Admin
Minggu, 14 Juni 2020
KAJEN - Dalam acara paguyupan komunitas pangkas rambut dan babershop Kabupaten Pekalongan, Bupati mengajak komunitas tersebut siap hadapi new normal dengan menerapkan protokol kesehatan ditemat kerjanya, Minggu (14/6)
Bupati berpesan agar mereka segera menyiapkan diri menuju new normal, “Harus memakai masker, sering-sering cuci tangan, jaga jarak, makan bergizi, tidur yang enak, karna.” Jelas Bupati saat berpidato di acara tersebut di Kedungwuni.
Kabupaten pekalongan dataya berubah terus, sampai hari ini masuk dalam zona hijau, karena yang positif hanya 8, dari 8 yang positif 5 orang sembuh, 1 orang meninggal dan berKTP Depok Jawa Barat, sedangkan 2 orang sedang di rawat.
Bupati berharap knpa harus pakai protokol kesehatan karena virus ini belum hilang dan seluruh ahli penyakit menular sampai hari ini belum bisa menentukan kapan virus ini hilang dan belum menemukan vaksinnya
,Bupati menjelaskan 4 langkah menuju kehidupan new normal, yaitu memakai masker, rajin cuci tangan, terapkan sosial dan pshycal distancing harus benar-benar dijalankan. Jaga protokol agar diri sendiri selamat, keluarga selamat, pelangganpun selamat, karena sekarang juga ada OTG orang tanpa gejala, jadi sangat perlu untuk berhati-hati.
Bupati berpesan kepada komunitas tersebut untuk lebih berhati-hati dengan melihat KTP pelanggannya, agar selamat bersama. Ketika mencukurpun harus memakai masker baik itu pencukurnya atau pelanggannya, dan sediakan tempat cucu tangan, karena tidak tau siapa yang datang apakah membawa virus atau tidak, hal ini untuk kebaikan semua. Hal ini merupakan lagkah prefentif yang paling sederhana.
Dalam pertemuan itu bupati menerangkan pemerintah sangat memperhatikan terutama dengan pengurangan pengangguran yang totalnya hampir 200 orang di Kabupaten Pekalongan, dan komunitas pangkas rambut sudah mengurangi pengangguran di Kabupaten Pekalongan, pemerintah sangat mengapresiasi adanya komunitas ini.
Bupati mendorong bahwa ini potensi luar biasa dijadikan sarana minimal untuk meningkatkan pengalaman untuk mendapatkan profesionalisme dengan yang lebih senior berbagi ilmu dengan yang muda, bupati menjelaskan “kepuasan pelanggan adalah segala-galanya, harga itu nomer 2 yang penting pelanggannya puas, yang paling penting, silahkan komunitas organisasi ini matangkan karena manfaatnya banyak sekali, segala sesuatu kalau dikerjakan kolektif lebih enak, kemudian kalau ada masalah ketika konsumen kurang puas kalian harus bareng-bareng mengatasi.”
Bupati juga berpesan, “Pesan terakhir tolong guyup rukun, nanti sekretariat akan dibuatkan termasuk bantuan-bantuan lain.” Kata Bupati. (Ela Nurfadhila)