, yang menurutnya untuk mencapai itu sangat sulit. Oleh karena itu, menurut beliau bekerja harus dengan penuh professional, berintegritas tinggi dan loyalitas. Karena tanpa semua itu, lanjutnya, pekerjaan kurang berarti.
‘’ Proses untuk WTP ini sangat panjang sekali. Untuk itu bapak/ibu dengan proses yang panjang ini tinggal mempertahankan, tolong jangan sampai hal-hal yang telah kita selesaikan bersama menjadi turun gradenya,’’ jelasnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Asisten pemerintahan dan Kesra Setda Totok Budi Mulyanto menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Ibu Mukaromah Syakoer yang menurutnya kurang lebih lima tahun ini sudah berhasil merubah wajah baru Kabupaten Pekalongan menjadi lebih baik lagi, dan menurutnya hal itu harus dicontoh oleh semua pihak utamanya dalam menjunjung etos kerja yang telah ditunjukan selama ini.
‘’Saya ucapkan terimakasih kepada Ibu Mukaromah Syakoer yang telah membimbing kami semua sehingga membawa Kabupaten Pekalongan menjadi lebih baik,’’ ucapnya.
Jumat, 27 November 2020
Rukman berharap dengan penghargaan TOP 45 yang pertama kali untuk Kabupaten Pekalongan ini akan memotivasi lahirnya inovasi-inovasi pelayanan publik lainnya di Kabupaten Pekalongan.
“ Tak lupa, kami juga mengucapkan terima kasih kepada KOMPAK dan semua pihak yang selama ini telah bekerja sama dengan Pemkab Pekalongan dalam mengawal proses inovasi pelayanan publik untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik dan berkualitas, "pungkasnya (tim-kominfo)
Kamis, 26 November 2020